musik

Kongkow Bareng : Teddy Adhitya

Kongkow Bareng : Teddy Adhitya

Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.

Look out for more updates on our website and support the artist :

Soundcloud : teddyadhitya

Twitter : @teddyadhitya

Instagram : teddyadhitya

[Live Recording] Fourtwnty di Festival Komunikasi

[Live Recording] Fourtwnty di Festival Komunikasi

LSPR Communications Festival adalah sebuah acara yang diadakan pada bulan Juli 21-23 2017 silam di FX Sudirman. Acara ini terselenggara berkat kerjasama dari murid murid LSPR khususnya batch 18. Disana kamu bisa menemukan Bazaar, Exhibitions, Talk Shows dan juga Concerts.

Fourtwnty adalah salah satu pengisi acaranya. Band ini berasal dari Jakarta dan beranggotakan Ari Lesmana, Nuwi & Roots. Kalau kamu penasaran dengan penampilan Fourtwnty di LSPR Communication Festival, silahkan temukan beberapa penampilannya di bawah ini Mazzers!

 

More about LSPR Communications Festival

More updates from Fourtwnty :
Twitter : fourtwntymusic
Soundcloud : fourtwntymusic
Youtube : fourtwntymusic
Facebook : fourtwntymusic
Instagram : fourtwntymusic

Kongkow Bareng : Gloria Jessica

Kongkow Bareng : Gloria Jessica

Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.

Look out for more updates on our website and support the artist :

Instagram : @gloriajessicaid

Facebook : gloriajessicaid

Twitter : @gloriajessicaid

Youtube : GjGltm

Kongkow Bareng : Rendy Pandugo

Kongkow Bareng : Rendy Pandugo

Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.

Look out for more updates on our website and support the artist :
https://twitter.com/rendypandugo
https://www.instagram.com/rendypandugo/
https://soundcloud.com/rendypandugo

Kongkow Bareng : S5 (Star Five Boys)

Kongkow Bareng : S5 (Star Five Boys)

Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.



Look out for more updates on our website and support the artist :

Instagram : @weares5
Twitter : @WeareS5
Youtube : S5 (Star Five Boys)

String

String

Untuk sebagian orang, menjadi pemain bass dari sebuah band adalah hal yang menyenangkan. Begitu pula dengan Alexa seorang wanita yang menekuni profesi tersebut. Dengan berbagai popularitas yang dia miliki lantas menjadikan dia idola di kalangannya.

Tetapi menjadi terkenal tidak selalu berdampak positif. Cibiran dan juga fitnah mulai datang ke kehidupan Alexa. Kehidupan Alexa mulai diganggu oleh para haters yang tidak menyukai kesuksesannya. Alexa merasa sangat tidak nyaman dengan kehidupan yang penuh dengan campur tangan orang lain.

Mampukah Alexa melewati masa-masa sulitnya sebagai pemain Band?

Check this out Mazzers !

All credits of this film, goes to the makers. Music and sound applied are used for entertainment purposes only.

 

Executive Producer : Resurgence Hasian

Director : Hariz Soe’oed

Assistant Producer : Khairul Imam Hutasuhut

Director of Photography : Leontius Tito Mangala

Editor : Hariz Soe’oed

 

Thanks to :
Laidback Blues Record Store
LSPR Jakarta

 

Saxophone Time by Gabriel, Doni & Laoki [Talent I/O]

Saxophone Time by Gabriel, Doni & Laoki [Talent I/O]

Gabriel Stefanus’s Social Media :
Twitter : @stefanusgabriel
Instagram : @gabrielstefanus.s
Facebook : gabriel.stefanus

Doni Siregara’s Social Media :
Instagram : @donisiregar_
Twitter : @donidsiregar

Irfan Laoki’s Social Media :
Twitter : @irfanlaoki
Facebook : ivan.weckl
Instagram : @irfanlaoki
Youtube : Irfan Laoki

 

Keluarga Senar Spanyol dari Filipina

Keluarga Senar Spanyol dari Filipina

Musik adalah teman sehari-hari. Kemanapun berpergian kami selalu mendengarkanya. Ada berbagai jenis musik yang kami suka, mulai dari jazz hingga musik tradisional. Berbicara tentang musik tradisional mungkin tidak akan ada habisnya. Contohnya saja Indonesia, disini ada berbagai macam musik tradisional dari berbagai penjuru suku.

Kecintaan kami terhadap musik mulai mendorong kami untuk mencari tahu berbagai macam musik “tradisional” dari negara lain. Kebetulan terdapat pertunjukan musik dengan judul “Kwerdas Ng Kasaysayan”. Judulnya mungkin agak sulit dibaca. Setelah kami menuju google translate, ternyata kalimat itu adalah bahasa Tagalog yang berarti “Strings of the Past”.

Ada 8 bangku terjejer diatas panggung, beberbagai macam alat musik akustik juga tersedia. Sambil menunggu mulainya acara, kami sempat membaca program book dan mendapat penjelasan. Dimainkan oleh grup “Kaisahan ng Lahi Music Ensemble” anggota dari grup ini langsung berasal dari Filipina. Dari tua sampai muda merupakan bagian dari ensemble ini. Mereka menggunakan kumpulan alat musik bersenar bernama rondalla yang berasal dari Spanyol. Hasil suara gabungan dari keluarga senar ini, luar biasa mazzers.

Rondalla adalah orkestra string yang berasal dari Filipina. Orkes tersebut terdiri dari Banduria, Octavina, Laud, Gitar dan Double Bass. Musik Ini berasal dari Abad Pertengahan Spanyol, terutama di Catalonia, Aragon, Murcia, dan Valencia. Musik tersbut mempengaruhi bentuk lagu dan tarian di Filipina. Kalo kamu penasaran dengan pertunjukkan musik tersebut, kami punya beberapa cuplikan pertunjukannya

Brown Couch Cover by Yoga, Lorenzo & Albrezki [Talent I/O]

Brown Couch Cover by Yoga, Lorenzo & Albrezki [Talent I/O]

Yoga Nur Setia Wibawa’s Social Media :
Instagram : @yogansw
Soundcloud : yoganur
Facebook : yoga.nursetiawibawa

Lorenzo Valentino’s Social Media :
Instagram : @valentsambora
Soundcloud : Valentsambora
Twitter : @lorenzo_valent

Pramdika Albrezki’s Social Media
Instagram : @prxmdx

Dentum Hutan Pinus dan Suara Lalala

Dentum Hutan Pinus dan Suara Lalala

Sabtu sore di Bandung kali ini menjadi pintu dari acara-acara musik dengan tema yang unik di Indonesia, Lalala Festival yang diselenggarakan di hutan pinus, Cikole, Lembang menyajikan pergelaran acara musik dengan konsep yang berbeda ditambah dengan tempat yang cukup berbeda dari konser biasa membuat Lalala Festival semakin menarik untuk diikuti mazzers!.

IMG_1274

Konser yang diadakan di alam terbuka mungkin bukan hal baru di dunia, bahkan di Indonesia sendiri, mengingat sudah ada beberapa konser yang diadakan di tempat terbuka, namun keunikan dari Lalala Festival adalah pertama kalinya konser Indonesia yang diadakan di hutan, serta line-up yang ciamik dan multigenre yang lagi banyak digandrungi oleh anak muda Indonesia, jazz, folk, electronic music, hip-hop, dan pop. Kombinasi line-up yang sangat jarang di Indonesia.

IMG_1404

Artist multigenre yang tampil menawarkan suasana atau vibe menarik, ditambah hutan pinus Cikole membuat atmosfir acara terasa nyaman namun intens, satu point tambah bagi Lalala Festival untuk konsep acara, artis luar yang paling ditunggu sudah pasti Kodaline, dan Keith ape, dua musisi yang punya nama di Indonesia.

IMG_1394

IMG_1328

Dari aksi panggung, menurut kami artis lokal kita angkat tangan untuk Bottlesmoker! Pahlawan lokal dalam musik elektronik tampil dengan konsep yang luar biasa keren ditambah dengan aksi teatrikal membuat Bottlesmoker menjadi juara lokal dimalam itu, dari luar kita pilih Kodaline yang tampil sangat rapih, termasuk encore call yang datang dari penonton.

IMG_1375

Acara unik akan sangat ditunggu di tahun berikut-berikutnya. Menurut kami penikmat musik butuh acara musik seperti ini sehingga konser musik di Indonesia semakin menarik, pemilihan tema, konsep dan venue patut diacungi jempol dari pihak penyelenggara, hujan yang turun membuat acara sedikit delay sehingga venue menjadi licin dan berlumpur, tapi menurut kami itu bukan masalah karena konser di alam terbuka memang riskan, outdoor concert rules!

Berendam Siang Malam dalam Musik di Seminyak

Berendam Siang Malam dalam Musik di Seminyak

Sudah biasa ke Bali. Banyak yang selalu kembali ke Bali, kami salah satunya. Tentunya untuk kerja dong. Walaupun kadang itu hanyalah sebongkah alasan belaka, lebih menarik di main mainnya. Kami main ke salah satu konser di Potato Head Seminyak, Bali bernama Sunny Side Up.

DSC05917

Interesting line up would be the best thing ever happens in this concert, if you can say it is a concert. Kita bilang ini adalah konser terbasah dengan suasana nyaman. Basah karena di antara tempat orang berkumpul dan panggung, ada kolam renang. Guess what, they really look after your belongings! Hal ini yang mengejutkan, karena di Indonesia kami selalu punya pemikiran agak negatif apabila meninggalkan barang di suatu tempat yang ramai. Rawan hilang gitu.

DSC05956

DSC05918

DSC05919

Saat konser, kami juga selalu was was dengan keramaian. Ternyata, suasananya sangat nyaman karena keramaiannya tidak melebihi tempat. Masih ada ruang bergerak yang cukup bebas walau Ta-Ku & Wafia, Stars and Rabbit tampil. Menjelang sore juga asik, diantara penampilan kami dapat mendengar deburan ombak pantai Seminyak. Memegang minuman atau hot dog sambil menikmati musik pun semakin menyenangkan.

DSC05951

DSC05915

Photo/Text : @sevencrow

Kongkow Bareng : Haven

Kongkow Bareng : Haven

Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.

Facebook : Haven
Instagram : @haven.id
Soundcloud : Soundcloud.com/havenid



Look out for more updates at YouTube or stream us here

Kongkow Bareng : Sheryl Sheinafia

Kongkow Bareng : Sheryl Sheinafia

Instagram : @sherylsheinafia
Twitter : @sherylsheinafia
Soundcloud : soundcloud.com/sherylsheinafia


Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.

Look out for more updates at youtube or stream us here

Kongkow Bareng : Matthew Sayerz

Kongkow Bareng : Matthew Sayerz

Soundcloud : Matthew Sayersz
Instagram : @matthewsayersz
Twitter : @matthewsayersz


Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.

Look out for more updates at youtube or stream us here

Melambat karena Musik

Melambat karena Musik

Tidak ada salahnya sekali kali melambat, karena badan sama seperti pikiran. Perlu keluar sejenak dan memberikan pijatan lembut melalui musik. Berikut beberapa referensi musik melambat untuk kamu sembari bersantai di kafe, di jalan maupun di rumah :

ikkubaru-650


1.IKKUBARU : Indonesian city pop

City pop adalah genre yang muncul dan berkembang di jepang pada tahun 80an yang di populerkan oleh Tatsuro Yamashita , kental dengan campuran funk, disco, dan jazz membuat genre ini mempunyai irama yang sangat catchy. sesuai dengan nama city pop, musik nya sangat pas dinikmati sambil berkendara di malam hari tanpa destinasi pasti , terlibat percakapan panjang bersama kekasih (yang punya) atau sahabat dan ditemani lampu-lampu kota yang menyinari sepanjang perjalan, seakan macet hanya bagian dari mitos masyarakat Jakarta.

Lalu siapa sih Ikkubaru ini? Ikkubaru adalah kuartet asal Bandung yang berisikan Muhammad Iqbal (Vocal, Keyboard, Guitar) Rizki Firdausahlan (Vocal, Guitar) Muhammad Fauzi Rahman (Bass) Banon Gilang (Drum) yang memainkan city pop sebagai genre musik mereka, merupakan suatu penyegaran pada perkembangan musik Indonesia.

Ikkubaru telah merilis EP berjudul “hope your smile” dan satu buah full album “amusement park” pada tahun 2014 yang dirilis oleh perusahan records Jepang, cool right?. Ikkubaru menyajikan music city pop dengan balutan jazz dan funk yang kental tanpa menghilangkan unsur catchy dari pop, merupakan nutrisi yang baik untuk telinga para mazzers!, untuk yang penasaran dengan musik Ikkubaru dapat mendengarkan teaser album Amusement Park dibawah., have a good sound for your ear mazzers!

[soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/158274485″ params=”color=ff5500&auto_play=false&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false” width=”100%” height=”166″ iframe=”true” /]

future collective

2. Retroism Futuristic : Future Collective

Kita percaya mengenai 2 hal dalam musik, pertama : berkembang nya zaman membuat musik menjadi lebih kaya dan dapat menciptakan bunyi-bunyi baru yang belum pernah ada sebelumnya , kedua : musik yang dibuat di era dimana kita (penulis dan mungkin pembaca) belum ada menjadi hal baru untuk kita dan menarik untuk didengar dan dipelajari.

Nah, bagaimana kalo 2 hal tersebut dikombinasikan menjadi satu mazzers? Merekalah Future Collective. Future Collective adalah grup indietronica yang dibentuk oleh Sawi Lieu dan Tida Wilson, memainkan suara dengan tema 80s retro-futurism, dengan pengaruh kuat dari spaceage pop sampai krautrock. Dibalut dengan efek sound masa kini, membuat kombinasi dari suara era 60’s dan electronica era sekarang terdengar sangat megah.

Album pertama mereka pun yang bertajuk ‘Ensemble Instrumental de Musique Contemporaine’ berhasil memenangkan penghargaan ICEMA (Indonesia Cutting Edge Music Award) di kategori “Best Electronic Music”. Untuk kalian yang menyukai Air, Belbury Poly, The Free Design, Neu!, Santamonica (Jakarta), maka Future Collective bisa jadi favorit kamu mazzers.

[soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/154323390″ params=”color=ff5500&auto_play=false&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false” width=”100%” height=”166″ iframe=”true” /]

[soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/144941614″ params=”color=ff5500&auto_play=false&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false” width=”100%” height=”166″ iframe=”true” /]



text/research : @sujatxmiko
photo : @sevencrow
ikkubaru
future collective