Posts by: Andreas Humala

eat. sleep. fight.

Komunikasi Ekspresi Melalui Photography

Komunikasi Ekspresi Melalui Photography

Belajar suatu hal yang baru merupakan sebuah kewajiban tentatif kepada setiap keputusan masing-masing pribadi. Layaknya manusia berharga, yang membedakan dengan makhluk lainnya adalah pengetahuan dan intelektualitas.

Professional Talk merupakan program intelect yang dikemas dengan ringan. Professional talk with Rendha Rais (Professional Stage Photographer) direkam saat pameran foto: Words of Expression yang diselenggarakan oleh klub Foto perguruan tinggi ternama di Jakarta (LSPR)

Mengundang Photographer ternama Rendha Rais, berbicara tentang pengalamannya dalam memproduksi sebuah karya guna mengkomunikasikan pesan yang diinginkan oleh client.

LSPR Band Tribute to Maroon 5

LSPR Band Tribute to Maroon 5

Menghormati hingga menghargai karya orang lain merupakan suatu tindakan yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang. Dampak domino positif akan terjadi secara lintas generasi dengan tindakan menghargai ini. LSPR Band memberikan apresiasi kepada group band yang digawangi oleh sang vokalis Adam Levine dengan kualitas aransemen yang tidak main-main.

Watch now, LSPR Band Tribute to Maroon 5.

Clap Your Hands Say Yeah and Raise Your Heart: Darryl Wezy

Clap Your Hands Say Yeah and Raise Your Heart: Darryl Wezy

Perbincangan hangat membahas dibalik terciptanya sebuah karya seni dalam bentuk musik “underrated” yang menurut kami ini adalah mahakarya jujur dan sangat pantas menjadi tolak ukur musik tanah air. Darryl Wezy merilis Album Maze of Fears” di Jepang pada tanggal 23 April melalui label Production Dessinee 

 

A. Yang melatarbelakangi menciptakan sebuah karya (musik)
W. Untuk melawan kesepian dan kecemasan, saya biasa mengatasinya dengan menyendiri dengan menulis lagu. Apapun itu temanya, musik-musik yang saya ciptakan kebanyakan menceritakan apa yang saya resahkan, bahkan peperangan dan keretakan dalam pertemanan yang disebabkan oleh pandangan politik yang berbeda sekalipun.

A. Seberapa besar peran musik Wezy?
W. Musik bisa mendefinisikan diri saya seutuhnya sehingga perannya sangat besar dalam hidup saya. Sesuatu yang bisa mendefinisikan siapa kita, sudah sepatutnya bisa menyelamatkan kita. Dan musik menyelamatkan hidup saya mulai dari hal kecil seperti kebosanan sampai kepada hal besar seperti kecenderungan ingin mengakhiri hidup.

Musik dapat menyelamatkan kita. -Darryl Wezy


A.Why Japan?
W. Esensi dari musik adalah emosi dan saya menemukan fakta bahwa Jepang salah satu negara di mana pendengar musiknya cenderung menyukai musik dari emosi yang dibentuk di tiap lagu dan detail suara dari aransemennya. Kebetulan, jenis musik yang saya bawakan (mungkin) cocok bagi sebagian market musik di sana. Di samping itu, anehnya Jepang adalah salah satu negara yang sangat saya dambakan sejak kecil jika saya menjadi musisi dan memiliki sebuah album, saya bermimpi bisa dijual di sana. Dan itu terwujud di tahun 2013 lalu.

A. Tell us the beauty of We Are The Stars. It’s so amazing.
W. Thanks for your thoughts, so glad that you like it! We Are The Stars adalah lagu kesebelas yang menjadi penutup di album pertama saya, Maze of Fears. Proses rekamannya paling simpel di antara yang lainnya karena hanya dua kali take pada masing-masing instrumen dan vokalnya. Di sisi lain, liriknya menceritakan tentang remaja yang merasa disisihkan karena dia dianggap pecundang, namun dengan keyakinan dan kerendahan hatinya, dia bisa menguasai rintangan-rintangan yang ada. Cukup emosional, ya? Lagu itu ditulis saat saya berumur 15 tahun, karena saya masih merasakan pasca trauma pengalaman di-bully saat SMP. Saat itu, lagu We Are The Stars benar-benar berhasil membuat saya berubah menjadi orang yang supel dan lebih bersosialisasi, sampai sekarang.

A. Rencana kedepan Darryl Wezy?

W.

  • Menyembuhkan kesehatan saya yang kini sedang melawan penyakit Anxiety Disorder dan Psikosomatis
  • Merilis single ketiga di akhir Januari 2019
  • Mencari gigs lagi
  • Merilis single keempat dan album kedua di tahun 2019

 

Insecure

Insecure

Memasuki Halloween, tidak lengkap rasanya hanya dengan memakai kostum dan make-up yang seram! Namun dapat dilengkapi dengan film yang mendukung. Lengkapi halloween kamu dengan short film “Insecure”.

Menjadi korban bully, Fadil ingin balas dendam kepada Andin, salah satu anggota yang membully Fadil. Namun apakah Fadil benar-benar ingin balas dendam?

Cast: Alvindra Putra, Dhannisa Dwilagustino, Efraim Jonabertus, Edgas Santoso, Stevan, Ayulia Tammy.
Executive Producer: Fifi Tethra
Director: Fransisca Carla
Script Writter: Indira Aryani
Camera: Rafina P. Dewi, Denny Steven
Editor: Rafina P. Dewi
Sound: Chikita Amalia
Lighting Person: Meidiana Widyantari
Asst. Producer: Nana Indika

Music: Toe – You Go, Careless Wihisper

Segala yang Terlihat Tak Seperti Kelihatannya

Segala yang Terlihat Tak Seperti Kelihatannya

Johan, pemuda desa yang cemerlang dan lugu datang ke Metropole dengan cita-cita setinggi langit: menjadi pekerja kerah putih yang sukses dan menaklukan Kota Metropole. Sayangnya Metropole tak mudah ditaklukan. Setiap kali Johan melamar pekerjaan selalu berbuah penolakan. Hingga sudah lewat 4 purnama Johan tinggal di Metropole dengan bekal yang hampir habis, terpaksa Johan bekerja dengan pamannya, Buyon, berdagang buah di pasar.

Tak pernah sekalipun mampir dalam pikiran Johan bahwa dirinya yang flamboyan akan bekerja di pasar, yang identik dengan kumuh, semrawut, kasar, dan tak berkelas. Johan rasanya seperti jatuh ke dalam lubang hitam tak berdasar, harus menerima kenyatan bahwa nasibnya makin jauh dari impiannya. Namun sekali lagi Metropole mengejutkannya. Pasar di Metropole sungguh jauh dari dugaan Johan semula, yang terlihat di matanya sama sekali bukan seperti kelihatannya. Hingga tanpa disengaja, Johan mengetahui sebuah rahasia, yang kemudian akan merubah kehidupannya.

Bagaimana jika cerita ini menjadi sebuah pementasan?

Craft

World Youth Alliance

World Youth Alliance

“The World Youth Alliance is an international, non-governmental, non-profit youth organization which works to promote the dignity of the person at the international and grassroots level.”

Jalan jalan ke luar negeri, bertemu banyak orang dan berteman dari negara-negara lain selain Indonesia bukan lagi mimpi mazzers. Ketahui lebih banyak dengan World Youth Alliance yang setiap tahun mencari anak muda untuk dijadikan duta “sosial”. Live stream radio on http://www.mazzeup.com/radio-live-streaming/

More info : www.wya.net

Clean Bandit & Jess Glynne – Real Love (Drum Cover) Rani Ramadhany

Deeply talented and educated young drummer, she is Rani Ramadhany. Project ini adalah kolaborasi antara mazzeup.com dan Rani yang kebetulan sangat ingin membuat drum cover untuk kamu mazzers. Please enjoy!

More about Rani :
instagram.com/raniramadhany/
youtube.com/channel/UCFhxCPT60ZLUTsJug2xgrig

Media Installation Art Exhibition, NEW.FUTURE

Media Installation Art Exhibition, NEW.FUTURE

Pameran kolaboratif antara Pusat Kebudayaan Korea dari Kedutaan Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia dengan Asosiasi Galeri Seni Rupa Indonesia diadakan di Art Space:1, Art:1, Jakarta. Pameran ini menampilkan 25 karya perupa dari Korea dan juga Indonesia. Karya spektakuler yang dikurasi oleh Jeong-ok Jeon & Rifky Effendi ini menuang banyak apresiasi positif pengunjung pada pembukaan Art Exhibition 21 Agustus 2015.

Mazzers bisa melihat Art Exhibition ini secara langsung yang bertempat di Art:1, Jl Rajawali Selatan Raya No. 3 Jakarta, Gratis!! Lihat, nikmati dan pahami karya – karya yang luar biasa.

Media Installation Art Exhibition, NEW.FUTUREBanyak karya yang menarik disini, salah satunya adalah “Cloud Face” by: Shinseungback Kimyonghun. Kita bisa mendeteksi alogaritma wajah manusia yang tertangkap di “Cloud Face”. Teringat saat kita melihat awan dan menebak bentuk yang terbentuk. Mazzers bisa melihatnya dengan durasi yang cukup lama, dan juga terdapat kursi untuk beristirahat sambil melanjutkan pandangan tetap pada karya Shinseungback Kimyonghun. Media Installation Art Exhibition, NEW.FUTURE
Karya yang lebih menarik lagi adalah karya dari Satria Ibnoe “Memendam Diam Diam Memendam”, Disana terdapat 3 cat dengan warna yang berbeda dan pengunjung diajak untuk dapat menorehkan cat kedalam media yang sudah disiapkan.

IMG_Media Installation Art Exhibition, NEW.FUTURE9107Adapun makna dari karya Satria Ibnoe adalah:

“Hidup di lingkungan dimana hampir semua orang ingin bersuara, seringkali beberapa orang mumilih untuk diam. Diam belum tentu menerima, tapi itu mungkin adalah observasi yang dipendam. Dalam hal ini, apakah diam itu bisa disebut emas? ‘diam itu emas’ mungkin memang indah dalam rangkaian kata. Bagi saya emas terlalu indah dan megah untuk kata ‘diam’. Sementara kalau putih, kapan pun pendaman itu ‘meledak’, dapat dihias selayaknya bidang kosong.” Satria Ibnoe – Memendam Diam Diam Memendam

 

Media Installation Art Exhibition, NEW.FUTURE
Media Installation Art Exhibition, NEW.FUTUREMedia Installation Art Exhibition, NEW.FUTURE
Media Installation Art Exhibition, NEW.FUTUREMedia Installation Art Exhibition, NEW.FUTURE

Photo: @andreashumala

Short Film “Intuition”

Bercerita tentang seorang pria bernama Marcel, 21 Tahun, Pria perfectionist dan menyandang gelar Playboy ini mempunyai passion di bidang Photography.

Suatu hari Marcel bertemu dengan seorang wanita yang menurutnya sangat sempurna, namun dibalik kesempurnaan itu ada suatu ketidaksempurnaan.

Sanggupkah Marcel menerima kenyataan tersebut?

Just check it out in “Intuition” Shortfilm

text: @riyanzr