Eatnerary

[proc·ess] A Perfect Creation for Bittersweet-cake Fans.

[proc·ess] A Perfect Creation for Bittersweet-cake Fans.

The Process kali ini kita akan menikmati bagaimana Ann’s Bakehouse membuat most favourite classic cake called Chocolate Salted Caramel Fudge. Resep yang sebetulnya rahasia, tetapi kita dapat mengetahui bagaimana dan apa saja yang digunakan untuk membuat cake ini dengan cara menebak nama bahan dan takarannya berapa.

Selamat menikmati, dan selamat menerka.

Hidden Cafe in Bogor

Hidden Cafe in Bogor

Menarik namun terpencil, mungkin itu yang bisa menjelaskan salah satu cafe di Bogor ini. Dekat dari Tol Jagorawi membuat kalian yang dari luar Bogor gampang untuk mengunjunginya. Dengan interior yang didominasi dengan warna putih dan dekorasi kayu sebagai furniture nya. Membuat tempat ini semakin terlihat minimalis, cozy dan tentunya luas.

Dengan maraknya perkembangan coffee shop, Bogor merupakan salah satu kota yang memiliki perkembangan coffee shop yang cukup pesat, membuat tempat ini juga banyak pengunjungnya, mulai dari anak muda, orang tua maupun anak-anak. Salah satunya cafe baru yang ada di Bogor ini, Awal Mula Coffee, menu yang disajikan disini juga berbeda dari coffee shop yang biasanya ada di Bogor, karena menu makanan berat disini cocok untuk dimakan bersama keluarga.

Tetapi seperti coffee shop pada umumnya, mereka tentunya menyajikan kopi unggulannya yaitu Ice Kopi Amul, namun kali ini kami mencoba menu yang berbeda, menu hits yang kami pilih adalah Thai Tea Cube dan tidak ketinggalan Brownies with Ice Cream. Rasanya kurang jika kesebuah cafe tanpa mencicipi browniesnya.

Berlari Mengelilingi Kedai Kopi

Berlari Mengelilingi Kedai Kopi

Apa rasanya mengopi ditengah-tengah tempat berolahraga? Kali ini kami berkesempatan untuk mencobanya. Menempati area yang tidak biasa untuk sebuah cafe pada umumnya. Dari sebuah tempat bekas pos satpam di Bandung, cafe ini pun membuka tempatnya di Jakarta dan tentunya berbeda dari yang lain. Berada di bangunan Stadion Utama Gelora Bungkarno (GBK), Senayan, Dreezel cafe yang bermula di daerah Cisangkuy Bandung ini ternyata memang menyediakan tempat konsumsi kopi dan olahan cokelat buat orang-orang yang sedang berolahraga di GBK.

Tapi jangan khawatir, untuk pengunjung yang ingin mampir ketempat ini tanpa berolahraga, karena itu bisa, tempat ini dibuka untuk umum, jadi kalian bisa mampir kesini. Dengan interior yang minimalis, Dreezel pun digemari oleh banyak orang, hanya untuk bersantai, sehabis atau sebelum olahraga atau hanya sekedar mengobrol biasa dengan teman-teman. Menu yang tersedia memang tidak banyak, tapi cukup untuk menemani obrolanmu disini.

Suasana Sejuk di Tengah Kepadatan Jakarta

Suasana Sejuk di Tengah Kepadatan Jakarta

Ditengah kepadatan ibukota Jakarta, tidak ada salahnya jika melipir untuk menikmati kedai kopi yang tersebar di Jakarta. Dengan konsep yang berbeda dari kedai kopi lainnya, kali ini kalian bisa menikmati kopi dengan suasana alam yang sejuk di tengah hutan kota. Tidak perlu khawatir, kalian tidak usah jauh-jauh untuk pergi ke Kebun Raya Bogor untuk menikmatinya.

Arborea Cafe, kedai kopi ini terletak di pusat Jakarta, tepatnya di kawasan hutan kota Arboterum, Manggala Wanabakti. Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mewujudkan konsep kafe di tengah hutan ini tepat saat momen Asian Games 2018, untuk ikut menyemarakkan pesta olahraga Asia tersebut.

Kedai kopi dengan konsep yang unik tentu selalu ramai dengan pengunjung. Kalian akan merasakan suasana ademnya kota Jakarta sambil menikmati kopi dan mengobrol bersama teman-teman. Kalian serasa jauh dari ibukota yang padat ini dan melupakkan kesibukan yang ada. Memiliki bangunan yang minimalis, tentunya menjadi sasaran para pengunjung untuk berfoto. Tenang, mereka tetap menjual makanan dan minuman, tapi bedanya mereka memakai konsep ramah lingkungan untuk peralatan yang ada. Kalian tidak akan menemukan gelas atau piring plastik, karena semuanya disini menggunakan gelas, piring kertas yang menjadi tempat hidangan kalian nantinya.

Tetapi jika ingin berkunjung kesini kalian harus ingat, karena berada di dalam komplek Kementrian, jadwal kedai kopi ini mengikuti jam kantornya yaitu Senin – Jumat, jam 08.00 – 19.00 dan tentunya Sabtu, Minggu libur. Tempat ini juga lebih enak untuk di kunjungi saat tidak hujan, walaupun saat hujan kesejukannnya masih terasa, namun kalian tidak bisa duduk-duduk di area depan kafe ini.

Menyambut Perayaan Imlek bersama Ann’s Bakehouse

Menyambut Perayaan Imlek bersama Ann’s Bakehouse

Kue, sebuah adonan yang sengaja dibuat dengan rasa berbeda dan tentunya dihias semenarik mungkin dengan ciri khasnya masing-masing. Memiliki rasa yang bermacam-macam, dari manis hingga gurih membuat daya tarik sendiri bagi orang-orang. Sekarang kalian bisa merasakannya di toko kue yang berada di Jakarta atau kota-kota lainnya. Namun, kali ini kita mencoba cita rasa dari toko kue yang berada di daerah Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ann’s Bakehouse & Creamery.

Menyambut perayaan Imlek 2019, Ann’s Bakehouse & Creamery menghadirkan kreasi istimewanya kali ini, yaitu Ann’s Chinese New Year Signature: Java Orange Coco (JAVO) dan Lapis Legit. Dalam pembuatannya kali ini Ann’s juga bekerja sama dengan Happy Fresh dalam menyediakan jeruk berkualitas tinggi yang bisa kalian nikmati jika mencoba JAVO ini. JAVO memang sudah menjadi kue favorit orang-orang disaat imlek, perpaduan cokelat yang manis dan kesegaran dari jeruk yang ada didalam kuenyalah yang ditunggu-tunggu.

Namun, ada yang berbeda dengan perayaan Imlek tahun ini, Ann’s menyediakan kue baru yaitu Lapis Legit. Dengan tekstur yang berbeda dari kue lapis legit kebanyakan, mungkin bisa menjadi salah satu rekomendasi kalian untuk membelinya.

Bersepeda Menuju Kedai Kopi

Bersepeda Menuju Kedai Kopi

Apa rasanya singgah ke kedai kopi sehabis bersepeda? Tidak diragukan lagi pasti kalian akan langsung melek.

Mungil dan tersembunyi, itu memang keunikannya. Kalian bisa menjadikan kedai kopi yang satu ini menjadi tempat istirahat sejenak kalian sehabis berolahraga. Terletak di daerah Kemang Utara, tempat ini memang terpencil, tapi jika kalian bermata jeli pasti kalian langsung bisa menemukan 7 Speed Coffee.

3813

3842

Dibuat oleh orang-orang yang memiliki kegemaran sama yaitu mengopi dan bersepeda. Ternyata nama 7 Speed sendiri datang dari jenis sepeda yang terkenal pada zamannya pada tahun 90-an yaitu sepeda dengan 7 gear.

7473

5510

1143

Tidak heran interior kedai kopi ini didekor dengan sepeda-sepeda juga skateboard yang digantung di dinding dalam cafe, karena para pemilik cafe ini memang mengharapkan orang-orang yang berkunjung dari komunitas sepeda dan skateboard itu sendiri. Dan tentunya mereka juga berhasil untuk mendatangkan para pecinta kopi, sepeda dan skateboard. Rasa kopi dan makanan yang dihidangkan juga tidak kalah menarik dengan ciri khas mungil, tersembunyi serta interior yang sangat instagram-able ini.

Photo: Desy Rufaida & Raka Heryanto

Warm Welcome at the WindChime

Warm Welcome at the WindChime

Melihat ke kalender lalu tersadar sebentar lagi Valentine dan libur panjang. A mixed up situation and we would say, festive! Siapa yang berencana pergi keluar kota?

Kami menemukan restoran ini di Bandung, lengkapnya disini. Dibuat dengan konsep rumah yang terlihat tua, atau bahasa kerennya vintage. Restoran ini memiliki suasana yang hangat seperti di rumah nenek. Chef Felix lah pemilik rumah ini, dan kami pengunjungnya untuk mencicipi (sampai kenyang) makanan dari seorang chef yang sepertinya banyak belajar dari masakan Mediterania atau Eropa.

DSCF9117

DSCF9116

If you see the plating and how does the food looks, it looks exquisite ! Memesan beberapa masakan yang menjadi menu andalan dan menu yang kami lihat. Dimulai dari mushroom soup yang cukup menghangatkan malam kami, namun porsinya sesuai untuk permulaan. Membuat lidah kami semakin bergoyang akan apa yang datang kemudian. Oh ya, kalau pesan makan disini sudah termasuk dengan roti kecil dan mentega sebagai awalan indah kita ya.

DSCF9119

Sebagai orang Indonesia yang baik, melihatlah kami ke main course. Tanpa menunggu lama (setelah foto foto makanannya), kami memotong dan melahap makanan enak ini. Jangan salah ketika melihat keindahan plating dari dapur The WindChime, semuanya tentu bisa dimakan. Daging steak terpotong seperti meleleh di mulut dengan lapisan dari saus yang menempel di dagingnya. Saladnya segar dan asamnya seimbang dengan gurihnya main course kami.

DSCF9122

DSCF9129

DSCF9142 copy

Dessert! Siapa yang dapat melewatkatan dessert ketika makan perlu mendapat tepuk tangan dari saya. Tapi dessertnya buat saya ya (he). Chocolate lava cake dengan pelengkap es krimnya seperti mempermainkan suhu mulut. Lalu panna cotta dengan buah buahan dan sedikit selai membuat pengalaman makan yang baru. Enak dan selain itu, sepertinya cocok nih untuk malam romantis kamu. Sekarang pertanyaanya, sama siapa kamu mau pergi?

DSCF9145 copy

DSCF9156 copy

DSCF9141

DSCF9114

Menikmati Kopi ala Belanda di Ibu Kota

Menikmati Kopi ala Belanda di Ibu Kota

“Coffee and friends can make a perfect blend”

Kalimat itu memang benar adanya, tapi apa pernah terpikir oleh kalian untuk mendapatkan sensasi baru selain perpaduan teman dan kopi? Mungkin, dengan budaya baru bisa menjadi sesuatu yang wah kali ini. Jika ingin menikmati kopi beserta kue manis bersama teman-teman dengan budaya berbeda, kalian bisa mengunjungi Goedkoop, warung kopi belanda yang berada di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

DSC00287

“A good day start with a good coffee”
begitu yang tertulis di Goedkoop ini. Goedkoop yang berarti “murah” ingin menyajikan cita rasa Belanda yang jarang kalian dapatkan ditempat lain dan tentunya dengan harga yang pas di kantong. Disini, tidak hanya makanannya saja yang “belanda”, tetapi dari interior tempat ini pun terlihat jelas. Perpaduan ornamen-ornamen Belanda dan Indonesia yang dengan kayu-kayunya menjadi satu pun tidak mengalahkan rasa dari makanan disini.

Tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi Pannekoek, Bitter Ballen, Poffertjes yang tersedia di menu Goedkoop. Selain makanan ringan, kalian juga dapat menikmati makanan berat yang tersedia dengan berbagai macam pilihan, mulai dari salad or soup, menu main course nya yang berisi steak juga bisa ditemukan disini juga.

Nah untuk kalian yang tertarik menikmati cita rasa yang baru bisa mengunjungi tempat ini bersama teman-teman kalian ya!

DSC00271

DSC00264

Dari Gelato Hingga Steak di Shophaus Menteng

Dari Gelato Hingga Steak di Shophaus Menteng

Hangout bersama teman ke tempat yang bagus untuk di foto udah menjadi salah satu kewajiban buat anak-anak zaman sekarang (atau jaman now). Memiliki bentuk gedung dan desain interior yang minimalis pun menjadi dekorasi untuk pencari timeline minimalis yang manis. Mari bergeser sedikit ke pusat Jakarta, kamu pasti akan menemukannya, di ShopHaus Menteng. Memang sekarang banyak sekali pilihan cafe yang berada di Jakarta. Tapi untuk kamu para pecinta seni tidak boleh melewatkan yang satu ini, pasti kamu akan betah karena disini banyak sekali spot spot foto yang lucu.

Mungkin kalian pernah dengar “Rasa makanan? Nomor dua, foto paling utama”. Mungkin memang benar, tapi jangan khawatir dengan rasa makanan disini. Di ShopHaus banyak sekali pilihan makanan. Gak perlu jauh-jauh ke Bali buat merasakan Gelato Secrets, ataupun ke Bintaro buat menikmati seduhan kopi pigeonholecoffee , disini kalian bisa nikmati semuanya.

DSC00114

DSC00126

Selain itu kamu bisa menemukan steak dari Mockingbird Jakarta, Berrywell bahkan barbershop. Jadi jika kamu ingin makan berat, sekedar nyemil atau minum kopi bisa dilakukan disini. Lokasi yang strategis juga membuat tempat ini gampang untuk dikunjungi.

DSC00128

DSC00039

1512978740760

Makan Sehat di Pusat Perbelanjaan, Berhenti untuk Salad

Makan Sehat di Pusat Perbelanjaan, Berhenti untuk Salad

Kami telah banyak melihat berbagai macam quotes yang ada di media sosial tentang hidup sehat. Satu kalimat yang masih teringat adalah “Your diet is a bank account. Good food choices are good investments – Bethenny Frankel“. Maka dari itu, kali ini kami akan berbagi pengalaman makan yang bukan hanya bisa membuat kamu kenyang, tetapi makanan ini juga bisa membuat kamu sehat tentunya.

Sebenarnya ada berbagai macam pilihan tempat makan yang bisa kamu kunjungi untuk memenuhi kebutuhan protein dan juga vitamin. Tapi kali ini pilihan kami tertuju pada Salad Stop. Gerai ini bisa kamu temui dengan mudah di beberapa pusat perbelanjaan di tengah kota Jakarta seperti Senayan City & Grand Indonesia.

2017-10-30 10.45.22 1

2017-10-30 10.49.42 1

Di Salad Stop ada berbagai macam pilihan menu yang bisa kamu coba. Kami mendapatkan rekomendasi untuk mencoba Cobb Salad dengan kandungan romaine lettuce, ayam panggang yang dipotong halus, daging sapi, alpukat, keju cheddar, tomat ceri, telur & bawang merah dipadukan dengan sayuran lainnya. “Menu yang ini memliki kandungan protein yang tinggi.” kata salah satu pelayan disana. Kamu juga bisa memilih lebih dari 30 pilihan toping yang berbeda. Untuk harga, kamu tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam, hanya dengan Rp75.000 – Rp 105.000 kamu sudah bisa menikmati menu yang ada disana.

Bila kamu tidak suka dengan salah satu sayur yang ada, kamu tidak perlu khawatir. Kamu bisa konfigurasi sendiri salad atau wrap pilihan kamu, take what you like. Jika masih penasaran kamu bisa langsung berkunjung ke salah satu gerainya atau kamu bisa kepo dulu di saladstop.com. Let’s start our healthy life Mazzers!!

2017-10-30 10.49.42 2

2017-10-30 10.45.23 1

2017-10-30 10.49.43 1

Wealthy Belly at Nishiki Market, Kyoto

Wealthy Belly at Nishiki Market, Kyoto

Jangan khawatir dengan bersambungnya setiap perjalanan kami. Kalau saatnya tepat, nantinya juga kamu punya kesempatan kok. Satu yang pasti, jangan sampai lupa untuk berbagi pengalaman.

Dalam kesempatan yang sudah direncanakan sejak lama ini, kami ke Jepang. Negara kecap asin dan teriyaki yang terkenal di seluruh dunia. Makanan adalah satu hal yang sangat menyenangkan untuk didapat dan dicari dalam setiap laju pacu kaki kami.

Dunia jajanan, begitu kami menyebut tempat ini. Pasar tradisional yang sekarang sudah menjadi destinasi turis seperti kami. Nishiki Market, Kyoto lah tempat dimana kami berkelana pertama.

P1170122

P1170123

Baru saja masuk, sudah bertemu dengan satu hal yang membuat hati menyenangkan. Mochi. Sekali lagi, MOCHI. Bukan sembarang mochi, tapi kue kenyal manis yang ini berasal dari Jepang. Mochi Jepang. Oh tenang, kami tidak hanya lebay, tapi pernahkah kamu makan seonggok mochi yang dingin ketika digigit, lumer ketika diemut tetapi tetap memiliki kekenyalan yang hakiki? Ya ini.

P1170125

P1170126

P1170131

P1170133

Sepanjang jalan, kami melihat banyak yang segar. Bukan orang orang yang lewat, tapi seafood, atau sushi karena lagi di Jepang. Rapih tersusun di atas es batu, daging ikan yang putih merah dan berwarna warni meyakinkan kepala kami untuk makan lagi. Tentu kami makan lagi, tapi bukan sushi yang kami genggam.

Takoyaki, original dengan potongan gurita di dalamnya. Sepertinya fokus kami kali ini jajanan ya. Add to that, fresh grinded grapefruit juice for the health! Mmmmmm… sour. Ada juga dango! Seperti bola singkong yang disate, tapi lebih kenyal dan chewy. Disiram dengan saus manis yang terbuat dari soyu atau kecap asin. Agak lucu karena biasanya kita mencium bau soyu selalu terpikir rasa asin, kali ini tidak. Tapi enak. Dilemanya adalah, ketika mau makan banyak tapi melihat banyak yang ingin dan harus dicoba. Bagaimana kalau setiap hari saja kita disini? HA.

P1170149

P1170141

P1170150

P1170152

Di ujung Nishiki, terdapat kuil yang juga menjadi situs terkenal karena kami mengungjunginya. Haha, bercanda sih tapi karena satu jalan, kami pikir, kenapa tidak lihat lihat sekalian? Lalu selesailah situasi pagi kami di Kyoto. Ya, ini baru pagi. Lanjut lagi di artikel lainnya mazzers.

P1170169

P1170161

P1170168

A Hipsters Guide To Cafe Hoping In Melbourne

A Hipsters Guide To Cafe Hoping In Melbourne

Melbourne merupakan kota yang penuh dengan kulinernya yang lezat! Selain berjalan – jalan mengelilingi kota sampai pinggirannya, ternyata tidak ada yang lebih seru lagi selain “mengunyah” di berbagai cafe yang berbeda setiap harinya. Walaupun sebenarnya kita punya banyak sekali hipster cafe di Jakarta, namun tempat – tempat ini sangat terkenal untuk penduduk setempat dan kamu akan menemukan kafe – kafe pada saat coffee time (which is pretty much every hour of the day).

Ini adalah beberapa kafe – kafe hipster yang harus kamu kunjungi ketika kamu di Melbourne :
Max Brenner

01

Salah satu teman saya yang merupakan seorang chef, membawa saya kesini untuk mencoba Belgian Waffle. Baru tersadar bahwa waffle ini enak banget! Saya juga sangat penasaran dengan Chocolate Pizza disini, tapi saya sudah kenyang dan harus segera mengejar penerbangan ke Sydney. Andaikan saja saya masih punya banyak waktu luang dan perut yang masih “muat” untuk makan! Untungnya ada Chocolate Shop dimana kamu bisa membawa pulang coklat – coklat lezat sebagai cemilan untuk di perjalanan maupun untuk oleh – oleh.

Hmm….chocolate heaven

02

03

White Mojo

04

White Mojo adalah kafe yang baru buka di awal tahun ini di Hardware Street dan sudah mempunyai cabang di Balwyn. Kafe ini selalu penuh sesak dengan orang – orang yang ingin menikmati hidangan khasnya yaitu soft shell crab croissant burger dan smoked salmon. Pastinya, ini adalah cara yang menarik untuk menempatkan burger America di dalam cangkang kepiting yang lembut ala Jepang, serta French croissant secara bersamaan.  Kafe ini dikenal sebagai kafe yang lebih dari menyediakan kopi saja, melainkan juga dengan menu makan siangnya.

06

Hash Specialty Coffee & Roasters

07

Cafe ini juga berada di Hardware St. Menurut saya, kafe ini pertama kali terkenal berkat vidio viral tentang Fairyfloss Hot Chocolate dan hanya karena itulah, saya kesana dan mencoba menu tersebut. Saya bukan penggemar berat makanan atau minuman manis, jadi saya memilih untuk memesan 1 cangkir cappucino yang terasa pas dengan suasana musim dingin di Melbourne. Cappucino ini terasa kuat dan membuat saya ‘melek’ di cuaca seperti ini. Sebenarnya, hal utama di Hash adalah servis yang diberikan, dimana semua pelayannya sangat baik dan helpful. Plus, they take so much pride in their work!

Look at those sweet cotton candy!

08

09

10

11

The Hardware Societe

12

Saya sendiri tidak datang kesana, tapi kafe ini jadi pusat pembicaraan di seluruh kota! Antriannya sangat panjang, tapi sepertinya kamu bisa book terlebih dahulu melalui telepon. Saya pribadi tidak akan mau mengantri sepanjang itu hanya untuk brunch, mungkin kalau kamu memang seorang yang suka kuliner, pastinya kamu akan mengantri panjang untuk mencoba menu di The Hardware Societe.
Secara keseluruhan, Hardware St. adalah daerah yang patut dikunjungi. Sangat banyak pilihan restoran dan kafe untuk kamu kunjungi.

This is the Hardware Street..

13

Doughboys Doughnuts

14

Merupakan tempat donat terenak yang ada di Melbourne! Yaa walaupun tetap kembali pada selera masing – masing dan yang saya tau, orang – orang lokal disana sangat menyukai donat! Bahkan, ketika saya sibuk mengambil foto donat – donat ini, salah satu teman yang merupakan orang lokal Melbourne menyuruh saya untuk berhenti memotret dan segera makan doantnya sebelum dingin.

Kafe ini tidak menyediakan menu lain selain donat, kopi dan minuman lain yang tersedia. Minimalis, karena hanya ada 3 – 4 meja disini, tetapi antriannya tidak terlalu panjang. Kafe ini memang di desain untuk takeaway, bukan untuk nongkrong. Yang paling menarik adalah, menu di Doughboys Doughnuts selalu berinovasi, selalu ada menu baru setiap minggunya, maka dari itu teman saya selalu kembali ke kafe ini untuk mencoba menu barunya!

Yummy!

15

16

Degraves Street

17

Kalau Mazzers kehabisan tempat untuk dikunjungi, Degrave St. selalu bisa menjadi pilihan! Kafe ini dipenuhi oleh Waffles, Cupcakes dan bahkan Espresso. Degrave St is a lovely choice for brunch!
Setelah selesai brunch, kamu bisa melihat – lihat pameran dari seniman lokal atau belaanja – belanja di toko yang ada di dekat kafe itu, yaitu di Flinders St Station. Dengan berjalan – jalan beberapa menit di sana, kamu akan menemukan Hosier Lane dan State Library Victoria, atau hanya dalam waktu 20 menit menggunakan mobil, kamu sudah bisa sampai ke National Gallery of Victoria!

Melbourne punya banyak kafe dan restoran yang bisa kamu kunjungi di sepanjang tahun. Sedikit saran, kalau kamu menjelajahi kota ini ketika musim dingin, pastinya kamu akan menemukan pengalaman yang berbeda! Just make sure to keep yourself fed and warm, Mazzers.

Catch full story of this here. More stories in Grace Filled Travel Junkie, Demas Ryan.

Text/Photo : @demasryan

Late Night Eats at Melbourne

Late Night Eats at Melbourne

Malam, yang selalu datang di dalam setiap perjalanan. Jika kamu memulai pagi maka akan berakhir malam. Tetapi tidak selalu begitu. Ada harinya ketika kita bersantai di pagi hari, mungkin menghindari rusuhnya jalanan di pagi hari. Oleh karena itu, hari ini kami menjadi anak malam di negara asing. Melbourne.

P1100574

Dimulai dari mengunjungi restoran kesukaan semua orang, di pinggir sungai. Siapa yang tidak suka makan di pinggir sungai dalam suasana yang nyaman tidak terlalu dingin pada bulan April di Australia? Paling tidak teman teman disini sangat menyukainya. Walau malam, tetapi tetap ramai.

Di sekitar South Wharf, perpanjangan dari Southbank dan masih merupakan satu rezim dari sekitar sungai Yarra. Kami mengenal Munich Brauhaus, dari namanya saja sudah sangat Jerman. Sebenarnya mengunjungi teman saja disini, tapi jadinya lihat lihat. Resto ini sangat luas, bisa mencakup sampai 3000 pengunjung. Ruang makan ada 4 area, di setiap area punya karakter masing masing. Ada yang dilengkapi stage, ada ruang setengah berdiri atau meja tinggi dan ruang makan meja formal di atas dan outdoor area. Lengkap untuk semua keluarga, saya rasa.

P1100587

P1100592

P1100591

Selain itu, South Wharf dan sekitar Yarra River memang terkenal dengan beberapa bar dan lounge yang menarik untuk dikunjungi. Melbourne Public Bar, selalu ramai di kala weekend dengan DJ dan penampilan live dari musik lokal (buat kita internasional sih). Plus 5, satu lounge yang menarik karena selalu mengajak untuk undang banyak orang jangan cuma sendiri (oke karena kita tidak sampai lima, kita di depan saja).

Masih banyak tempat bercengkrama malam yang menarik untuk dikunjungi setiap malam. Tidak cukup untuk satu malam berada di lingkungan ini. Beberapa teman berkata, saking Melbourne terkenal dengan kulinernya, banyak resto dan lounge yang tutup dan berganti pemilik semudah menjentikan jari setiap bulannya. Wow, what a challenge that is !

P1100588

P1100580

P1100579

P1100583

Bercerita banyak hal membuat kita yang tadinya jalan- jalan menjadi lapar di saat jalan pulang. Maka, kami berhenti di salah satu gerai masakan Cina yang yaa… terlihat biasa saja seperti gerai yang sering kita temui di Jakarta dengan gantungan daging di depannya. Hanya, bedanya disini tidak digantung. Tapi ya kurang lebih seperti itulah. Tetapi, karena ini adalah rekomendasi dari teman kami, hayuklah kita masuk dan coba apapun yang menanti disini.

Rose Garden. Itulah namanya. It was not rose kind of smell, but smells like oyster sauce, 5 spice melts with dishes, soy sauce and eggs on a pan kinda smell that sings in our garden. Ya, ini sangat menarik hidung kami. Menu, sangat sederhana. Nasi dengan telur dan ayam, atau nasi dengan daging, atau nasi dengan sayuran selayaknya di negara Asia yang mendewakan nasi. Pesanlah kami beberapa macam, dan ternyata enak! Enak! Enaaaaak! Kalau kamu percaya makanan dengan MSG itu enak, ini punya kadar MSG yang cukup di dalam hidup. Porsi, adalah hal yang lain. Banyak! Banyak! Mungkin kalau tidak selapar ini, saya tidak bisa menghabiskan satu porsi dan berakhir untuk makan pagi di esok hari.

DSC02464

DSC02461

DSC02459

DSC02457

Oke sudah lumayan banyak untuk cerita kali ini. Malam hari di Melbourne tentu punya lebih banyak lagi petualangan dibandingkan yang saya lakukan. Kapan kamu kesini mazzers?

Proses Takjub Kuliner ala Jepang

Proses Takjub Kuliner ala Jepang

Mungkin ini tergantung selera masing-masing. Tapi bagi saya, Jepang adalah surga di bumi untuk perut saya. Dari restoran dengan antrian panjang sampai toko serba ada, Jepang bisa membuat perut saya tampak lebih buruk dari yang sudah ada (alias gend*t). Jadi di sinilah beberapa makanan yang menakjubkan saat perjalanan terakhir saya ke Jepang.

Pertama adalah ramen ikan Ayu. Seperti namanya, ramen ini disajikan dengan ikan ayu panggang, semacam Sweetfish, rumput laut kering atau nori, diparut lobak daikon dengan tambahan topping telur. Apa yang saya suka dengan ramen ini adalah rasanya berbeda dari ramen dengan rasa berat pada umumnya. Rasa kaldunya ringan dan segar, tidak terlalu asin tapi sedikit manis. Saya benar-benar merasa bisa makan dua porsi ramen itu. Selain ramen, mereka juga menjual onigiri panggang atau nasi dengan topping ikan ayu. Saya tidak mencoba tapi jelas terlihat lezat!

Ramen Ayu dapat dibilang sebagai restoran tradisional karena tokonya adalah bisnis jangka panjang keluarga. Restoran ini sangat kecil dengan hanya tujuh meja dan kursi yang dijalankan hanya dengan dua orang. Menunya ditulis dalam bahasa Jepang. Saya pergi ke sana dengan seorang teman yang cukup fasih berbahasa Jepang jadi entahlah, saya tidak tahu apakah dua orang di resto ini bisa mengerti bahasa Inggris.

Japan4

Japan3

Makanan kedua dalam daftar adalah jenis campuran seafood yang disajikan di atas cangkang kerang di pasar ikan Tsukiji. Saya lupa namanya seperti yang tertulis dalam bahasa Jepang dan saya juga tidak mengambil gambar dari toko tersebut. Jika kamu ke pasar ikan Tsukiji, kamu akan mengetahui bagaimana keramaiannya dan bagaimana hampir setiap toko memiliki antrian yang sangat panjang. Untungnya pada saat itu, yang satu ini tidak. Melihat seorang paman tua membakar makanan laut dengan obor, saya memberitahu teman saya untuk mencobanya. Di antara seafood, ada tuna, kerang, kerang, kepiting, mentaiko dan Shirako atau Milt ikan.

Japan6

Japan5

Terakhir, jelaslah dessert!. Salah satu dari banyak manisan yang terkenal di Jepang adalah pancake, untuk beberapa alasan. Saya pernah mengacak google dan menemukan sebuah website yang hanya mencatatatkan berbagai tempat untuk makan pancake di Jepang. Menakjubkan bukan? tempat ini direkomendasikan oleh teman saya yang kebetulan melihat ulasannya di televisi.

Kafe mewah disebut David Myers, salah satu chef-nya memenangkan penghargaan. Tempatnya terletak di dalam Mitsukoshi Department Store di Ginza, Tokyo. Saya pergi ke sana setelah waktu makan siang tapi saya masih cukup kenyang dan harus menunggu beberapa menit untuk mendapatkan meja. Sebagai tempat berada di area metropolitan, memiliki menu bahasa Inggris dan pelayan juga mampu berbahasa Inggris. Jadi, benar-benar tidak ada kekhawatiran bagi orang asing yang tidak bisa berbahasa Jepang!

Lupa nama pancake-nya, tapi menunya memiliki gambar makanan sehingga seharusnya tidak sulit untuk membuat pesanan. pancake datang dalam piring panjang dan itu benar-benar tidak terlihat seperti yang biasa. Daripada ditumpuk, hanya ada satu putaran pancake tebal yang hampir seperti donat tanpa lubang. Banyak pilihan topping seperti berbagai jenis buah, karamel almond, pecan, es krim dan krim hazelnut di atas.

Japan7


photo / text : Emerentiana Yuan

Pemula di Dapur Cirebon

Pemula di Dapur Cirebon

Pemuda bukan berarti pemula. Tapi untuk seseorang yang datang ke Cirebon pertama kalinya untuk makanan, pemula. Pertama kali juga makanan makanan ini kami kenal dari namanya. Nasi lengko, nasi jamblang, empal gentong, mie koclok dan banyak lagi. Hanya saja mengenal nama tidak cukup, harus tahu selanya dimana bisa mendapat yang enak mazzers.

P1100731

Pertama tama dari keluarga nasi, lengko. Nasi ini seperti nasi campur. Tahu, tempe, toge, serta hal hal lain dengan hijau dan cokelat memenuhi piring. Kalau lapar banget, sambil makan sate kambing. Rasanya enak, tapi kalau kata sumber terpercaya kami, tambahkan kecap manis biar enak sekali. Pada dasarnya, kita memang cuma makan ini sekali.

P1100732

Masih dari keluarga nasi, nasi jamblang. Jamblang memang terdengar seperti kata yang negatif, tetapi tidak ketika selesai makan nasi jamblang. Nasinya biasa, tapi banyak lauk lauk yang terlihat biasa di mata. Ketika masuk mulut, aw ow aw, mari makan terus. Kalau kamu pernah dengar nasi kucing. Khalayaknya sama, tapi beda daerah. Selain itu, perkedel yang dijual sebagai lauk nasi jamblang mempunyai textur yang berbeda. Kriuk kriuk ketika dimakan, bentuknya seperti tahu bulat walau harganya lebih dari 500 rupiah. Tidak apa, kami ingin satu toples penuh perkedel ini.

P1110089

P1110092

P1110093

Selain keluarga nasi, juga ada keluarga roti panggang di Cirebon. Bukan hal yang luar biasa memang, tapi roti panggang tidak memiliki banyak pilihan makanan. Minuman, hal yang lain. Banyak pilihannya dan setiap tempat ropang punya keindahan tersendiri. Dalam hal ini, es susu ini penuh keindahan di malam yang gelap.

P1110103

Paragraf diatas hanya intermezzo. Tapi ini adalah inti utama perkulineran Cirebon. Empal Gentong. Dari sebuah gentong tanah liat buatan khusus yang tidak pernah dicuci minimal 3 turunan. Empal yang dimasak di gentong ini akan semakin enak seperti meminum anggur. Kuahnya apalagi. Tambah kerupuk juga apalagi. Nikmat apalagi yang bisa diberikan? Apa… apaaaaaaa.

P1110107

P1110108

Pizza Tungku di Tengah Halaman

Pizza Tungku di Tengah Halaman

Pizza asalnya memang selalu dimasak dalam oven tungku. Terbuat dari batu, tungku memberikan api merata kepada pizza untuk mengembang dan menjadi crispy and crunchy. Jika merujuk ke pizza lokal Italia, menurut beberapa teman kami yang belajar kuliner, bergantung dari tomat yang digunakan sebagai dasar dari membumbui pizza. Ya bukan keju, tapi tomat puree. Roti yang berubah menjadi “gigit hancur” dipadu-padankan dengan suasana halaman rerumputan rumah luas.

P1120137

P1120122

P1120120

Nanamia Pizzeria di Tirtodipuran, Yogyakarta ini ditemui secara tidak sengaja. Dengan googling tentunya. Ketika itu ada ArtJog9, sambil kembali bernostalgia dan mengarungi perubahan yang terjadi di kota terbesar kedua di Jawa (atau ketiga ya?). Siapa yang sadar kalau tempat makan di Yogyakarta lebih beragam dan modern. Kami sih baru baru saja sadarnya.

Kembali ke restoran ini, suasananya sangat homey. Who will resist a lounge of beanie pillow, ground seating friendly, Italian goodies with small games? Not us! Selain itu juga ada suasana taman, dimana kamu bisa berkumpul bersama keluarga besar, dengan sedikit sentuhan lampu lampu taman ketika sore. Wuih, apalagi kalau Desember ini, natal datang lebih cepat rasanya.

P1120118

P1120133

Lebih baik dicoba sendiri kalau mau tahu seperti apanya. Kami tidak ingin bikin banyak orang iri (padahal udah dengan nulis ini). Happy-go-lucky days ahead mazzers! Eat well and be well!

P1120130

P1120136

P1120116

Perpanjangan Garis Kuliner Asia di Melbourne Central

Perpanjangan Garis Kuliner Asia di Melbourne Central

Hai, hari tidak akan berlalu dengan baik jika makanan yang kamu makan selalu itu itu saja. Selama berapa lama kamu bisa tahan hanya makan tempe, tahu dan sup? Satu tahun? 6 bulan? apa satu minggu saja sudah bosan? Itulah sebabnya manusia, seperti aku, kamu, keluarga kita mencari menu makanan baru setiap hari. Eh, nyatanya kami punya beberapa inspirasi untuk makan di luar negeri. Negara yang mempunyai kategori “liveable country” menurut teman teman Indonesia yang tinggal disana. Melbourne.

DSC02318

Satu hal yang membuat Melbourne tempat yang dapat selalu ditinggali orang Indonesia. Karena banyak makanan Asia disini. Benar. Sangat banyak. Sebanyak apa? sampai masuk ke lantai bawah tanah atau basement pun, resto Asia juga. Gami, sebenarnya ada dimana mana sekitar Melbourne. Chicken and beer culture from Korea. Memang benar enak ayamnya, walau ayam goreng saja lho. Apalagi yang dilapisi dengan saus gochujang .

DSC02317

DSC02313

Melengos lagi ke tempat tujuan lain, berdasarkan rekomendasi salah satu chef teman kami. Chin chin, satu restoran Asian Fusion yang memiliki spesialisasi di Chinese food. Jangan salah, karena bukan selalu Chinese food berhubungan dengan mangkok dan meja bundar. Fine dining experience with mouth watering crispy meat, strong herbs and seasoning, raw-like-sushi fishes and good wines. That’s how we explain our experience.

DSC02230

DSC02224

DSC02223

Tidak lupa sebagai kota dimana kopi-wanita-hijau-lingkaran tidak laku, Melbourne memiliki speciality coffee shop di setiap gangnya. Salah satu yang bikin kami berputar putar mencari adalah Monk Bodhi Dharma. Tempat ini penuh dengan menu vegetarian, tapi tetap kopinya… wuih. Kebetulan salah satu barista yang melayani kami, katanya salah satu yang menang kompetisi. We’d like some large cap please (cap = cappucinno). Share you more about Melbourne later, mazzers!

DSC02375

DSC02383

DSC02377

DSC02379

DSC02380

Photo : @sevencrow

Philippines Kusina

Philippines Kusina

Kusina, dalam bahasa Tagalog adalah dapur. Ngomong ngomong, bahasa ini tidak pernah menggunakan huruf “C” lho. Tapi bukan itu fokusnya, tetapi ini adalah acara yang diadakan oleh kedutaan Filipina di Indonesia.

DSC02692

Filipina memiliki dua lifestyle terbesar, yaitu fashion dan culinary. Oleh karena itu, dalam event ini juga terdapat perkenalan terhadap busana Filipina. Menariknya, beberapa diantaranya adalah khas Indonesia, seperti batik yang dikembangkan oleh pengusaha Filipina. Makanan, beda lagi mazzers.

DSC02663

DSC02673

DSC02677

DSC02687

Salah satu yang menarik mata dan lidah kami adalah Pili Nuts! Pili dari Philippines. Kacang ini beda dari kacang biasa, karena dia sekeras walnut tetapi rasanya natural seperti memakan kacang almond. Texturnya sangat lembut, seperti menggigit kacang yang direbus jadi baik untuk gigi. Katanya khasiatnya banyak juga untuk kulit karena kacang ini penuh vitamin E. Lebih lucu lagi, cara membukanya. Kulitnya keras dan cara satu satunya membuka kulit kacangnya adalah melalui besi dengan mencungkilkan pada bagian bagian yang sudah disiapkan.

DSC02655

DSC02660

DSC02657

DSC02658

Selain itu juga ada snack khas Filipina, dessert dan cemilan cemilan menarik seperti nasi dan cocoa. Namanya, Champorado. Mungkin kalau kami, menyebutnya dengan campur aduk…hehe.

DSC02662

DSC02678

DSC02679

DSC02688

DSC02695

Text/Photo : @sevencrow