Passion Icon

Melewati Senja Dengan Kuas

Melewati Senja Dengan Kuas

Saat senja merupakan bagian dari hari yang paling nyaman dan asik untuk melakukan kegiatan-kegiatan ringan, diselingi dengan lontar cerita dengan orang di sekeliling kita, setidaknya begitu menurut kami. Beruntung kali ini kita mendapatkan kesempatan untuk sedikit berbincang dengan seseorang pelukis yang karya nya dapat merepresentasikan senja, penggunaan warna yang sejuk, garis-garis tipis di tiap karya yang menjadikanya lebih hidup, terkesan simple namun penuh makna, membuat gambar nya begitu nyaman, sejuk, adem, teduh, ok cukup, sepertinya akan lebih menarik jika kita berbincang dan mengenal lebih dalam dengan pelukisnya. Let’s go!

Screen Shot 2016-10-05 at 9.48.16 AM

Halo, sebelum masuk mulai ke pertanyaan nya, bisa perkenalkan dan ceritain tentang diri kamu?
Halo! Aku Alif, mahasiswi Performing Arts tapi sukanya gambar.

Lagi ada kesibukan apa sekarang-sekarang ini?
Sekarang lagi berusaha menyelesaikan revisian skripsi sama ngewujudin mimpi yang belum kesampean aja hehehe.

Sejak kapan sih kamu mulai menggambar?
Kalo mulai gambar, udah dari kecil, sejak ayah bawain krayon, TK kali ya? ahaha. Tapi mulai rutin bangetnya sekitar tahun-tahun 2012 waktu lulus SMA.

Latar belakang apa yang membuat kamu saat itu merasa kalo menggambar adalah hobi kamu seperti, “nah! ini hobi gue” ?
Hahahaha, sebenernya hobiku tuh bukan gambar! Jadi, pada dasarnya aku suka banget curhat, entah karena ada yang lagi aku suka, ada yang aku sebelin, atau sekedar nyeritain hal yang pengen aku sampein ke orang lain tapi ngga berani. Dari situ lah akhirnya aku suka gambar. Gambar itu semacam media pengumbar perasaan buat aku. Plus adanya dukungan media sosial yang memfasilitasiku untuk membagikan gambar-gambar itu ke seluruh dunia, jadi, apa yang aku ceritain lewat gambar, bisa aja diliat sama orang yang aku diem-diem tuju dan kalau orangnya liat, secara nggak sadar, dia udah nerima pesan yang ngga berani kusampaikan langsung. Makanya, kebanyakan yang aku gambar adalah potret wajah, ya, karena emang aku lagi ngomongin orang :p

Screen Shot 2016-10-05 at 11.05.56 AM

Apa yang menjadi inspirasi kamu dalam menggambar?
Kesedihan. Sebenernya yang jadi inspirasiku itu macem-macem sih, kayak lagu, puisi, potongan dialog film, bahkan obrolan-obrolan kecil yang menarik juga jadi sumber inspirasiku.
Tapi, rasa sedih adalah yang paling powerful menurutku, soalnya waktu sedih kayak langsung tau mau dengerin lagu apa, mau nonton apa, dan dialog-dialog menarik dari orang sekitar secara otomatis ke-recall. Setiap ngerasa sedih, untuk aku menginterpretasikan sesuatu jadi gambar udah yang paling cepet dan paling nyampe deh pokoknya.

Kalo misalnya gambar kamu dijadikan genre sebuah musik, kira-kira genre musik apa dan kenapa memilih genre itu?
JPop kali ya? ahaha, sebenernya ngga gitu banyak denger musik bergenre ini, tapi acuanku ke 48 group di mana musik yang mereka bawain tuh kadang gitu-gitu aja dan buat yang ngga biasa mungkin bikin pusing dengernya, udah gitu dibawain sama cewe-cewe yang dikonsep lucu sambil joget rame-rame gitu kan, tapi, sebenernya kalo dibaca sungguh-sungguh lirik lagunya, mereka tuh nyeritain suatu hal dengan sangat detail, latar waktu, tempat, sosok orang yang dibicarain tuh jelas kayak gimana. Singkatnya, orang-orang lebih fokus ke siapa yang bawain dari pada ke isi lagunya lah.

Gambarku kurang lebih seperti itu, polanya gitu-gitu aja, bentukannya terkesan lucu atau bahkan kesannya cemen banget kan cuma basic shape bulet titik, dll hahaha. Tapi, seringkali cerita dibaliknya ngga selucu itu. Kalo yang baru-baru liat mungkin cuma akan sekedar nikmatin bentuknya aja, sekalipun ada deskripsi langsung di captionnya mungkin ngga akan terlalu diperhatiin, tapi sebenernya setiap gambarku (yang bukan request) mengandung cerita yang kucoba sampaikan se-jelas mungkin dan jarang yang perhatiin itu.

20150925_220317

Punya artist favorit? kenapa suka dia?
Pasti! Tapi ada banyak nih, harus disebutin engga?
Intinya, aku suka mereka karena karyanya bagus (udah pasti lah ya), selain itu personality mereka semuanya menyenangkan, aku suka cara mereka bercerita dan apa yang mereka ceritakan:)
Kalau harus disebutin dan dideskripsiin satu-satu…

Dari Indonesia ada Eugenia Clara dan Ryan Adriandhy, aku tau mereka dari instagram, karya mereka selalu ada ceritanya, selain visualnya yang emang cantik banget, mereka selalu melengkapi itu dengan caption yang dikemas dengan sangat puitis. Mereka sama-sama ngangkat pengalaman pribadi sih, tapi walaupun ngga kenal sama sekali, rasanya menyenangkan nikmatin karya mereka. Kalo di musik ada istilah easy-listening, nah, mereka semacam itu.

Ada juga Dias Agatha, idola pertamaku waktu awal mulai rutin menggambar. Kalau diperhatikan, style gambarku banyak dipengarui Mbak Dias ini. Karena, waktu awal belajar dulu memang suka banget lihat gambarnya Mbak Dias, akhirnya jadi nyoba ngikutin sampe tools-nya juga, dulu aku sempet ikutan gambar pakai spidol biar kayak si-mbaknya hehe. Ditambah lagi, Mbak Dias ini termasuk yang pertama kali ngasih aku semangat untuk terus latihan. Sampai hari ini aku selalu suka karya-karyanya Mbak Dias!

Dari negeri seberang ada om Peter H. Reynolds, beliau ini ilustrator buku anak-anak. Beliau juga menulis buku sendiri, salah satunya berjudul The Dot. Di buku inilah aku jatuh cinta. Beliau bercerita tentang seorang anak yang merasa tidak bisa menggambar sampai suatu hari gurunya meminta dia untuk membuat sebuah titik lalu menandatanganinya seakan itu adalah sebuah karya seni. Dan memang, walaupun hanya titik, tetap, itu adalah sebuah karya. Di akhir cerita anak yang menjadi tokoh utama itu akhirnya tidak pernah berhenti melukis titik, ia menghasilkan berbagai rupa titik yang indan dan memamerkannya di sebuah pameran. Pesannya sangat kuat.

Style om Peter ini juga sangat menarik. Karakter-karakter yang kelihatannya mudah digambar (padahal mah engga) dan warna-warna pilihannya yang enak banget diliat.Gambarnya selalu sederhana dan ceria. Setiap lihat karya-karyanya jadi pengen latihan. He’s my hero!

Nampaknya kamu suka dengan hasil-hasil karya dari Studio Ghibli, apakah Ghibli punya andil juga dalam hasil karya kamu?
Betuuul! Aku suka karakter-karakter garapan Studio Ghibli, terutama yang bentuknya kayak Ponyo, Jiji-nya Kiki’s Delivery Service, makhluk-makhluk di Spirited Away, dan pastinya Totoro. Sedikit banyak, Ghibli punya andil dalam memperkaya referensiku akan warna-warna dan bentuk-bentuk unik yang mereka buat. Selain itu, tokoh kenamaannya, Hayao Miyazaki juga ikut menginspirasi aku dari bagaimana beliau bertindak sebagai sutradara. Apa aja yang beliau lakuin sebelum meng-approve semua draft animasi yang udah dibuat, apa aja yang jadi pertimbangan beliau, dan hal-hal semacam itu. Ghibli mengajarkanku menghargai detail dan passion.

Kalau kamu punya kesempatan untuk kolaborasi, kamu bakal milih siapa untuk kolaborasi sama kamu?
Ngga ada nama spesifik, tapi aku pengen banget kolaborasi sama anak-anak dan berbagai macam orang yang basicnya bukan perupa.
Tapi, kalo cuma boleh pilih satu, aku pilih anak-anak.

S__93929504

Punya impian untuk punya pameran sendiri?
Kalo literally sendiri belum, ngga tau kalau akan. Tapi, kalo pameran kolaborasi, punya bangettttt!

Oke pertanyaan terakhir, ada pesan atau qoutes yang mau disampaikan dari menjalankan hobi atau passion?
Waduh, do what you like passionately! :p

Tak lengkap tampaknya jika kita tidak melihat proses Alif menggambar, yuk mazzers tonton video bagaimana Alif menciptakan karya-seninya. Selamat menikmati.

What is your favorite destination? : #nothingtolose

What is your favorite destination? : #nothingtolose

This is one of the most asked question amongst flight crew, beside ‘where are you from?’ and ‘where do you live?’
“London!” -It’s always London and maybe will always be London.

London adalah kota pertama yang membuat saya percaya bahwa saya bisa berjalan sendiri, dengan modal hanya selembar peta dan bahasa inggris yang seadanya di kota yang benar-benar asing dan besar.

Saya ingat hari itu, tanggal 29 Juni 2014, setelah sarapan pagi, sekitar pukul 10 waktu setempat saya memulai perjalanan. Lokasi hotel tempat saya menginap cukup jauh dari kota, dan untuk pergi ke kota saya harus naik bus ke metro station, kemudian harus melanjutkan perjalanan dengan metro ke tengah kota.

20140629_121611

“Okay, easy, Rasella. Picadilly Line to Green Park Station, then walk few minutes, you’ll see Buckinghan Palace, and we’ll take it from there to go to other places.” that was what i said to myself while sitting on bus to metro station. And i was right, it wasn’t that hard to go all alone. So there goes my trip, Buckingham Palace, Big Ben, River Thames and the phenomenal London Eye. From here, I went to see Tower of London, then Tower Bridge and The Shard. One last hop on public bus and I was in the heart of the Oxford Street for some small shopping.

20140629_170241

Cuaca di london kadang bisa menjadi misteri ilahi (bukan lagu). Bisa jadi hangat dan cerah dengan matahari, ada juga kemungkinan angin sore di London menjadi dingin dan bahkan sering hujan. Jadi, haruslah melihat weather forecast sebelum pergi dan bawa jaket atau cardigan, eh.. jangan lupa juga bawa payung!

20140629_130438

Pro Tip: if you keep on walking from the front gate of Buckingham Palace, you’ll see a beautiful city park called St. James Park, keep on walking straight and out, and Big Ben will be right in front of your eye. Beautiful!
Pro Tip 2: if you go early enough in the morning, you’ll get to see the Changing of the Guards in Buckingham Palace, too. YAY!

20140629_131031

20140629_110613

Text/Photo : @rasellachan

Traveling with a Good Cause

Traveling with a Good Cause

Jalan jalan apa ya yang bukan sekedar jalan jalan? Banyak yang bertanya. Nina Tanzil mungkin bisa jadi inspirasi kamu untuk jalan jalan dengan kemanusiaan. Kegiatan yang menyenangkan dicampur dengan kegiatan edukatif.

home_beach_1200px

pulau_komodo_island_landscape_travel_sparks-1024x675-1

Memberikan waktu kamu untuk banyak orang juga bisa menjadi kegiatan jalan jalan. Travel Sparks membawa para traveler menjelajah bumi Indonesia Timur. Kegiatan dalam itinerary-nya bukan hanya mengunjungi tempat-tempat wisata keren, tapi juga berkunjung ke pemukiman penduduk lokal. Ikut menginap dan merasakan bagaimana berbaur dengan tradisi yang ada, ikut serta dalam upacara penyambutan dengan tarian-tarian daerah, snorkling di perairan dengan terumbu karang yang masih asri, menikmati sunset di pantai yang sepi, atau bahkan makan malam di atas kapal? Uh..

flores_pulau_komodo_trip_travel_sparks_1-1080x675

Caci_Dance_Pelangi_crop-768x512

Menjadi volunteer adalah yang akan kamu lakukan. Mengajar di Taman Bacaan Pelangi yang juga diprakarsai oleh Nina Tanzil. Mengajar membaca, atau misalnya bahasa asing kepada anak-anak lokal pastinya akan jadi pengalaman traveling yang nggak biasa. Apalagi yang kita lakukan ini bisa jadi mengangkat cita-cita dan mimpi anak-anak di daerah untuk bisa terus belajar dan berkarya.

volunteering

home_teaching_1200px

Nah mazzers, bisa nih untuk ide tanggal merah. Bukan hanya pergi ke tempat yang eksotis dan menambah teman, tapi juga dengan membawa misi yang baik!

 

photo : @nilatanzil/ travelsparks.co
text :@chazky

 

48 Jam di San Francisco : #nothingtolose

48 Jam di San Francisco : #nothingtolose

If you’re going to San Francisco
Be sure to wear some flowers in your hair
If you’re going to San Francisco
You’re gonna meet some gentle people there…

Lagu yang di populerkan oleh Scott McKenzie ini terus terngiang dikepala saya sepanjang penerbangan panjang menuju San Francisco. Ini bukan kali pertama saya ke San Francisco, namu saya masih belum puas mengunjungi kota cantik ini, masih ada semangat membara untuk berjalan sepanjang Pier 1 sampai Pier 39 dan makan siang di Fisherman Wharf.

Perjalanan saya ke San Francisco kali ini terasa jauh lebih spesial karena 2 orang teman baik saya (namanya Kania dan Pia) dari perusahaan penerbangan tempat saya bekerja dulu juga di roster ke San Francisco. Layover kami sama-sama 48 jam dan kami sepakat untuk bertemu dan jalan-jalan ke kota bersama. Ini membuat San Francisco menjadi destinasi favorit saya yang ketiga.

IMG_2077

IMG_2126

Tujuan kami hari ini adalah Pier 39, Fisherman Wharf, Alcatraz, dan tentunya si jembatan merah The Golden Gate Bridge yang menjadi fenomena kota San Francisco. Saya dan kedua teman memutuskan untuk bertemu di bandara dengan pertimbangan bahwa kami harus naik kereta ke Union Square (tengah kota, tidak jauh dari Pier 1).

Akhirnya setelah sambung menyambung bus, kereta, jalan kaki, bus dan entah apa lagi, kami tiba di tengah kota dan kami berhasil ke Pier 39 dan Golden Gate Birdge tanpa nyasar, okay, nyasar sedikit…. Okay, banyak nyasar nya. It is very beautiful but its pretty challenging to get around without car.

IMG_2375

IMG_2191

An African Proverb says, “If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together”. This is truest true, I wouldn’t make it to the bridge if I was there alone without my besties. Good weather, good company, good city, I absolutely had a good day. Kami memutuskan untuk makan siang di Fisherman Wharf sebelum melanjutkan perjalanan ke Golden Gate. Ada beberapa alternatif transportasi yang bisa kami pilih, diantara nya sepeda, public bus, hop on-hop off bus, dan taksi.

We sticked to public bus. It was quite a long drive, but we made it! Segala letih dan kepusingan naik bus hilang seketika saat kami melihat Golden Gate Bridge berdiri gagah didepan mata, kami pun sibuk melompat setelah nya.

IMG_2534

IMG_2453

Text/Photo : @rasellachan

My Playing Comes From My Heart

My Playing Comes From My Heart

We all know now who Joey Alexander is. Belajar bermain piano sejak umur 6 tahun dan kini mendapat dua nominasi Grammys Award. “My playing comes from my heart, not from technique or anything. It’s from the heart” adalah kata kata dari Joey yang mungkin dapat menginspirasi kita dalam beberapa cuplikan di youtube.com ini.

Buat kamu yang berusaha di musik seperti Joey, tetap semangat dan terus berusaha! We got your back mazzers!

Video : CNN & The GRAMMYs

Gregory Masouras – The guy behind #AminationInReality

Gregory Masouras – The guy behind #AminationInReality

12317614_876478629139127_1191139589_n

Jika kamu adalah penggemar Disney dan Fashion, akun instagram @greg_gr patut berada di timeline mazzers. Gregory Masouras sang pemilik akun seketika menjadi sensasi luar biasa berkat gambar-gambar yang diunggah. Greg adalah seorang design graphic muda berusia 22 tahun. Dirinya membuat graphic gambar sejak tahun lalu berkat dukungan dari teman-temannya, Gregory Masouras mengkolaborasikan gambar ‘high fashion’ dengan Disney princesses dan karakter lainnya. Tak disangka bahwa apa yang ia lakukan mendapat tanggapan baik / positif di sosial media. Greg pun membuat hashtag khusus #AnimationInReality sebagai ciri khas post di akun-nya.

This-Balmain-ad-puts-Aurora-as-Gigi-Hadid-and-Jasmine-as-her-sister-Bella-598x395

917889_928818377201757_317476110_n
Kini Gregory Masouras telah membuat lima konsep animasi. Yang pertama adalah Populer Animasi yaitu di tempat-tempat populer di Athena, yang kedua adalah animasi dengan pakaian desainer bermerek, yang ketiga adalah Animasi menggantikan aktor dari adegan legendaris bioskop, keempat adalah bahwa penyanyi populer dengan pakaian animasi dan di konsep kelima, Greg menamakannya “It’s your Turn“, Greg meminta followers-nya untuk mengirim foto-foto yang telah mereka ambil, foto tempat favorit dari mana mereka memilih untuk mengintegrasikan ke dalam kartun favorit mereka. Lalu ia akan memilih foto dari followers-nya dan membuat animasi dengan disney princesses atau karakter lain. Mazzers bisa coba loh kirim gambar ke akun @greg_gr siapa tau Greg memilih foto yang dikirimkan Mazzers untuk diedit!

103639235-416ab063-0596-4e1a-8bd9-1bf1babdb3b7

103639689-fd68cd69-d8d8-4c74-bf4e-6b3753a7e333

 

Photos: @greg_gr

 

Lady Gaga Menang Golden Globes 2016

Lady Gaga Menang Golden Globes 2016

lady-gaga-win-inline-0bf133f0-2c2b-4a01-9245-a441b980271cSudah banyak yang bertanya dimana keberadaan Lady Gaga? Gaga tidak menghilang, sang Mother Monster kembali dengan prestasi gemilang di awal tahun 2016. Lady Gaga datang menghadiri acara bergengsi Golden Globes Awards 2016. Dirinya masuk dalam nominsai Best Actress in a Limited Series or TV Movie karena aktingnya dalam membintangi serial American Horror Story: Hotel, sebagai vampire berusia 115 tahun dan pecandu obat-obatan. Totalitas sang aktris berusia 28 tahun ini menghantarkan dirinya menjadi pemenang Best Actress in a Limited Series of TV Movie. Ini pertama kalinya Lady Gaga menghadiri Golden Globes, pertama kali masuk nominasi dan langsung memenangkan awards. 596862121JF00269_73rd_Annua

Malam itu Gaga terlihat sangat anggun dengan balutan Versace bodycon drop shoulder gown berwarna hitam dengan rambut pendek keriting ala Marilyn Monroe. Lady Gaga yang lebih dulu dikenal sebagai penyanyi itu mengucapkan terima kasih kepada Ryan Murphy dan artis lainnya, termasuk Matt Bomer, Angela Bassett dan Chloe Sevigny. “Saya ingin menjadi seorang aktris sebelum menjadi seorang penyanyi, tapi musik yang pertama saya kerjakan,” ujar Gaga, dalam speech-nya diatas panggung ketika menerima penghargaan Golden Globes 2016 di LA Beverly Hilton Hotel, Amerika Serikat, Senin (11/1/2016).

photos: Jason Merritt/Getty Images

Alin x Alympu

Alin x Alympu

Hobi dengan mainan itu beragam mazzers, daripada jadiin orang mainan kan (…huu). Tapi kalau ini, bukan lagi mengoleksi tapi memproduksi sendiri mainannya yang berupa standing figure dengan brand Alympu.

alin3

alin1

Fadlin, nama aslinya, sejak tahun 2010 mulai mengumpulkan kit-bash, mainan model yang bisa di custom-design, dengan ukuran 1:6. Fadlin atau Alin menyukai tema-tema post apocalypse lalu mulai berimajinasi tentang sebuah kisah zombie fighters dengan unsur chemical vivo genetic (or perhaps, mutation). Akhirnya mulai tahun 2011, line up zombie squad versi Alympu pun diproduksi secara bertahap hingga sekarang.

Figur yang di produksi Alympu dibuat dengan teknik hand painting. Bahkan untuk kostum, Alympu menjahit sendiri supaya figur yang dihasilnya benar-benar sesuai dengan apa yang diinginkannya. Workshop sederhana dilakukan di kamarnya sendiri dan teras rumah, mereka adalah tempat penting untuk Alympu mengolah kreatifitasnya.

P1020317

P1020315

12106763_905934729503375_4768927729057454507_n

Hingga kini, standing figure Alympu sudah lebih dari 20 figur. Figur tersebut ikut dalam lebih dari 10 pameran dan banyak yang terjual dengan kisaran harga 2 sampai 4 juta rupiah. Kenapa mahal? oya jelas karena limited. Menurut Alympu, effort yang dikeluarkan akan terbayar dengan orang lain menyukai, menerima dan menghargai karyanya.

P1020316

Mazzers ada yang punya hobby serupa?

alin2

Text : @chazky
Photo : @sevencrow , @alympu, @andreashumala

Sundown in Seychelles : #nothingtolose

Sundown in Seychelles : #nothingtolose

Rasella’s signing in! 😀

Menyambung postingan terakhir tentang “my most favorite layover“, I have Seychelles on number two.

Sebelum bergabung dengan Emirates, saya bahkan tidak tahu bahwa ada sebuah negara kepulauan di samudera Hindia, sekitar 1.600km sebelah timur dari daratan Afrika, dan sebelah timur laut Madagaskar bernama Seychelles. (I highly recommend you guys to go on google right now and type Seychelles on the search bar, you’ll be amazed to see clear blue sea, bright sky with puffy clouds on your screen).

sun goes down

Yes mazzers, it is that amazing. Flight ini saya dapatkan dengan ‘cuma-cuma’. Salah seorang kru menawarkan menukar hari libur saya dengan flight ini, of course, I accepted it straight away. Destinasi ini banyak ditunggu oleh kru-kru karena terkenal dengan keindahannya. Layover-nya sangat disayangkan terlalu singkat. Sebelumnya bisa mencapai 30 jam, namun sekarang hanya 16 jam dan 13 jam karena alasan operasional.

Untung waktu terbangnya tergolong sangat singkat, sekitar 4 jam per sektor. Penumpang nya baik-baik dan tidak banyak menuntut karena kebanyakan adalah wisatwan yang pergi untuk berbulan madu. Akomodasi yang disediakan untuk Seyschelles biasanya adalah sebuah resort yang memiliki beberapa pantai pribadi khusus untuk tamu resort tersebut. I know I am so beyond lucky and blessed…

IMG_5849

The famous island swing

Alright, so we stepped out of the plane and walked to the airport. Its a tiny airport, typical island airport and it took us 1 hour drive by bus to reach the resort. Total waktu layover yang tersisa hanya sekitar 13 jam saat kami tiba di resort. Untungnya, saya terbang dengan kru yang ‘siap tempur’, tiba di resort, ganti baju, dan langsung sunbathing ke pantai. We had real island coconut water and watched sunset, and we played swings too.. It was seriously beautiful…! Acara layover kami ditutup dengan barbercue di pinggir pantai dengan musik lokal dan berjalan tanpa alas sampai kamar.

barbercue by the beach

Seychelles is a real piece of paradise, and I could just thank God for making me see this heavenly beauty. If you’re thinking of going on relaxing holiday, away from the big city noises, maybe you should consider Seyschelles. I guarantee you won’t regret it 😀

IMG_6213

Text/Photo : @rasellachan

Wendy Marc : Original Composing and Influenced by R&B Artist

Wendy Marc : Original Composing and Influenced by R&B Artist

Kolaborasi adalah hal yang menyenangkan saat membuat suatu karya, apapun. Tapi, membuat karya orisinil milik sendiri dan sesuai dengan apa yang kita mau itu memiliki kelebihan tersendiri. Hal ini yang memotivasi solo artist, penyanyi, dan komposer Wendy Marc. Walaupun baru muncul di industri musik, mazzeup yakin semua musisi memiliki tujuan dan perjuangan unik masing masing. All we have to do is know them, and see it for ourselves.

social media (3)

Terpengaruh banyak oleh Beyonce, Usher, Glenn Fredly dan Agnes Mo. Wendy Marc berjuang di industri musik secara indie, catch the updates on his instagram @wendy_marc. O ya, musiknya sudah bisa kamu unduh di iTunes lhoo.

7A118709-80C7-42CB-9F40-6C32A6FCF0A2

IMG_2232

Performing at LSPR Got Talent 2015 :

Original Song “Faded”:

https://www.youtube.com/watch?v=sTQ7JkcAxs4

 

Photo & Video : @wendy_marc

Fashion Blogging Startup by Jennifer Bachdim

Fashion Blogging Startup by Jennifer Bachdim

Siang itu matahari bersinar dan sentuhan angin berhembus menyapa para fashionista kota Jakarta yang melangkahkan kaki ke event fashion paling bergengsi di negeri yaitu Jakarta Fashion Week 2016. Berlokasi di daerah Senayan dengan melibatkan lokal dan internasional designer yang mempresentasikan hasil karya busana rancangannya. Seperti yang terjadi setiap tahun, tepuk tangan dari para penonton selalu menutup akhir dari peragaan busana sang designer.

Terlihat dari kejauhan seorang wanita berambut platinum blonde, memakai pakaian serba putih dilengkapi dengan sport hat seperti topi tennis yang sesekali menengok kanan dan kiri sambil menunggu rekannya datang. Cheerful, humble and lovable person. That just few things you have to know about Jennifer Bachdim, a beautiful mother who loves fashion. Mazzeup.com sempat berbincang-bincang dengan Jennifer Bachdim sebelum masuk menonton fashion show di Jakarta Fashion Week 2016 Jennifer tidak hanya berbicara mengenai dirinya dan fashion, the rissing superblogger ini juga memberikan tips and trick “How to Blog” untuk kalian yang ingin merintis karir di dunia digital sebagai blogger!

P1040202

More of her : jenniferbachdim.com

Heidi Klum “The Queen of Halloween”

Heidi Klum “The Queen of Halloween”

heidi-klum-halloweenHalloween memang sudah lewat Mazzers, tapi gak ada salahnya dong mengintip bagaimana kostum selebriti ketika datang ke pesta Halloween? Kini Halloween tidak lagi menjadi sebuh pesta kostum yang menyeramkan melainkan menjadi perta kostum yang menyenangkan. Mazzeup.com kali ini sangat tertarik untuk membahas kostum dari Heidi Klum yang dinobatkan sebagai “The Queen of Halloween”. Totalitas Heidi Klum patut diacungkan 2 jempol sekaligus. Model asal Jerman ini selalu “niat” dalam mempersiapkan kostum Halloween.

87765359
87765356

Persiapan Heidi Klum tahun ini sangat matang, sang supermodel bertransformasi menjadi Jessica Rabbit. Heidi pun mengungkapkan “I start thinking of ideas months before Halloween, and I have an amazing team who makes the impossible possible. I don’t really have a system for picking my costume each year, they just kind of come to me. It’s definitely not a last-minute decision. It takes months of preparation.”

Kehadiran Heidi memang selalu ditunggu pada acara Halloween Party setiap tahunnya. Kira-kira beginilah penampilan “out of the box” Heidi Klum dari tahun ke tahun setiap Halloween. Tak salah dirinya dinobatkan sebagai The Queen of Halloween. Nah, mungkin ini bisa jadi inspirasi buat pesta kostum buat mazzers! Tahun depan Heidi Klum bakal jadi apa yah?

[flickr_set id=”72157660705701571″]

Images source:
www.brunchnews.com
http://www.nydailynews.com/

European Beauty and The Big Apple : #nothingtolose

European Beauty and The Big Apple : #nothingtolose

Hi mazzers! Rasella‘s signing in.

I just came back from Orlando, Florida. Orlando is definetely on my “most favorite layover” lists. Di usia terbang yang baru seumur jagung ini, saya punya 4 destinasi layover ter-favorite dengan beragam alasan; karena kru nya seru, karena kota nya indah, karena objek wisata nya menarik, karena ada teman di kota tersebut dan lainnya.

20150401_133338

Milan-New York ada di urutan pertama. Ini adalah salah satu rute multisektor terbaik yang dimiliki Emirates. Rute nya dimulai dari Dubai ke Milan. Flight time sekitar 6 jam 20 menit, dan layover 24 jam di Milan, kalau lagi winter di Milan, layover nya 48 jam! –can you imagine?!. Kemudian, dari Milan ke New York flight time nya sekitar 8 jam 30 menit and yes, it’s 24 hours in New York. Lalu dari New York ke Milan, and guess what… another 24 hours layover in Milan. And last sector is Milan to Dubai.

Trip ini memakan waktu 5 hari dari awal berangkat sampai tiba lagi di Dubai. Selama trip ini kita bekerja dengan kru yang sama, jadi punya kru yang seru dan klik dengan kita sangat vital dalam trip multisector seperti ini. Kru saya di Economy class hari ini datang dari berbagai negara; Egypt, Canada, Romania, Brazil, Filipina, dan lainnya.

20150402_224114

Selama perjalanan ini saya berteman baik dengan Gabi, Nicoleta dan Mahmoud. Berempat kami mengelilingi kota Milan dan menjelajah New York. Di Milan kami mengunjungi gereja Cathedral (dalam bahasa Italia disebut Duomo di Milano) yang berada tepat di jantung kota Milan. Pictures, selfies, giggles, Italian dinner (I mean, pasta and pizza :p) and of course gelato for dessert. We had an amazing time in Milan.

IMG-20150405-WA0006

IMG-20150403-WA0022

Di New York kami memutuskan untuk melihat Patung Liberty dan jalan-jalan ke tengah kota New York, Times Square. Perjalanan dimulai pagi hari dari hotel, kami harus jalan beberapa blok ke Metro Station dan setelahnya masih harus naik kapal -semacam boat tour. Saya tidak ingat pasti apa saja yang kami lihat, tapi saya yakin melihat patung Liberty yang terkenal itu ada di depan mata saya. Its so.. wow!

20150401_120237

20150401_115746

Both Milan and New York was amazing. Milan with its European beauty and New York with its big city beauty. This Milan-New York trip is on top of my list because the people I met along the way has made this trip so.. so special. Almost on every briefing I heard my purser says, happy crew makes happy customers, and it’s really true. Because when you happy and you smile, the world smiles back at you! Stay happy mazzers.

Text/Photo : @rasellachan

Visualisasi Mimpi Jati Putra

Visualisasi Mimpi Jati Putra

Seorang visual artist membutuhkan imajinasi tinggi. Dirinya bisa mengekspresikan isi hati, isi kepala dan nalurinya ke dalam sebuah karya. Apa ya rasanya, ketika karya yang kita buat ternyata bisa menyentuh dan dinikmati oleh banyak orang?

Kali ini, Mazzeup.com berkesempatan untuk ngobrol-ngobrol dengan Jati Putra, seorang visual artist di social media Instagram. Berikut adalah wawancara mazzeup (M) dengan Jati Putra (JP).

jati_putra

M: Kak Jati, Boleh jelaskan mengenai konsep karya yang diangkat dalam karya-karya yang ada di instagramnya?
JP: Konsepnya sih sebenernya saya hanya ingin membuat sesuatu yang benar-benar diluar nalar tapi dengan visual yang menarik. Ada beberapa dari karya saya bertema seperti yang terjadi di film Inception-nya Christoper Nolan, I’m a big fan of his movies, terutama Inception.

jati_putra3

M: Mulai dari mana sih, kok bisa membuat karya seperti sekarang ini?
JP: Mungkin ini hal yang aneh (atau biasa?), karena saya seorang Graphic Designer tetapi saya tidak ahli dalam hal menggambar manual untuk berkarya. Walaupun begitu, saya bisa menggambar (meskipun tidak bagus-bagus banget, hehe) tetapi lebih ke ilustrasi digital, yang prosesnya menggunakan pen tablet. Dari kelemahan saya yang tidak ahli dalam hal menggambar tersebut, saya mendapati passion saya di digital imaging.

Mulai dari situ saya mencari-cari referensi apa yang menarik untuk saya bikin. dan akhirnya saya menemukan sebuah style yaitu digital collage art. Digital collage art adalah sebuah karya yang prosesnya dengan mengumpulkan beberapa gambar/foto, lalu di croping, dan disatukan menjadi sebuah karya yang memiliki arti atau cerita tersendiri.

M: Apasih pesan yang ingin disampaikan dalam karya-karya Kak Jati?
JP: Hmm, tidak ada pesan khusus sebenarnya. saya bikin karya tersebut dalam rangka mengisi waktu luang dan dalam rangka refreshing pikiran saya, karena dengan membuat karya seperti ini, saya bisa bereksplorasi secara liar.

jati_putra1

M: Apa sih seneng dan tantangannya membuat karya seperti ini?
JP: Senangnya, saya bisa menumpahkan ide-ide saya yang tidak masuk diakal, haha.
Tantangannya, mencari ide untuk membuat karya tersebut.

M: Menurut Kak Jati, karya yang mana sih yang paling “seru”?
JP: Menurut saya pribadi, semua karya yang saya bikin seru semua kok. Mungkin para penikmat karya saya yang lebih bisa menilai yang mana yang paling seru, haha.

jati_putra7

M: Bagaimana tanggapan mas Jati mengenai apresiasi seni dengan aliran surreal di Indonesia?
JP: Menurut saya, para seniman-seniman maupun desainer dari Indonesia sangat banyak yang suka dan menggeluti style surealisme. tidak tau ya, mungkin karena memang style ini sangat menarik sekaligus penuh tantangan untuk membuatnya.

jati_putra4

M: Soal Social Media nih, Sekarang kan followers nya udah sampai 30K dan masih jalan terus, apa sih rasanya?
JP: Rasanya ya ngga nyangka aja sih, ternyata banyak juga yang senang dengan karya-karya saya. padahal awalnya hanya untuk iseng-iseng saja untuk membuat karya ini, dan ternyata karya saya menjadi viral di social media.

M: Gimana Kak Jati bisa keep followers yang udah ada dan attract followers yang baru?
JP: Hmm, ya saya sebisa mungkin akan terus memposting karya-karya saya sesering mungkin, dan untuk attract followers yang baru biasanya ada beberapa media dan akun Instagram lain yang mem-feature karya saya sehingga menjadi viral.

M: Selain di Instagram, karyanya di pasang dimana lagi? mungkin pameran?
JP: Untuk saat ini, karya-karya saya hanya saya publish lewat Instagram saja. karena awalnya memang hanya untuk mengisi waktu luang saja membuat karya ini.

A single dream is more powerful than a thousand realities – J.R.R Tolkien.

So, dreaming is #nothingtolose
jati_putra2

[flickr_set id=”72157657573579744″]

Follow for more : @jatiputra

The Desert’s Dessert : #nothingtolose

The Desert’s Dessert : #nothingtolose

We believe what we tell ourselves – Zig Ziglar. Ini adalah salah satu quotes yang memotivasi saya untuk melakukan hal-hal yang saya pikir saya tidak bisa lakukan. Salah satu nya adalah pindah dari satu maskapai ke maskapai lain dan tinggal jauh dari rumah. Setelah satu tahun terbang untuk maskapai negeri ginseng, saya mencoba peruntungan dan memasukan CV ke Emirates airlines saat maskapai ini mengadakan rekrutmen di Jakarta.

masa-masa training, posing with Paige from Barbados

I remember that day I saw so many potentials people to be hired and thinking that my chances were really small but I won’t give up, and I kept on telling myself, “you can make it and nothing will ever stop you!” Proses rekrutmen di Emirates tergolong cukup simple, total waktu yang diperlukan untuk sampai ke final interview hanya 2 hari, but then once you finish your final interview you might need to wait up to 6 weeks until the golden call. OMG… I know. I know…

The Desert's Dessert

Maskapai yang dulu dan yang sekarang sangat berbeda dari segala aspek. Cara kerja, destinasi sampai service yang ada di pesawat. Sangat sulit untuk memilih mana yang saya sukai karena kedua nya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan nya masing-masing. I have so many more stories to tell you guys, so stay tuned and i’ll be back shortly! Gonna pack my stuffs and off to Orlando. Puff! Kisses from the desert.

Peace and Travel a lot!

Text/Photo : @rasellachan

Faith in Flight : #nothingtolose

Faith in Flight : #nothingtolose

Mei 1998. Pertama kali saya naik pesawat terbang dan pertama kali saya tahu bahwa ada orang-orang yang bekerja di dalam pesawat. Mereka di sebut awak kabin, atau pramugari/a. Pekerjaannya terlihat mudah. Senyum, berjalan di lorong kabin, membagikan makanan dan minuman dan ngobrol dengan penumpang. Itu yang ada di kepala saya sampai tahun 2013 tentang pekerjaan seorang awak kabin.

Tahun 2013 adalah titik dimana kehidupan saya berubah total. Saya baru selesai sidang S1, bahkan wisuda saja belum, namun beberapa minggu setelah saya selesai sidang, saya berangkat ke Negeri Ginseng untuk menjalani pelatihan awak kabin untuk salah satu maskapai penerbangan disana. Excited. Tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan perasaan saya saat itu.
Malam ini malam natal, dan saya harus bertugas. Penerbangan pertama! Perasaan saya tidak bisa di gambarkan. Takut, semangat, bingung, semua jadi satu. Takut terlihat bingung dan tidak tahu harus berbuat apa di pesawat, takut kalau di tanya penumpang saya tidak bisa jawab, tapi juga semangat karena saya akan ke Hawaii! Natal pertama di Hawaii.

Tipe pesawat yang saya gunakan adalah Boeing 747, ada crew rest compartment di pesawat ini, dan setiap airlines memiliki aturan masing-masing mengenai legal rest untuk awak kabin nya. Saya beruntung karena saya memiliki waktu istirahat di crew rest compartment karena waktu penerbangan saya tergolong cukup singkat.

Crew rest compartment (CRC) di setiap pesawat bentuk nya berbeda-beda, dan tidak semua pesawat menyediakan CRC. Pesawat kecil dengan 1 lorong (di sebut juga narrow body aircraft), biasanya tidak menyediakan CRC, namun kebanyakan pesawat 2 lorong (wide body aircraft) memiliki CRC. CRC biasa berisi ranjang susun untuk 8-10crew per break time. Ada masker oksigen dan juga lap belt di setiap ranjang. Rasanya cukup nyaman!

Saya belajar keras selama training, saya di latih untuk menjadi orang yang bisa di andalkan dalam keadaan yang paling buruk sekalipun. Saya adalah petugas keamanan yang menjamin keamanan di pesawat, yang memastikan tidak ada bom atau benda-benda berbahaya di pesawat.

Saya adalah paramedis yang harus tahu bagaimana cara melakukan CPR, yang harus tahu obat-obatan, yang harus tahu bagaimana proses persalinan. Saya adalah wikipedia yang kalau di tanya, “saat ini jam berapa di Honolulu?” saya harus bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan satu kali lirikan jam tangan.

Saya adalah petugas sosial yang memastikan bahwa penumpang-penumpang saya tidak mengalami dehidrasi dan tidak kelaparan selama penerbangan.

Penerbangan pertama saya ke Hawaii berjalan dengan lancar sampai tiba di Hawaii. Cuaca di Hawaii juga sangat cerah, membuat rasa lelah saya langsung hilang dan membangkitkan rasa semangat saya untuk jalan-jalan.


Masih banyak lagi peran yang harus saya mainkan saat pintu pesawat sudah di tutup, dan saya memilih untuk memainkan dan menikmati peran tersebut. Kamu tertarik pada dunia aviasi juga? Kamu mau jadi awak kabin juga? Kenapa tidak? ☺

Text/Photo : @rasellachan

Masdimboy, Si Komik Stripper

Masdimboy, Si Komik Stripper

[flickr_set id=”72157654356916320″]

Kalau dulu, komik adalah benda cetak yang pembacanya harus nunggu lama sampai si komik dipublish oleh percetakannya, tapi sekarang – di era serba internet ini, kalau mau baca komik bisa dari mana aja – Nggak cuman nunggu versi cetak tapi website dan social media juga menjadi sumber tempat kita bisa baca-baca komik.

Nah salah satu komik yang besar di social media adalah Masdimboy. Kalau mazzers belum tau, Masdimboy adalah komik strip karya Adimas Bayu yang karakternya adalah dirinya sendiri dengan cerita simple tapi super lucu!

Berikut adalah wawancara mazzeup (M) dengan Masdimboy (MD) alias Mas Dimas.

Masdimboy, Si Komik Stripper

M: Sejak kapan jadi Komik Stripper, kenapa?
MD: Awalnya sih blom bikin komikstrip. Mau bikinnya komik panjang. Tapi beberapa kali nyoba, karena ga siap tengan cerita panjang jadi sering gagal. Akhirnya sekitar tahun 2004-2005 an mulai bikin2 komikstrip. Ternyata nagih.. Jadilah keterusan sampe sekarang. Kenapa? Kenapa nggak?

M: Kenapa juga pakai karakter diri untuk jadi tokoh utamanya?
MD: Karakter diri sendiri kayaknya lebih bisa menyampaikan emosi komikusnya *skaliancurhatkadangkadang* selain itu dulu juga berkepercayaan bahwa karakter sendiri lebih bebas diapa2in tanpa ada yang dibuat tersinggung. -ga berlaku sekarang, toh sekarang pada akhirnya banyak karakter dari cerita lain yang dilibatkan di komikstrip yang mana potensial bikin ada pihak yg marah- dan lagi2, akhirnya keterusan sampe sekarang.

Masdimboy, Si Komik Stripper

M: Apa sih yang dibutuhkan seorang dimboy untuk mulai ngomik?
MD: Niat, diniat2in, semangat, disemangat2in, ide cerita, media gambar dan alat2nya, hati senang (ga senang juga gapapa sih), motivasi, pakean, celana, oksigen, dan hal2 lain yg terkait.

M: Apa yang memotivasi dimboy sampai bisa bikin komik sebanyak ini?
MD: Selagi masih dikasi umur dan kemampuan berkarya, kenapa nggak? Takut nanti kalo udah ga ada kesempatan, yang tersisa hanya penyesalan.

M: Inspirasinya dari mana? kenapa bisa lucu terus?
MD: Lucu itu relatif. Ada kok yg bilang ga lucu (tapi tetep baca, aneh) Tapi niatnya memang mengajak pembaca agar terhibur atau malah berfikir. Inspirasi biasanya dapet dari hasil obrolan sama teman2, bercanda, curhat, berita terkini, suara alam, suara hati, suara pikiran, bahkan ketika bersenda gurau dengan diri sendiri di alam bawah sadar di jam potensial bermimpi di waktu yg seharusnya dipake untuk tidur.

Masdimboy, Si Komik Stripper

M: Kan beberapa ada tuh humor sosial, apa sih tujuannya?
MD: Sederhana sih tujuannya, yauitu menyampaikan pesan. Pesan apaan? Beberapa karya saya pengen coba mengajak pembaca melihat segala sesuatu dari sisi lain. Kalo isu nya negatif, pengen ngajak buat ngeliat dari sudut pandang positif, begitu pula sebaliknya. Kadang juga cuman pengen kasiliat uneg2 aja sih menyikapi dan merespon kondisi sosial di sekitar kita. Tapi itu kadaang.

M: Apa sih arti komik buat dimboy?
MD: Komikstrip buat saya kaya nafas. Selagi masih bisa nafas ya bernafaslah. Nanti kalo udah ga ada oksigen, mau ngapain lagi coba?

M: Penting nggak sih jadi Hits? Tips dong untuk komikus pemula biar bisa ikut jadi hits juga..
MD: Hits? Buat apa? Itu mah nanti aja biar ngikutin kalo emang karyanya bagus. Bagus itu lagi2 relatif. Kadang gampang kadang susah. Banyakin karya dulu aja. Menyombonglah dengan cara berani memperlihatkan ke khalayak ramai. Minta masukan kritik dan saran. Didengerin kritik sarannya, dipelajari kekurangan2 nya. Nanti seiring dengan banyaknya karya dan banyaknya jam terbang akan kebentuk kok ‘kematangan’ karyanya. Nah, abis itu kalo emang pasarnya udah dapet dari hasil ‘nyombong’, kayanya yang disebut hits akan dateng sendiri deh. Intinya adalah, learning by doing aja kalo kata orang kebanyakan. The more you do, more you learn.

Chiara Ferragni “The Blonde Salad” Never Stops

Chiara Ferragni “The Blonde Salad” Never Stops

Kamu mau keliling dunia dan menghadiri acara pekan mode di berbagai fashionable city di keseharian kamu? Terbang dari Milan ke New York lanjut ke London lalu ke Paris hingga kembali lagi ke Milan untuk menghadiri undangan pagelaran fesyen dari brand-brand luxury sebagai VIP GUEST bisa jadi kenyataan dari Fashion Blogging, seperti fashion blogger cantik asal Italy yang tidak lupa untuk selalu mengabadikan moment-moment berharganya ketika datang ke pekan mode melalui blog yang memiliki ratusan ribu pengunjung setiap harinya dan instagram dengan followers lebih dari 3.6M (april 2015). Kolaborasi dengan brand-brand kelas atas pun kerap ia lakukan seperti Louis Vuitton, Moschino, Channel, Prada, Calvin Klein, dan masih banyak brand-brand lainnya. She is Chiara Ferragni!

copertina-sumpli-vola

Chiara membuat blog pada tahun 2009 untuk mengunggah gaya berpakaiannya sehari-hari dalam digital diary berbentuk blog. Percampuran formula fashion, style, travelling dan photography ia tuangakan dalam blog yang diberi nama The Blonde Salad. Siapa sangka hobinya tersebut mendapat tanggapan positif dari para pecinta fesyen dan pembaca blognya. Tak hanya mendapat sponsorship dari brand-brand kelas atas, ia juga sukses meraih pundi-pundi materi dan melahirkan segudang prestasi dari blog pribadi miliknya yang kini merambah menjadi sebuah majalah online. The Blonde Salad memiliki 11 orang sebagai team dalam mengembangkan fesyen blog-nya yang disebut TBS CREW.

Tercatat Pada Bulan Maret 2011, Chiara dinobatkan sebagai “One of the biggest breakout street-style stars of the year”, di tahun 2014 ia mejadi juri tamu di serial TV show Project Runway, menang dalam Bloglovin awards sebagai The Best Personal Style blog. Cool right?!! Chiara tidak hanya pandai mengolah bisnis fesyen blognya, perempuan kelahiran 27 tahun silam ini juga memiliki brand sepatu yang bernama ‘Chiara Ferragni Collections’, koleksi sepatunya tersebar di 25 negara dengan ciri khas design flirting eyes. Tidak cukup sampai disitu, wajah cantik Chiara juga kerap menghiasi sampul majalah-majalah fesyen internasional seperti Bazzar, Grazia, L’officiel, Marie Claire, VOGUE, dll.

PORTADAVOGUE

Chiara kembali mencatat sejarah di dunia fesyen sebagai fashion blogger pertama yang tampil di cover majalah VOGUE. Popularitas yang ia raih membuat Chiara menjadi fashion blogger dengan bayaran termahal di dunia. Mazzers bisa simak perjalanan seru Chiara keliling dunia dan penampilan fashionable di berbagai acara fesyen melalaui account instagram-nya @chiaraferragni dan hashtag #TheBlondeSaladNeverStops

Cover1
3U5A1195

Photo: The Blonde Salad