drink

Menikmati Kopi ala Belanda di Ibu Kota

Menikmati Kopi ala Belanda di Ibu Kota

“Coffee and friends can make a perfect blend”

Kalimat itu memang benar adanya, tapi apa pernah terpikir oleh kalian untuk mendapatkan sensasi baru selain perpaduan teman dan kopi? Mungkin, dengan budaya baru bisa menjadi sesuatu yang wah kali ini. Jika ingin menikmati kopi beserta kue manis bersama teman-teman dengan budaya berbeda, kalian bisa mengunjungi Goedkoop, warung kopi belanda yang berada di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

DSC00287

“A good day start with a good coffee”
begitu yang tertulis di Goedkoop ini. Goedkoop yang berarti “murah” ingin menyajikan cita rasa Belanda yang jarang kalian dapatkan ditempat lain dan tentunya dengan harga yang pas di kantong. Disini, tidak hanya makanannya saja yang “belanda”, tetapi dari interior tempat ini pun terlihat jelas. Perpaduan ornamen-ornamen Belanda dan Indonesia yang dengan kayu-kayunya menjadi satu pun tidak mengalahkan rasa dari makanan disini.

Tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi Pannekoek, Bitter Ballen, Poffertjes yang tersedia di menu Goedkoop. Selain makanan ringan, kalian juga dapat menikmati makanan berat yang tersedia dengan berbagai macam pilihan, mulai dari salad or soup, menu main course nya yang berisi steak juga bisa ditemukan disini juga.

Nah untuk kalian yang tertarik menikmati cita rasa yang baru bisa mengunjungi tempat ini bersama teman-teman kalian ya!

DSC00271

DSC00264

Betah di KROMA

Betah di KROMA

Have you ever been to a coffee shop, but feels like home? We actually found it –the homey atmosphere- at KROMA

Banyak yang bertanya – tanya, kenapa diberi nama KROMA? Ternyata suatu makna ‘mudah menyerap’ dari kata kromatin yang diambil sebagai identitas. Namun, menyerap seperti apa ya yang diinginkan KROMA?

Pada Sabtu sore tepat di hari kemerdekaan Indonesia yang ke 72, terbukalah secara resmi sebuah coffee shop yang sebenarnya malah terlihat seperti rumah. Kebetulan, tema dari #bukabeneran dari cafe KROMA adalah, #BetahDirumah dan memang selama kami disana, kami merasa ‘betah’ terutama karena suasananya yang homey dan para penggagas KROMA, Edward Gautama, Evelyn Gasman, Dinar Yuni Angelita dan Dimas Danang Suryonegoro yang sangat friendly.

DSC00880

Ketika baru masuk KROMA, kami sudah ‘disambut’ dengan suasana Kijen (Kitchen) yang dipenuhi cupcakes dan kami juga ‘disambut’ oleh wangi kopi khas KROMA dari Kaffe (Cafe). Berbagai pilihan minuman seperti, Kopi Susu Rumah, Kopi Coklat Rumah, Kopi Hitam Rumah, dan Susu Coklat Rumah (semua tersedia dalam panas dan dingin), bisa kamu pilih utk dinikmati ketika kamu mampir ke KROMA. Di lantai yang sama, terdapat juga beberapa makanan dan barang dari sponsor grand opening KROMA.

DSC00843

DSC00869

Kemudian kami diajak ke lantai 2 untuk mengikuti serangkaian acara grand opening KROMA di ‘rumah’ yang baru. Kami memasuki sebuah ruangan serba putih dengan meja yang sudah dihiasi oleh rangkaian bunga dan paper art yang masih ‘mentah’. Kami langsung tahu bahwa itu adalah ruangan Klass dan Kiosk, terbagi menjadi 2 bagian yaitu Ruang Tuang dibagian depan dan Ruang Luang dibagian belakang.

DSC00974

Kami diarahkan untuk masuk ke Ruang Luang merupakan rumah dari KROMA Klass. Kelas ini berupa workshop tentang keterampilan tangan, seperti needle & thread crafting, painting, printing, home product making, mold-modeling, wood working, leather working dan kami diberikan kesempatan untuk mencoba paper crafting.

DSC00913

DSC00923

Salah satu rangkaian acara grand opening ini adalah “Temu – Temu Media” untuk media partner, komunitas dan blogger yang hadir dalam grand opening KROMA. Didalamnya juga terdapat sesi berbagi pengalaman dari Evelyn mengenai awal mula KROMA dibentuk hingga memiliki ‘Rumah’ yang sekarang.

As we mention earlier, we tried to make a paper craft! From a simple flower pattern, to this beautiful flower craft and we also enjoy the tasty ‘Kopi Susu Rumah’ by KROMA while crafting. What a fun session!

DSC00933

Here is the result of our paper art!

DSC00942

Dengan berakhirnya sesi paper crafting, berakhir pula “Temu – Temu Media” pada hari itu di KROMA. Sebelum pulang, pastinya kami berfoto bersama para penggagas KROMA, para komunitas, blogger dan teman – teman media lainnya. KROMA juga membagikan goodie bag yang berisi banyak barang-barang serta makanan dari sponsor acara Grand Opening “Buka Beneran” KROMA dengan tema #BetahdiRumah – yang akhirnya kami jadi betah beneran, deh….

A Hipsters Guide To Cafe Hoping In Melbourne

A Hipsters Guide To Cafe Hoping In Melbourne

Melbourne merupakan kota yang penuh dengan kulinernya yang lezat! Selain berjalan – jalan mengelilingi kota sampai pinggirannya, ternyata tidak ada yang lebih seru lagi selain “mengunyah” di berbagai cafe yang berbeda setiap harinya. Walaupun sebenarnya kita punya banyak sekali hipster cafe di Jakarta, namun tempat – tempat ini sangat terkenal untuk penduduk setempat dan kamu akan menemukan kafe – kafe pada saat coffee time (which is pretty much every hour of the day).

Ini adalah beberapa kafe – kafe hipster yang harus kamu kunjungi ketika kamu di Melbourne :
Max Brenner

01

Salah satu teman saya yang merupakan seorang chef, membawa saya kesini untuk mencoba Belgian Waffle. Baru tersadar bahwa waffle ini enak banget! Saya juga sangat penasaran dengan Chocolate Pizza disini, tapi saya sudah kenyang dan harus segera mengejar penerbangan ke Sydney. Andaikan saja saya masih punya banyak waktu luang dan perut yang masih “muat” untuk makan! Untungnya ada Chocolate Shop dimana kamu bisa membawa pulang coklat – coklat lezat sebagai cemilan untuk di perjalanan maupun untuk oleh – oleh.

Hmm….chocolate heaven

02

03

White Mojo

04

White Mojo adalah kafe yang baru buka di awal tahun ini di Hardware Street dan sudah mempunyai cabang di Balwyn. Kafe ini selalu penuh sesak dengan orang – orang yang ingin menikmati hidangan khasnya yaitu soft shell crab croissant burger dan smoked salmon. Pastinya, ini adalah cara yang menarik untuk menempatkan burger America di dalam cangkang kepiting yang lembut ala Jepang, serta French croissant secara bersamaan.  Kafe ini dikenal sebagai kafe yang lebih dari menyediakan kopi saja, melainkan juga dengan menu makan siangnya.

06

Hash Specialty Coffee & Roasters

07

Cafe ini juga berada di Hardware St. Menurut saya, kafe ini pertama kali terkenal berkat vidio viral tentang Fairyfloss Hot Chocolate dan hanya karena itulah, saya kesana dan mencoba menu tersebut. Saya bukan penggemar berat makanan atau minuman manis, jadi saya memilih untuk memesan 1 cangkir cappucino yang terasa pas dengan suasana musim dingin di Melbourne. Cappucino ini terasa kuat dan membuat saya ‘melek’ di cuaca seperti ini. Sebenarnya, hal utama di Hash adalah servis yang diberikan, dimana semua pelayannya sangat baik dan helpful. Plus, they take so much pride in their work!

Look at those sweet cotton candy!

08

09

10

11

The Hardware Societe

12

Saya sendiri tidak datang kesana, tapi kafe ini jadi pusat pembicaraan di seluruh kota! Antriannya sangat panjang, tapi sepertinya kamu bisa book terlebih dahulu melalui telepon. Saya pribadi tidak akan mau mengantri sepanjang itu hanya untuk brunch, mungkin kalau kamu memang seorang yang suka kuliner, pastinya kamu akan mengantri panjang untuk mencoba menu di The Hardware Societe.
Secara keseluruhan, Hardware St. adalah daerah yang patut dikunjungi. Sangat banyak pilihan restoran dan kafe untuk kamu kunjungi.

This is the Hardware Street..

13

Doughboys Doughnuts

14

Merupakan tempat donat terenak yang ada di Melbourne! Yaa walaupun tetap kembali pada selera masing – masing dan yang saya tau, orang – orang lokal disana sangat menyukai donat! Bahkan, ketika saya sibuk mengambil foto donat – donat ini, salah satu teman yang merupakan orang lokal Melbourne menyuruh saya untuk berhenti memotret dan segera makan doantnya sebelum dingin.

Kafe ini tidak menyediakan menu lain selain donat, kopi dan minuman lain yang tersedia. Minimalis, karena hanya ada 3 – 4 meja disini, tetapi antriannya tidak terlalu panjang. Kafe ini memang di desain untuk takeaway, bukan untuk nongkrong. Yang paling menarik adalah, menu di Doughboys Doughnuts selalu berinovasi, selalu ada menu baru setiap minggunya, maka dari itu teman saya selalu kembali ke kafe ini untuk mencoba menu barunya!

Yummy!

15

16

Degraves Street

17

Kalau Mazzers kehabisan tempat untuk dikunjungi, Degrave St. selalu bisa menjadi pilihan! Kafe ini dipenuhi oleh Waffles, Cupcakes dan bahkan Espresso. Degrave St is a lovely choice for brunch!
Setelah selesai brunch, kamu bisa melihat – lihat pameran dari seniman lokal atau belaanja – belanja di toko yang ada di dekat kafe itu, yaitu di Flinders St Station. Dengan berjalan – jalan beberapa menit di sana, kamu akan menemukan Hosier Lane dan State Library Victoria, atau hanya dalam waktu 20 menit menggunakan mobil, kamu sudah bisa sampai ke National Gallery of Victoria!

Melbourne punya banyak kafe dan restoran yang bisa kamu kunjungi di sepanjang tahun. Sedikit saran, kalau kamu menjelajahi kota ini ketika musim dingin, pastinya kamu akan menemukan pengalaman yang berbeda! Just make sure to keep yourself fed and warm, Mazzers.

Catch full story of this here. More stories in Grace Filled Travel Junkie, Demas Ryan.

Text/Photo : @demasryan

Kopi Lokal dan Seruput Santai di Skut Kopi

Kopi Lokal dan Seruput Santai di Skut Kopi

Coffeeshop atau cafe? Sebelum cari apa bedanya, lebih baik santai dulu di gerai kopi yang kamu suka. Kopi menjadi hal yang umum, tapi yang tidak umum adalah “kopi” itu sendiri. Why o why? Jawabannya di coffee and kopi. O ya betul, lebih keren pake coffee kan? Tapi ini kopi lokal lho mazzers.

DSCF9002

DSCF9030

Getting new coffee around you is super easy. Tapi ini adalah kopi, yang bikin kamu santai atau skut ajaaaaa. Salah satu barista di Skut Kopi adalah Baso (panggilan, bukan disamarkan). Dia bilang kalau Skut Kopi adalah tempat yang skut dengan kopi yang asli lokal dan serius. Sangat bersahabat dan oke banget buat kamu yang mau tanya banyak soal kopi yang kamu minum.

DSCF9065

DSCF9003

Buat yang suka kopi Sumatera, mereka punya yang spesial! Yuklah, Skut Kopi

DSCF9021

DSCF9017

Photo : @gevaldi