museum

Seni dan Dunia yang Berputar di MACAN

Seni dan Dunia yang Berputar di MACAN

Apa yang pertama kali kamu pikirkan saat mendengar kata macan? Pasti terbesit bayangan tentang hewan buas dengan loreng hitam oranye yang memiliki gigi tajam. Nah, untuk kali ini MACAN yang dimaksud merupakan nama dari museum yang berada di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tapi, bukan berarti museum ini berisikan kumpulan macan-macan yah, bahkan tidak ada satupun yang berbau macan di dalamnya.

3338

3262

Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Indonesia) baru dibuka pada November 2017 kemarin ternyata lahir dari seorang kolektor ternama dan pengusaha asal Indonesia, Haryanto Adikoesoemo. Ia ternyata telah mengoleksi sekitar 800 karya seni, mulai dari seni rupa modern Indonesia hingga seni modern dan kontemporer dari seluruh penjuru dunia. Oleh karena itu, beliau juga sudah masuk kedalam Top 200 Collector pada 2017 dan 2016 yang lalu dalam dunia seni.

3267

ART TURNS. WORLD TURNS” itulah tema yang dipilih untuk pameran pertama, sekitar 90 dari 800 koleksi Haryanto dipamerkan dalam pameran pembukaan ini. Kamu gak usah terlalu khawatir ketinggalan pameran ini, karena pameran masih ada dari November 2017 sampai 18 Maret 2018 mendatang. Selain itu, seperti museum-museum di ibu kota, museum MACAN juga libur di hari senin. Jadi, kamu bisa mengosongkan jadwal kamu untuk mengunjungi museum di hari kerja maupun weekend.Tentunya jangan lupa untuk membeli tiket, pembelian dapat dilakukan online melalui web officialnya langsung maupun on the spot.

3332

3251

Just dont forget to bring your camera! Mulai dari mengabadikan foto karya seni, foto artistik, bahkan minimalis ala-ala instagram bisa kamu dapatkan disini. So, tunggu apalagi?

Sejarah Visual Lewat Visualisasi Jaman

Sejarah Visual Lewat Visualisasi Jaman

Kami bawa banyak cerita dari perjalanan di Melbourne. Salah satunya adalah ketika berada di Federation Square. Satu yang selalu dilewati teman teman Indonesia, museum ini. ACMI, atau disingkat dari Australian Centre for the Moving Image. Satu tempat yang menceritakan sejarah, sekaligus menjadi tempat untuk belajar anak muda di Melbourne. Paling tidak itulah yang diinginkan para pembuatnya.

There are a lot of interesting thing going on at this place. Like every museum, they tried to tell you a story. Cerita tentang bagaimana pertama kali foto dan gambar yang bergerak pertama ditemukan. Lalu berlanjut dengan hal hal yang terasa nostalgis, seperti kartun jaman kecil, figur figur dan berbagai game jaman kecil. Yang merupakan bagian dari gambar bergerak yang dibuat oleh manusia.


One of the places that you adore well, if you liked your childhood movies, games and all. It was always open everyday museum time (means you don’t get it open by 10 PM). See all the pics, there is not a lot to tell if you didn’t see these pics. Till next time, kudos!

DSC02262

DSC02265

DSC02267

DSC02271

DSC02273

DSC02279

DSC02275

DSC02268

DSC02254

DSC02257

Sejarah dan Secangkir Kopi dalam Festival

Sejarah dan Secangkir Kopi dalam Festival

Menghabiskan senja di Barat Jakarta, kami punya beberapa pilihan untuk menikmatinya. Kami memilih untuk pergi ke museum, teman kami sempat bertanya “untuk apa ke museum sore – sore, tutup!” ungkapnya. Bukan tanpa tujuan kami datang, kami hadir ke acara “Pesta Kopi Mandiri”.

P1040794

Berbeda dengan beberapa festival kopi lainnya, acara ini diadakan di museum. Museum Mandiri, Jakarta Barat dengan tema #ngopidimuseum. Menariknya acara ini secara tidak langsung bertujuan untuk membuat banyak orang untuk mau berkunjung ke museum. Selain menambah pengetahuan bisa bersantai sambil minum kopi juga. Memang kopi tidak hanya tentang minum, tetapi mengenal sebagian sumber daya Indonesia yang memiliki potensi. Banyaknya jenis penjual kopi, cafe dan jenis jenis biji kopi menjadikan banyak pula festival dimana kita yang mau. Bisa belajar banyak tentang kopi.

P1040801

P1040808

Jika kamu tidak menyukai kopi dengan cita rasa pahit, disana kamu juga bisa menemukan kopi dengan rasa manis. Kamu bisa memilih dimana kamu ingin membeli kopi yang kamu mau, karena ada kurang lebih 30 tenant kopi yang hadir dalam acara tersebut. Maksud kami dengan tenant, adalah cafe cafe yang kamu kenal di Jakarta.

P1040819
Selain minum kopi dan juga bersantai di museum, di sana kamu juga bisa menyaksikan screening film Filosofi Kopi, menghadiri baazar, workshop dan menyaksikan lomba  ABCD Latte Art showdown. Sebelumnya acara ini sudah digelar di Yogyakarta dan kedepannya akan diadakan juga di Surabaya dan Medan. Jangan lupa cek jadwalnya ya Mazzers.

 

Ada Batu di Balik Jawa

Ada Batu di Balik Jawa

Jawa Timur, destinasi wisata yang banyak dikunjungi oleh banyak orang. Sebut saja Malang, Pulau Madura, Sempu, Tambakrejo dan kota-kota lain yang terkenal dengan keindahan alam dan juga tradisi adatnya. Keindahan dan juga keragaman dari Jawa Timur, lantas membuat Jawa Timur kaya akan tempat destinasi wisata.

Berbicara tempat wisata di Jawa Timur, salah satu tempat yang pernah kami kunjungi adalah “Kota Batu”. Kota yang terletak 15 km di sebelah barat laut Malang ini memiliki cukup banyak destinasi wisata. Untuk menghabiskan waktu di kota ini kami lantas membuat rencana perjalanan.

Spot 1 – Zoo Time

Untuk pecinta kebun binatang nama “Batu Secret Zoo” mungkin sudah tidak asing lagi. Tidak seperti kebun binatang pada umumnya, tempat ini mengharuskan pengunjungnya untuk mengikuti alur perjalanan yang sudah dibuat oleh pengelola kebun binatang. Jadi secara langsung kita bisa menikmati segala jenis binatang yang ada di tempat tersebut.

IMG_7920

Kami sangat terkesan dengan konsep yang ada disana. Mereka membuat beberapa tema dari tempat tersebut. Contohnya adalah savanna di dalam komplek savanna kita hanya melihat hewan hewan yang berasal dari ladang rerumputan luas saja. Begitu juga dengan tema bawah air, atas langit dan tema tema lainnya. Jadi sepanjang perjalanan dari pintu masuk hingga pintu keluar kami merasa dekat dengan teman teman jagat raya alam.

IMG_7961

IMG_7898

IMG_7918

Spot 2 – Foto Foto Museum

Indonesia rasa Eropa, Indonesia rasa Broadway. Kami hampir kehabisan kata-kata untuk mendeskripsikan apa yang kami lihat di Museum Angkut. Pertama masuk, kami langsung disuguhkan oleh koleksi berbagai macam mobil dan juga motor motor tua yang dipajang rapi. Berjalan beberapa langkah kemudian kami melihat banyak sekali bangunan bangunan yang serupa dengan arsitektur Eropa dan negara negara lainnya. Selain bangunan-bangunan yang instragammable disana juga ada berbagai macam terdapat patung lilin yang menyerupai berbagai macam tokoh terkenal dari berbagai penjuru dunia.

IMG_8178

IMG_8162

IMG_8177

IMG_8210

Spot 3 – Cahaya di Taman Hiburan

3.3 Km dari Museum Angkut, kita bisa menemukan tempat hiburan malam lainnya. Bukan hiburan malam yang seperti dipikirkan. Tempat ini terlihat lebih menarik jika kita datang pada malam hari, karena tempat ini banyak dihiasi oleh banyak lampu-lampu indah nan romantis.

IMG_8069

Kami berada di dalam “Batu Night Spectacular”. Sesaat ketika kami sampai, kami melihat kerlap kerlip lampu dari kejauhan. Awalnya kami pangling karena harus membayar lagi untuk bisa masuk ke Lampion Garden Batu Night Spectacular, tetapi rasa penasaran kami terbayarkan lunas dengan pangling melihat keindahan harmoni cahaya yang ada dari lampiun yang ada di sekitar kita. Wuoaah!

IMG_8048

 

Photo/text : @rezaibr

Hapus Nelangsa di Museum Nasional Indonesia

Hapus Nelangsa di Museum Nasional Indonesia

Indonesia, khususnya Jakarta ternyata punya banyak banget museum yang patut dikunjungi. Berisi tentang sejarah-sejarah dan juga koleksi dari abad ke abad yang mungkin kita sendiri belum pernah tahu. Mulai dari Museum Bank Indonesia, Museum Fatahillah sampai yang satu ini… Museum Nasional Indonesia (atau yang dulu juga disebut dengan Museum Gajah!)

P_20160518_114853

Mau tahu kenapa? Ketika masuk kedalam museum kita langsung disapa oleh patung gajah yang konon katanya diberikan sebagai hadiah dari Kerajaan Thailand yaitu Raja Chulalongkorn pada tahun 1871. Museum pertama dan terbesar se-Asia Tenggara ini memiliki koleksi yang cukup lengkap. Mulai dari arca, emas, perak, keramik hingga tekstil! Walau kita juga tidak begitu mengenal yang mana yang emas, dan perak karena tidak boleh pegang, tapi ada kok informasinya. Kalau kamu pengen lebih tahu lagi, kumpulkan kelompok jalan jalan kamu lalu kontak kantornya. Asik kalau ada yang menjelaskan dan menjadi tempat bertanya kamu.

1463563532063-01

1463563514833

Museum ini buka setiap hari mulai dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Persis terletak di seberang Monumen Nasional, Jl. Merdeka Barat No. 12. Hanya dengan uang Rp. 2000 (anak-anak) sampai Rp. 5000 (dewasa) kita bisa berkeliling sambil menambah wawasan tentang sejarah dan prasejarah loh!

P_20160518_114803-01

Banyak yang bilang butuh tempat baru buat jalan jalan, kesini sudah belom mazzers?

Photo/Text : @marissayu_

Eatnerary : Mari Makan di Wonderland

Eatnerary : Mari Makan di Wonderland

Akhir-akhir ini Jepang sedang menjadi destinasi favorit banyak orang untuk menghabiskan waktu liburan. Selain karena tradisinya, budaya pop culture juga bisa jadi daya tarik yang unik untuk dikunjungi. Misalnya salah satu cafe tematik  yang berada di daerah Ginza – Tokyo yaitu “Alice In Wonderland Cafe”.

IMG_0037

Ketika masuk, kita akan melewati lorong yang wall-papernya dibuat sedemikian rupa seakan kita masuk ke dalam buku dengan hiasan jam kantong super besar, rasanya semua hal jadi raksasa!

img_9760

Dekorasi didalam ruang cafe sungguh sangat menarik, setiap sudutnya bisa menjadi spot untuk foto-foto. Terinspirasi dari buku anak Alice In Wonderland karya Lewis Caroll, tidak hanya interiornya saja, tapi tema Alice in Wonderland ini sangat konsisten dari perlengkapan makan hingga pelayannya yang menggunakan kostum Alice. Ketika kita masuk ke dalam, sungguh fantasi kita akan dibawa seakan kita ada di Wonderland.

 

Mazzers tahu tidak kira-kira makanan apa yang disajikan di cafe ini? Alice in Wonderland cafe menyajikan menu-menu makanan jepang yang sudah fusion – atau dimodernkan dengan makanan barat. Menu makanan dan minuman yang disajikan juga tidak hilang ke khas-an ala wonderlandnya. Tidak lengkap rasanya, kalau sudah pesan tapi tidak difoto dulu sebelum disantap.

[flickr_set id=”72157661010574935″]

Yang seperti ini, pastinya jadi destinasi menarik untuk masuk dalam list itinerary jalan-jalan kita kalau ke Jepang.

 

PS: Mazzers yang suka dengan Alice, mereka akan kembali dengan “Alice in Wonderland 2 : Through the Looking Glass” pada bulan Mei tahun depan. wow! Seru~

text/photo : @chazky
add photo : favbulous.com

Silsilah Kartini dari Gelap sampai Terang

Silsilah Kartini dari Gelap sampai Terang

Pemandangan berupa bingkai foto, cuplikan biografi yang dicetak di canvas, serta furniture tua zaman belanda, sangat mendominasi ruangan pertama yang saya masuki. Sesuai dengan tujuan didirikannya museum Kartini, selain menjadi obyek wisata edukasi di Jepara, Jawa Tengah, juga untuk mendokumentasikan dan memamerkan peninggalan berupa benda – benda, pakaian, dan karya tulis serta memvisualisasikan kehidupan (biografi) R.A. Kartini.

IMG_4723

IMG_4739IMG_4724Melihat isi museum ini membuat saya sadar bahwa makna hari kartini yang kita peringati setiap tanggal 21 April adalah lebih dari sekedar memakai kebaya, atau baju tradisional. Kebiasaan yang sudah berjalan bertahun – tahun itu sepertinya harus kembali diluruskan yaitu mengingatkan masyarakat Indonesia bahwa tujuan Soekarno menetapkannya sebagai pahlawan nasional pada tahun 1964, adalah karena pemikirannya yang luar biasa. Pemikiran tersebut ia tuangkan menjadi surat – surat yang ditulis untuk sahabat – sahabatnya di Belanda. Isi suratnya yang kemudian dibukukan berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang adalah tentang curahan hatinya atas perilaku tidak adil terhadap kaum wanita yang ia rasakan.

IMG_4718IMG_4730IMG_4736Meski kini keadaan sudah berbeda, kita harus tetap menghormati perjuangannya selama hidup. Sayang, Kartini harus meninggal di usia muda beberapa hari setelah melahirkan anak pertamanya. Kegigihan Kartini untuk memperjuangkan kaum wanita diteruskan oleh kawan – kawannya dengan membangun Sekolah Kartini di Semarang pada 1912. IMG_4731IMG_4726IMG_4729IMG_4715

Text/Photo : @sadidae

Art:1 Art For Everyone

Art:1 Art For Everyone

Tanggal 18 May adalah International Museum Day. Kalau kamu suka jalan-jalan, coba deh cari yang lain selain Shopping Mall. Museum bukan cuma tempat bersejarah aja mazzers, tapi juga tempat seni berkumpul.

IMG_2639

Art:1 jadi pilihan saya untuk mengunjungi artspace, dan beberapa lukisan disini memberikan kesan :

IMG_2630
IMG_2631
IMG_2632
“The Silver Coin #2”

IMG_2633
IMG_2634
IMG_2635
“Ruang Rasa”

IMG_2637
IMG_2638
“Freesoner”

Masih banyak yang bisa dilihat sebenarnya, tapi hati hati mungkin kamu akan sedikit pusing karena setiap lukisan bisa membuat kamu berpikir dan berimajinasi. Artspace ini diganti isinya setiap 3 minggu sekali. Museumnya juga menarik, karena diidentifikasi dan diverifikasi bersama dengan murid murid bergelar PhD. dari Institut Teknologi Bandung. Tempat ini mungkin bisa jadi alternatif kamu mencari tempat berimajinasi, atau sekedar mencari hiburan berbeda.

[flickr_set id=”72157653031804591″]