restaurant

Warm Welcome at the WindChime

Warm Welcome at the WindChime

Melihat ke kalender lalu tersadar sebentar lagi Valentine dan libur panjang. A mixed up situation and we would say, festive! Siapa yang berencana pergi keluar kota?

Kami menemukan restoran ini di Bandung, lengkapnya disini. Dibuat dengan konsep rumah yang terlihat tua, atau bahasa kerennya vintage. Restoran ini memiliki suasana yang hangat seperti di rumah nenek. Chef Felix lah pemilik rumah ini, dan kami pengunjungnya untuk mencicipi (sampai kenyang) makanan dari seorang chef yang sepertinya banyak belajar dari masakan Mediterania atau Eropa.

DSCF9117

DSCF9116

If you see the plating and how does the food looks, it looks exquisite ! Memesan beberapa masakan yang menjadi menu andalan dan menu yang kami lihat. Dimulai dari mushroom soup yang cukup menghangatkan malam kami, namun porsinya sesuai untuk permulaan. Membuat lidah kami semakin bergoyang akan apa yang datang kemudian. Oh ya, kalau pesan makan disini sudah termasuk dengan roti kecil dan mentega sebagai awalan indah kita ya.

DSCF9119

Sebagai orang Indonesia yang baik, melihatlah kami ke main course. Tanpa menunggu lama (setelah foto foto makanannya), kami memotong dan melahap makanan enak ini. Jangan salah ketika melihat keindahan plating dari dapur The WindChime, semuanya tentu bisa dimakan. Daging steak terpotong seperti meleleh di mulut dengan lapisan dari saus yang menempel di dagingnya. Saladnya segar dan asamnya seimbang dengan gurihnya main course kami.

DSCF9122

DSCF9129

DSCF9142 copy

Dessert! Siapa yang dapat melewatkatan dessert ketika makan perlu mendapat tepuk tangan dari saya. Tapi dessertnya buat saya ya (he). Chocolate lava cake dengan pelengkap es krimnya seperti mempermainkan suhu mulut. Lalu panna cotta dengan buah buahan dan sedikit selai membuat pengalaman makan yang baru. Enak dan selain itu, sepertinya cocok nih untuk malam romantis kamu. Sekarang pertanyaanya, sama siapa kamu mau pergi?

DSCF9145 copy

DSCF9156 copy

DSCF9141

DSCF9114

Late Night Eats at Melbourne

Late Night Eats at Melbourne

Malam, yang selalu datang di dalam setiap perjalanan. Jika kamu memulai pagi maka akan berakhir malam. Tetapi tidak selalu begitu. Ada harinya ketika kita bersantai di pagi hari, mungkin menghindari rusuhnya jalanan di pagi hari. Oleh karena itu, hari ini kami menjadi anak malam di negara asing. Melbourne.

P1100574

Dimulai dari mengunjungi restoran kesukaan semua orang, di pinggir sungai. Siapa yang tidak suka makan di pinggir sungai dalam suasana yang nyaman tidak terlalu dingin pada bulan April di Australia? Paling tidak teman teman disini sangat menyukainya. Walau malam, tetapi tetap ramai.

Di sekitar South Wharf, perpanjangan dari Southbank dan masih merupakan satu rezim dari sekitar sungai Yarra. Kami mengenal Munich Brauhaus, dari namanya saja sudah sangat Jerman. Sebenarnya mengunjungi teman saja disini, tapi jadinya lihat lihat. Resto ini sangat luas, bisa mencakup sampai 3000 pengunjung. Ruang makan ada 4 area, di setiap area punya karakter masing masing. Ada yang dilengkapi stage, ada ruang setengah berdiri atau meja tinggi dan ruang makan meja formal di atas dan outdoor area. Lengkap untuk semua keluarga, saya rasa.

P1100587

P1100592

P1100591

Selain itu, South Wharf dan sekitar Yarra River memang terkenal dengan beberapa bar dan lounge yang menarik untuk dikunjungi. Melbourne Public Bar, selalu ramai di kala weekend dengan DJ dan penampilan live dari musik lokal (buat kita internasional sih). Plus 5, satu lounge yang menarik karena selalu mengajak untuk undang banyak orang jangan cuma sendiri (oke karena kita tidak sampai lima, kita di depan saja).

Masih banyak tempat bercengkrama malam yang menarik untuk dikunjungi setiap malam. Tidak cukup untuk satu malam berada di lingkungan ini. Beberapa teman berkata, saking Melbourne terkenal dengan kulinernya, banyak resto dan lounge yang tutup dan berganti pemilik semudah menjentikan jari setiap bulannya. Wow, what a challenge that is !

P1100588

P1100580

P1100579

P1100583

Bercerita banyak hal membuat kita yang tadinya jalan- jalan menjadi lapar di saat jalan pulang. Maka, kami berhenti di salah satu gerai masakan Cina yang yaa… terlihat biasa saja seperti gerai yang sering kita temui di Jakarta dengan gantungan daging di depannya. Hanya, bedanya disini tidak digantung. Tapi ya kurang lebih seperti itulah. Tetapi, karena ini adalah rekomendasi dari teman kami, hayuklah kita masuk dan coba apapun yang menanti disini.

Rose Garden. Itulah namanya. It was not rose kind of smell, but smells like oyster sauce, 5 spice melts with dishes, soy sauce and eggs on a pan kinda smell that sings in our garden. Ya, ini sangat menarik hidung kami. Menu, sangat sederhana. Nasi dengan telur dan ayam, atau nasi dengan daging, atau nasi dengan sayuran selayaknya di negara Asia yang mendewakan nasi. Pesanlah kami beberapa macam, dan ternyata enak! Enak! Enaaaaak! Kalau kamu percaya makanan dengan MSG itu enak, ini punya kadar MSG yang cukup di dalam hidup. Porsi, adalah hal yang lain. Banyak! Banyak! Mungkin kalau tidak selapar ini, saya tidak bisa menghabiskan satu porsi dan berakhir untuk makan pagi di esok hari.

DSC02464

DSC02461

DSC02459

DSC02457

Oke sudah lumayan banyak untuk cerita kali ini. Malam hari di Melbourne tentu punya lebih banyak lagi petualangan dibandingkan yang saya lakukan. Kapan kamu kesini mazzers?

Pastel Colored Nusantara Cuisine at Wyl’s Kitchen

Pastel Colored Nusantara Cuisine at Wyl’s Kitchen

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (1)

Suasana restoran yang didominiasi dengan sentuhan lembut warna pastel: putih, abu-abu dan biru muda merupakan campuran sempurna dengan warna alam dan lantai diseluruh ruangan dalam restoran yang merefleksikan kenyamanan seperti home kitchen dan dining style yang cocok untuk gathering bersama keluarga atau teman.

Banyak variasi menu yang ditawarkan di Wyl’s Kitchen mulai dari makanan bernuansa selera nusantara hingga internasional. Signature menu dari Wyl’s Kitchen diantaranya Half Roasted Garlic Honey Chicken, Rawon Surabaya, Chicken Satay on hot stone, Chicken Noodle with crispy wonton, Sambal Matah Tiger Prawn Fried Rice dan Fried Calamari, selain itu yang special makanan khas Jakarta adalah Soto Betawi.

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (8)

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (9)

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (10)

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (11)

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (12)

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (14)

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (15)

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (13)

Wyl’s Kicthen memiliki private area dengan kapasitas dari 30 – 60 orang di area indoor dan sampai 350 orang orang untuk cocktail set up di Indoor dan Outdoor (poolside area). Buka setiap hari, Wyl’s Kitchen berlokasi @Veranda Hotel di daerah Pakubuwono, Jl. Kyai Maja no63, Kebayoran Baru. Untuk sarapan pagi Wyl’s buka pada jam 6am – 10.30am. makan siang di hari Senin – Jumat jam 11am – 3pm dan Sabtu Minggu jam 11am – 5pm

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (4)

Wyl's Kitchen - Veranda Hotel - Pakubuwono (5)

Photo : @duanetolosa26
Text : @fahadscale