workshop

Mengarungi Inspirasi di LocalStartupFest 2.0!

Mengarungi Inspirasi di LocalStartupFest 2.0!

Penuhnya Ballroom Kuningan City 19 Oktober yang lalu cukup menggambarkan betapa antusiasnya para pengunjung LocalStartupFest 2.0! Dari kaum millenials, bahkan sampai generasi tua pun hadir dalam acara ini. Selain menambah pengalaman, mungkin saja jadi inspirasi untuk punya bisnis startup sendiri.

DSC09974

Karena itu yang kami alami. Kami mengikuti 2 seminar yang memberikan banyak sekali pengetahuan baru tentang dunia startup. Selain itu, dalam seminar ini juga dijelaskan betapa menjanjikannya bisnis startup di era digital sekarang.

DSC09999

Selain belajar dari seminar, di acara ini pengunjung juga dapat mengunjungi booth-booth dari puluhan startup yang turut berpartisipasi dalam LocalStartupFest ini. Baik startup yang bergerak dibidang edukasi, bahkan sampai pada startup yang bergerak di dunia teknologi. Satu hal yang terbersit dipikiran kami selama acara ini adalah, building up our own startup business, why not?

DSC09954

Kalau kata kak Vikra Ijas, Co-founder & CMO Kitabisa, hal basic yang harus kita lakukan untuk membangun usaha startup kita sendiri adalah learning, exploring, and doing! Jangan pernah bosan untuk belajar dan mengeksplor kesempatan-kesempatan yang ada disekitar kita. Dan yang terpenting, just do it!

Betah di KROMA

Betah di KROMA

Have you ever been to a coffee shop, but feels like home? We actually found it –the homey atmosphere- at KROMA

Banyak yang bertanya – tanya, kenapa diberi nama KROMA? Ternyata suatu makna ‘mudah menyerap’ dari kata kromatin yang diambil sebagai identitas. Namun, menyerap seperti apa ya yang diinginkan KROMA?

Pada Sabtu sore tepat di hari kemerdekaan Indonesia yang ke 72, terbukalah secara resmi sebuah coffee shop yang sebenarnya malah terlihat seperti rumah. Kebetulan, tema dari #bukabeneran dari cafe KROMA adalah, #BetahDirumah dan memang selama kami disana, kami merasa ‘betah’ terutama karena suasananya yang homey dan para penggagas KROMA, Edward Gautama, Evelyn Gasman, Dinar Yuni Angelita dan Dimas Danang Suryonegoro yang sangat friendly.

DSC00880

Ketika baru masuk KROMA, kami sudah ‘disambut’ dengan suasana Kijen (Kitchen) yang dipenuhi cupcakes dan kami juga ‘disambut’ oleh wangi kopi khas KROMA dari Kaffe (Cafe). Berbagai pilihan minuman seperti, Kopi Susu Rumah, Kopi Coklat Rumah, Kopi Hitam Rumah, dan Susu Coklat Rumah (semua tersedia dalam panas dan dingin), bisa kamu pilih utk dinikmati ketika kamu mampir ke KROMA. Di lantai yang sama, terdapat juga beberapa makanan dan barang dari sponsor grand opening KROMA.

DSC00843

DSC00869

Kemudian kami diajak ke lantai 2 untuk mengikuti serangkaian acara grand opening KROMA di ‘rumah’ yang baru. Kami memasuki sebuah ruangan serba putih dengan meja yang sudah dihiasi oleh rangkaian bunga dan paper art yang masih ‘mentah’. Kami langsung tahu bahwa itu adalah ruangan Klass dan Kiosk, terbagi menjadi 2 bagian yaitu Ruang Tuang dibagian depan dan Ruang Luang dibagian belakang.

DSC00974

Kami diarahkan untuk masuk ke Ruang Luang merupakan rumah dari KROMA Klass. Kelas ini berupa workshop tentang keterampilan tangan, seperti needle & thread crafting, painting, printing, home product making, mold-modeling, wood working, leather working dan kami diberikan kesempatan untuk mencoba paper crafting.

DSC00913

DSC00923

Salah satu rangkaian acara grand opening ini adalah “Temu – Temu Media” untuk media partner, komunitas dan blogger yang hadir dalam grand opening KROMA. Didalamnya juga terdapat sesi berbagi pengalaman dari Evelyn mengenai awal mula KROMA dibentuk hingga memiliki ‘Rumah’ yang sekarang.

As we mention earlier, we tried to make a paper craft! From a simple flower pattern, to this beautiful flower craft and we also enjoy the tasty ‘Kopi Susu Rumah’ by KROMA while crafting. What a fun session!

DSC00933

Here is the result of our paper art!

DSC00942

Dengan berakhirnya sesi paper crafting, berakhir pula “Temu – Temu Media” pada hari itu di KROMA. Sebelum pulang, pastinya kami berfoto bersama para penggagas KROMA, para komunitas, blogger dan teman – teman media lainnya. KROMA juga membagikan goodie bag yang berisi banyak barang-barang serta makanan dari sponsor acara Grand Opening “Buka Beneran” KROMA dengan tema #BetahdiRumah – yang akhirnya kami jadi betah beneran, deh….

Netasin Gambar Bareng Egglustration

Netasin Gambar Bareng Egglustration

Keinginan untuk menggambar sih cukup besar. Tapi selalu terhalang dengan pemikiran, “gak tau gimana cara gambar yang benar, gak tau mau gambar apa, dan gak punya alat gambar yang memadai”. Akhirnya lagi-lagi niatan itu hanya jadi sebatas niatan saja.

4

6

Nah kali ini untuk mewujudkan niatan menggambar, saya memberanikan diri untuk mengikuti salah satu workshop yang diadakan oleh Egglustration di Jakarta Creative Hub. Kalau mendengar kata workshop pasti pertanyaan pertama yang terlintas adalah ”mahal gak ya workshopnya? Kira-kira cocok gak ya?”. Tapi pertanyaan-pertanyaan itu, seketika hilang kalau berpikir, “kapan lagi kalau bukan sekarang?” (well, it sounds like a tagline haha).

Workshop ini bertemakan #netasingambar Vol. 1: Getting To Know Watercolor. Dalam workshop ini para peserta diajak untuk bereksplorasi dengan cat air. Mulai dari teknik sapuan kuas, mencampur warna, hingga berlatih “menetaskan gambar” masing-masing. Dan untuk pertama kalinya saya turut menetaskan gambar saya.

7

2

Seru! Menyenangkan! Berwarna! Mungkin 3 kata itu saja tidak cukup untuk mendeskripsikan betapa senangnya saya mengikuti workshop menggambar seperti ini untuk pertama kalinya. Jadi kalau ditanya, kali ini saya bisa jawab. Sama sekali tidak mahal mengingat semua alat sudah disediakan oleh teman-teman dari Egglustration dan sangat cocok dengan yang saya bayar! Apalagi untuk saya, yang tidak memiliki dasar menggambar sama sekali. Jadi gak sabar deh untuk join di workshop #netasingambar volume selanjutnya!

3

5

1

Belanja dan Berkarya di Art Market Jakarta 7

Belanja dan Berkarya di Art Market Jakarta 7

Pernah kebayang gak serunya seniman visual, ilustrator, dan designer berkumpul dalam satu event untuk menunjukkan dan menjual hasil karya mereka? Yap! Fascinating! Kata yang paling tepat untuk mendefinisikan Art Market Jakarta 7.

2017-05-16 12.03.56 1

2017-05-16 12.03.24 1

Berawal dari sebuah market kecil-kecilan yang diadakan oleh Kopi Keliling pada tahun 2012, Art Market kini berkembang menjadi lebih besar. Art Market Jakarta 7 yang berlangsung dari tanggal 28-30 April 2017 kali ini diadakan di Kuningan City. Event yang digelar oleh Catalyst Arts ini berhasil mengumpulkan lebih dari puluhan seniman visual, ilustrator, dan designer.

2017-05-16 12.03.36 1

2017-05-16 12.03.28 1

Tak hanya sebagai tempat untuk berjualan, namun art market juga menjadi wadah bagi para seniman untuk menceritakan kisah-kisah menarik dibalik setiap karyanya. Dari lukisan, buku catatan, aksesories, sampai pada hiasan untuk meja belajar atau meja kantor kamu, semuanya ada. Jadi, buat kamu yang hobi berburu barang-barang artsy dan unik harusnya tidak ketinggalan dengan event yang satu ini.

2017-05-16 12.03.49 1

2017-05-16 12.03.54 1

2017-05-16 12.03.57 1

2017-05-16 12.03.35 1

Selain itu, di art market jakarta 7 ini kamu juga bisa ikut berbagai macam workshop. Diantaranya ada Lettering Workshop, Zine Making Workshop, dan Screening Printing Workshop. Dengan mengikuti workshop-workshop ini kamu akan dilatih langsung oleh para mentor yang juga seniman handal dibidangnya. Dan yang lebih menarik lagi, semua workshopnya gratis loh!

2017-05-16 12.03.52 1

2017-05-16 12.03.41 1

Karya Tanpa Batas

Karya Tanpa Batas

Keterbatasan tampaknya bukan merupakan penghalang bagi setiap manusia untuk bisa berkarya, hal tersebut terbukti dengan adanya acara “Dinamika” (Difabel Indonesia Mau Berkarya) yang dibuat oleh RK production. Dinamika adalah sebuah acara pagelaran seni yang didalamnya terdapat workshop akting,tari dan juga musik.

IMG_3125

Pagelaran seni dan workshop ini diikuti oleh berbagai macam kalangan loh mazzers, antusiasme dari para peserta workshop juga bisa terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti rangkaian acara yang ada. Acara ini sendiri diadakan di Galeri Indonesia Kaya. Selain itu, serunya disini kamu bisa lihat dinamo dan dinamit saling berinteraksi. Dinamit itu diharapkan menjadi ledakan baru di masa depan, kalau dinamo seperti mentor yang menggerakan dan memberikan support pada dinamit. Seru nih, bukan cuma pecah tapi juga meledyaak.

IMG_3243

IMG_3310

Acara ini terbagi dalam 3 kelas yaitu kelas akting, kelas tari dan juga kelas musik, bukan seperti workshop-workshop pada umunya nih mazzers, disini para peserta diperbolehkan untuk memilih sendiri kelas mana yang mereka sukai. Kelas akting diramaikan oleh Gloria Jessica dan Tio Pakusadewo, kelas tari oleh Karina Syahna dan Gianti Giadi dan juga kelas musik oleh Rani Ramadhany dan juga Kunto Aji. Selain workshop ada juga berbagai macam performance dari para peserta lainnya. Acara ini dilandasi oleh keinginan yang kuat untuk memberikan hak dalam menikmati kesenian dan berkarya karena seni terbuka untuk semua orang mazzers. Bagaimana Dinamika tahun depan yass?

IMG_3127

IMG_3344

More info, follow @dinamika.arts

text/photo : @rezaibr

Membuat Cerita dari Banyak Cerita

Membuat Cerita dari Banyak Cerita

Merasa bahwa Indonesia memiliki berbagai sumber menarik dari film-film yang pernah ada dan rasa ingin mengingatkan kembali kepada banyak orang bahwa sandiwara radio adalah hal yang menarik dan sudah ada sejak dulu, adalah dua alasan utama Angga Cipta rela meluangkan waktunya untuk hadir sebagai mentor dalam sebuat workshop yang diadakan di Art 1 Museum.

IMG_8228

Workshop tersebut bertema Disrobot Radio diadakan pada 23 Agustus 2015. Dalam kesempatan itu Angga Cipta mengajak pesertanya untuk mengenal sandiwara radio yang pernah ada, sekaligus praktek membuat sandiwara radio dengan menggunakan software Gom Player untuk menyimpan suara yang ingin diambil dari film dan Cool Edit Pro untuk menggabungkan menjadi sebuah rangkaian cerita.

Tidak banyak aturan dalam pembuatan sandiwara radio, yang terpenting adalah intro sebelum sandiwara dimulai, audio pengantar untuk mengantar perpindahan latar, dan dialog yang menarik. Selain 3 hal tersebut, pengenalan tokoh dalam episode awal juga merupaka salah satu hal yang tidak boleh terlupakan. Workshop yang berlangsung selama 2 jam tersbut menghasilkan 2 sandiwqara radio dari 2 kelompk yang masing-masing beranggotakan 3 orang. Dan salah satu hasil dari sandiwara radio yang berjudul “Kasihan Cinta Dilarang” dapat dilihat cuplikanya di instagram @art1newmuseum.

IMG_8231

IMG_8233

Text : @gabrielanareswari
Photo : @azkaviraya