art exhibition

Dualitas seorang Abenk Alter

Dualitas seorang Abenk Alter

Dikenal sebagai seorang musisi, tidak membuat Abenk Alter untuk membuat sebuah karya seni lainnya, kali ini ia mendalami dunia melukis. Ditengah kesibukannya sekarang, Abenk membuat sebuah pameran tunggal berjudul “Interplay” yang menghadirkan 19 buah karya. Memakai konsep dualitas, dua identitas yang dia miliki dijadikan tema utama pameran yang diselenggarakan dari 14 Desember 2018 sampai 27 Januari 2019 nanti.

IMG_0022

IMG_0055

Mia Maria, kurator untuk pameran Interplay ini membantu Abenk untuk mengeksplorasi konsep dualitas yang saling mempengaruhi satu sama lain lewat karya-karya yang dipamerkan disini. Dualitas yang dimaskud disini mencakup aspek yang dapat ditemukan di lingkungan sehari-hari.

IMG_0024

IMG_0047

Kalian bisa menemukannya dari 19 karya yang tersebar di Ruci Art Space ini, kali ini Abenk memamerkannya tidak hanya memakai medium kertas, kalian bisa menemukannya dari sebuah karpet, besi, sampai instalasi yang menggabungkan sebuah LED dengan Audio. Jadi, jangan sampai kelewatan pameran ini!

Kombinasi di Pameran Seni

Kombinasi di Pameran Seni

Apa jadinya jika sebuah instalasi pameran seni digabungkan dengan teknologi dan musik? Minggu kemarin, kami melihat 3 hal itu di pameran Wave of Tomorrow. Pameran yang berlangsung dari 19 sampai 28 Oktober 2018 di The Tribrata Building ini merupakan pameran yang menampilkan cara baru untuk memperkenalkan karya seni kepada para pengunjung. Instalasi seni yang ada disini ingin menyampaikan pesan dari pengalaman manusia dan membuatnya lebih interaktif.

0032

Hampir semua instalasi di pameran ini memadukan lampu – lampu dan kombinasi warna sebagai kekuatan utama dari visual pameran ini, kecuali satu seni instalasi dari Stereoflow, yang membuat mural berukuran cukup besar dan setelah kami lihat ternyata juga satu – satunya karya yang berada di tempat yang terang.

0070

0057

Wave of Tomorrow menampilkan tema yang cukup segar dengan konsep yang terbilang unik walau tidak dapat dibilang sebagai yang pertama. Selain memamerkan instalasi karya seni dari kurator – kurator, acara ini juga diisi oleh kurang lebih 30 penyanyi dan musisi yang ikut meramaikan, mulai dari Maliq & D’Essentials, The Groove, Yura Yunita dan masih banyak lagi. Terima kasih untuk mereka yang selalu menggelar pameran seni khusus nya di Jakarta, karena kami sangat haus akan hal baru.

0046

0043

0090