creative

Soothe Stream : Dope Drown with Kaytranada

Soothe Stream : Dope Drown with Kaytranada

Have you ever feel driven by music as if you are possessed by it? Someone down here will tell you how it feels.

Meet the one who is possessed by his own music, KAYTRANADA

Sejak umur 19 tahun, ia sudah memiliki programnya sendiri! DJ, Produser and ‘beat maker’ yang berasal dari Haiti ini sudah membuat musik – musik nya sejak ia berusia 15 tahun. Selama tinggal di Montreal, ia selalu aktif membuat musik – musik yang unik. Yup, because he blend so many genres like, Hip-Hop, Pop, Electronic and of course Compas – a genre that originally comes from Haiti.

Berawal dari mengunggah remix yang ia buat ke akun SoundCloudnya, hanya butuh waktu 1 hari untuk membuat karyanya menjadi viral dan disukai banyak penikmat musik urban hip-hop dan elektronik. Not too shocked about that, since all of his music are magical.

Find yourself drown in KAYTRANADA’s piece :

Look out for more updates on our website and support the artist :
Instagram     : @kaytranada

SoundCloud  : kaytranada

Twitter           : @kaytranada

YouTube        : Kaytranada

Photo source : http://www.factmag.com/2016/05/11/kaytranada-99-9-interview/

Chill and soothe your mind by streaming to our #SOOTHESTREAM . Music for the minds and souls. Find more at our youtube chanel

Street Art X Content Creation – LXPR Development Program

Street Art X Content Creation – LXPR Development Program

Kami percaya bahwa belajar tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas. Datang dari pagi hingga malam setiap harinya akan sangat membosankan. Nyatanya, kita bisa belajar dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun. Banyak media yang bisa dijadikan sarana untuk belajar. Salah satu contohnya, kamu bisa datang ke sebuah workshop!

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.04

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.51

Akan tetapi, sebelum datang ke sebuah workshop kamu harus mencari tahu terelebih dahulu tentang workshop yang akan kamu tuju. Kamu tidak ingin, kan, duduk dan menghabiskan waktu untuk hal yang kamu tidak suka? Kalau kamu menyukai topik dan isi dari workshop tersebut, pastinya kamu akan mengikuti sesinya dengan serius dan senang hati. Beside, by participating on a workshop, we will get more experience, knowledge and soft skill!

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.52 (1)

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.53

Salah satu workshop yang bisa kamu kunjungi adalah LXPR Development Programme atau disingkat XDP. Workshop kreatif ini adalah workshop yang selalu diadakan setiap bulan, pastinya dengan tema yang berbeda – beda. Kali ini, @lxprjakarta bekerja sama dengan @pedmons kembali menggelar LXPR Development Programme #002 dengan tema “Creative Content Making in Terms of Public Relations“. Street Art x Content Creation adalah bahasan utamanya.

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.55

Selain membuat sebuah street art, didalam workshop tersebut, @pedmons juga tips and trick untuk membuat konten yang baik dan efektif dalam industri humas, agar pesan dari konten kita bisa tersampaikan dengan baik. He also told all participants on how street art could merge to modern industry!

WhatsApp Image 2017-11-11 at 19.03.08 (1)

Kalau kamu penasaran dan ingin berpartisipasi dalam workshop XDP, kamu bisa pantau terus instagram @lxprjakarta dan tunggu workshop selanjutnya ya!

Stay creative, Mazzers! 

Speaker – Pratama Eka Dharma : @pedmons

LXPR : @lxprjakarta

Good-ol-Sneakers in Urban Sneakers Society 2.0!

Good-ol-Sneakers in Urban Sneakers Society 2.0!

Paradise for Sneakers and Streetwear enthusiast – the only, Urban Sneakers Society! Now they’re back with more insane collection of sneakers and their legendary raffle in every hour!

Antusiasme para pengunjung sudah terlihat dari panjangnya antrian di loket tiket dan loket kupon raffle. Ketika masuk, semakin ramai saja, sampai – sampai agak susah bergerak. Banyak pilihan sneakers dan streetwear yang cukup membuat kamu ‘kalap’! Bayangkan saja ada lebih dari 50 tenant bahkan ada banyak garage sale yang menawarkan sneakers dengan harga murah.

6

Urban Sneaker Society 2.0 berlangsung dari tanggal 29 September – 1 Oktober 2017 di West Mall, 5th Floor, Grand Indonesia. Untuk bisa masuk, kamu harus membeli tiket dengan harga Rp 50.000/ per-harinya. Absolutely affordable, isn’t it?

Selain belanja sneakers dan streetwear, kamu juga bisa mengikuti seminar dengan topik – topik menarik, seperti How To Clean Up Your Sneaker, Fake Education dan juga mengenai High End Streetwear Fashion.

Bingung pilih yang mana…

3

 

Raffle in every hour is the most awaited moment at Urban Sneaker Society 2.0! Inilah yang berbeda dari Urban Sneaker Society tahun ini. Puluhan streetwear seperti Supreme Michael Jackson Hoodie, CDG Bomber atau Supreme X Champion Hoodie bisa didapatkan dengan harga murah!

7

Selain raffle streetwear, ada juga raffle sneakers nya! Brand dengan berbagai edisi spesial seperti Nike Supertempo Gold, Yeezy Zebra, Air Max Atmos atau Air Jordan 1. Antusiasme pengunjung, sangat tinggi untuk mengikuti raffle yang diadakan oleh Urban Sneaker Society 2.0, karena barang yang di-raffle bisa didapatkan dengan harga ritel bahkan ada yang gratis!

9

8

Hmm.. pilih yang mana lagi ya?

5

Overall, acara Urban Sneaker Society ini cocok banget sama pecinta sneakers dan streetwear! We will definitely come to their next Urban Sneaker Society!

Betah di KROMA

Betah di KROMA

Have you ever been to a coffee shop, but feels like home? We actually found it –the homey atmosphere- at KROMA

Banyak yang bertanya – tanya, kenapa diberi nama KROMA? Ternyata suatu makna ‘mudah menyerap’ dari kata kromatin yang diambil sebagai identitas. Namun, menyerap seperti apa ya yang diinginkan KROMA?

Pada Sabtu sore tepat di hari kemerdekaan Indonesia yang ke 72, terbukalah secara resmi sebuah coffee shop yang sebenarnya malah terlihat seperti rumah. Kebetulan, tema dari #bukabeneran dari cafe KROMA adalah, #BetahDirumah dan memang selama kami disana, kami merasa ‘betah’ terutama karena suasananya yang homey dan para penggagas KROMA, Edward Gautama, Evelyn Gasman, Dinar Yuni Angelita dan Dimas Danang Suryonegoro yang sangat friendly.

DSC00880

Ketika baru masuk KROMA, kami sudah ‘disambut’ dengan suasana Kijen (Kitchen) yang dipenuhi cupcakes dan kami juga ‘disambut’ oleh wangi kopi khas KROMA dari Kaffe (Cafe). Berbagai pilihan minuman seperti, Kopi Susu Rumah, Kopi Coklat Rumah, Kopi Hitam Rumah, dan Susu Coklat Rumah (semua tersedia dalam panas dan dingin), bisa kamu pilih utk dinikmati ketika kamu mampir ke KROMA. Di lantai yang sama, terdapat juga beberapa makanan dan barang dari sponsor grand opening KROMA.

DSC00843

DSC00869

Kemudian kami diajak ke lantai 2 untuk mengikuti serangkaian acara grand opening KROMA di ‘rumah’ yang baru. Kami memasuki sebuah ruangan serba putih dengan meja yang sudah dihiasi oleh rangkaian bunga dan paper art yang masih ‘mentah’. Kami langsung tahu bahwa itu adalah ruangan Klass dan Kiosk, terbagi menjadi 2 bagian yaitu Ruang Tuang dibagian depan dan Ruang Luang dibagian belakang.

DSC00974

Kami diarahkan untuk masuk ke Ruang Luang merupakan rumah dari KROMA Klass. Kelas ini berupa workshop tentang keterampilan tangan, seperti needle & thread crafting, painting, printing, home product making, mold-modeling, wood working, leather working dan kami diberikan kesempatan untuk mencoba paper crafting.

DSC00913

DSC00923

Salah satu rangkaian acara grand opening ini adalah “Temu – Temu Media” untuk media partner, komunitas dan blogger yang hadir dalam grand opening KROMA. Didalamnya juga terdapat sesi berbagi pengalaman dari Evelyn mengenai awal mula KROMA dibentuk hingga memiliki ‘Rumah’ yang sekarang.

As we mention earlier, we tried to make a paper craft! From a simple flower pattern, to this beautiful flower craft and we also enjoy the tasty ‘Kopi Susu Rumah’ by KROMA while crafting. What a fun session!

DSC00933

Here is the result of our paper art!

DSC00942

Dengan berakhirnya sesi paper crafting, berakhir pula “Temu – Temu Media” pada hari itu di KROMA. Sebelum pulang, pastinya kami berfoto bersama para penggagas KROMA, para komunitas, blogger dan teman – teman media lainnya. KROMA juga membagikan goodie bag yang berisi banyak barang-barang serta makanan dari sponsor acara Grand Opening “Buka Beneran” KROMA dengan tema #BetahdiRumah – yang akhirnya kami jadi betah beneran, deh….

Colourful Riot at Billy Elliot Play

Colourful Riot at Billy Elliot Play

Menonton teater adalah hal yang sangat beragam, bagi banyak orang. Termasuk kami, yang melihat pergumulan Billy, tokoh utama dalam cerita ini untuk mencapai mimpinya yang belum menjadi mimpi. Kenapa? Karena Billy masih muda, mimpi masih dapat berubah. Tapi yang paling terlihat adalah hobi, menari ballet adalah hobi dari Billy. Jarang untuk laki- laki diberikan dukungan untuk berlatih dan menjadi seorang penari ballet.

Unknown-1

Unknown-2

Riwehnya adalah ketika Billy menentukan pilihan, dan sulitnya untuk mendapat dukungan dari saudara saudara terdekatnya. Seperti kita yang mungkin menginginkan sesuatu tapi tidak didukung orang tua. Hey, tapi lihat bagaimana akhirnya, siapa tahu karena hal itu berguna dan punya masa depan bagi kita, layaknya Billy, dapat diterima.

Unknown

IMG_8173

Sekali lagi, menonton teater memiliki banyak bentuk dari perspektif penonton. Kalau kami, lebih suka melihat bagian menyanyi dan menarinya. Kapan lagi menonton cerita penari ballet, tapi tidak banyak menari? Mungkin tahun depan bisa ada lagi. Terima kasih kelas Performing Arts LSPR Jakarta.

IMG_8073


Photos : @lsprnews / @sujatxmiko

Ambitions

Ambitions

Jika kamu memiliki 12 menit lebih 12 detik lebih dalam hari kamu, mungkin ini dapat membuat hari kamu lebih berambisi. Lebih cocok lagi, buat kamu yang ingin menjadi wartawan. Find a hint of the story down here.

Pram adalah seorang karyawan baru yang mendapatkan tugas di hari pertamanya bekerja, untuk mencari berita. Tetapi dalam menjalankan tugasnya, Pram menemukan banyak kejanggalan yang memaksanya untuk belajar lebih banyak tentang pekerjaan ini. Ternyata penyesuaian menjadi wartawan, memiliki banyak tantangan di perjalanannya.
Dapatkah Pram melewati masa-masa awal karirnya sebagai jurnalis?


All credits of this film, goes to the makers. Music and sound applied are used for entertainment purposes only.

Text : @rezaibr