film

String

String

Untuk sebagian orang, menjadi pemain bass dari sebuah band adalah hal yang menyenangkan. Begitu pula dengan Alexa seorang wanita yang menekuni profesi tersebut. Dengan berbagai popularitas yang dia miliki lantas menjadikan dia idola di kalangannya.

Tetapi menjadi terkenal tidak selalu berdampak positif. Cibiran dan juga fitnah mulai datang ke kehidupan Alexa. Kehidupan Alexa mulai diganggu oleh para haters yang tidak menyukai kesuksesannya. Alexa merasa sangat tidak nyaman dengan kehidupan yang penuh dengan campur tangan orang lain.

Mampukah Alexa melewati masa-masa sulitnya sebagai pemain Band?

Check this out Mazzers !

All credits of this film, goes to the makers. Music and sound applied are used for entertainment purposes only.

 

Executive Producer : Resurgence Hasian

Director : Hariz Soe’oed

Assistant Producer : Khairul Imam Hutasuhut

Director of Photography : Leontius Tito Mangala

Editor : Hariz Soe’oed

 

Thanks to :
Laidback Blues Record Store
LSPR Jakarta

 

Our Top Watch List – Horror/Thriller May Day

Our Top Watch List – Horror/Thriller May Day

Apa sih yang membuat kamu suka nonton film bergenre horror/thriller? Film bergenre tersebut memang paling digemari diantara genre film lainnya. Alasannya adalah, karena para penggemarnya memang suka memacu adrenalin mereka dengan menonton film seram. Dari masa ke masa, film bergenre horror/thriller terus berkembang mulai dari segi alur cerita sampai tentunya teknologi berupa efek – efek menakutkan yang digunakan.

Dibawah ini adalah Our Top Watch List untuk kategori film bergenre horror/thriller.

Sinister : 1 & 2 (2012 & 2015)

Film ini adalah gabungan dari genre horror & thriller karena didalamnya ada sosok iblis bernama “Bughuul” atau yang dikenal sebagai Boogieman yang menjadi inisiator untuk pembunuhan antaranggota keluarga. Cara Boogieman membunuh adalah dengan menculik anak bungsu di setiap keluarga yang kemudian dihasut untuk membunuh anggota keluarga yang lain.

Disutradarai oleh Scott Derickson, Sinister & Sinister 2 memiliki konsep yang sama akan tetapi dari sudut pandang yang berbeda. Sinister datang dari sudut pandang kepala keluarga yang diperankan oleh Ethan Hawk, kalau Sinister 2 mengambil sudut pandang dari anak – anak bungsu yang pernah diculik oleh “Bughuul”.

Here’s the trailer for Sinister 1

Aaaand this is the trailer for the sequel :

Don’t Breathe (2016)

Sama halnya dengan film Sinister, Don’t Breathe juga merupakan gabungan dari genre horror & thriller. Sejujurnya, saya bener – bener tidak bernafas ketika adegan – adegan menegangkan dalam film ini. Menurut saya, film Don’t Breathe jauh lebih menegangkan karena Rocky yang diperankan oleh Jane Levy, bersama 2 temannya Alex (Dylan Minnette) dan Money (Daniel Zovatto) harus menghadapi seorang veteran tentara Amerika yang buta (Stephen Lang), namun ia memiliki kemampuan luar biasa untuk menganalisa sekitarnya secara detil. Mereka harus berhadapan dengan veteran tersebut karena mereka terjebak di rumahnya saat melakukan sebuah perampokan. Selain uang, ternyata ada sesuatu yang disembunyikan oleh veteran tentara tersebut dan berhasil ditemukan oleh Rocky dan Alex. Dare to know?

Paranormal Activity (2007)

Untuk film yang satu ini adalah salah satu film horror favorit saya. Bisa dibilang ini adalah film dengan genre horror yang paling realistis. Maksudnya, di film ini benar – benar tidak ditampakkan wujud dari hantu tersebut seperti layaknya film dalam kehidupan sehari – hari. Banyak barang yang berpindah tempat sendiri, terlempar sana sini tanpa kelihatan siapa yang memindahkan dan melempar barang tersebut. Menurut saya, hal misterius ini yang membuat film semakin terasa seram-nya. Adrenalin semakin terpacu ketika scene di malam hari, dimana kita dibuat menunggu – nunggu akan adanya pergerakan dari “si hantu”. After you watch it, if you’re not brave enough, you will stay awake until the sun rise. Personal experience. LOL.

Conjuring 1 & 2 (2013 & 2016)

My favorite one from my favorite Producer, James Wan! Conjuring 1 & 2, sama – sama menceritakan pengalaman sepasang suami istri yang berprofesi sebagai paranormal investigator dalam menangani satu keluarga yang “diganggu” hantu. Dalam film yang pertama, sebuah keluarga (Roger & Caroline Perone) diganggu oleh satu penyihir bernama Bathsebha. Penyihir tersebut memiliki riwayat yang mengerikan, yaitu mengorbankan anaknya sendiri untuk iblis, setelah itu ia bunuh diri. Lebih menyeramkan, Caroline kesurupan arwah Bathsheba yang membuat ia sangat ingin membunuh anaknya sendiri. Everthing was fine until I found a sentence “Based on true story” on the very last part of the movie. Oh, crap.

The sequel is pretty much the same, but different demon. The legendary, Valak. Ini hantu yang awalnya seram, tapi jadi lucu karena banyak yang membuat meme tentang Valak! Well, back to the topic.. Entah kenapa, di sekuel Conjuring kali ini, suasananya terasa jauh lebih seram. Hantu Valak disini digambarkan berpakaian seperti biarawati dengan muka pucat. Keluarga Lutz sebelumnya sempat diganggu oleh hantu lain, namun pada kenyataannya itu hanyalah suatu pengalihan sebelum akhirnya Valak muncul. I got thrilled when Warrens fight so hard against Valak! However, because of the Valak’s fame, James Wan decided to make a spin-off, titled “The Nun” that is scheduled to be released in 2018. Can’t wait!

Insidious : Chapter 1 & 2 (2011 & 2013)

Last but not least, Insidious! For those who follows this movie since the first chapter, must be as excited as i am for the Chapter 4!  Menceritakan tentang Dalton seorang anak yang bisa menjelajahi dunia astral. Akan tetapi, Dalton tersesat dan kemudian terjebak di dunia astral yang dipenuhi arwah – arwah jahat yang ingin mengambil alih tubuh Dalton. Dibantu oleh Elise, seorang paranormal, Josh, ayah Dalton berusaha mati – matian untuk menyelamatkan anaknya.

Biasanya, kalau nonton film horror, pasti kita ketakutan, tapi anehnya untuk Insidious,  malah nangis karena terharu. Despite of the amazing character in each movie, the story line it self it’s touching. It’s about struggle and love inside a family to save their loved one. How sweet is that? Dibalik hantu nenek berpakaian gaun pengantin hitam yang super creepy, hantu iblis merah, hantu kakek – kakek yang sesak nafas dan hantu – hantu lainnya, ternyata film ini cukup membawa pesan yang bagus : Always put family in the first place. 

The sequel is still about Josh’s Family. Kalau di film pertama, Dalton-lah yang terjebak dalam dunia astral, di Chapter 2, ayahnya alias Josh yang terjebak. Kita dibuat terharu lagi oleh perjuangan Dalton dalam menyelamatkan ayahnya.

Kalau kamu penggemar setia dari Insidious, pastinya sangat menunggu – nunggu untuk Insidious : Chapter 4. Sabar ya, Mazzers, kabarnya bakal dirilis di tahun ini kok!

Well, I think that’s all for Our Top Watch List for Horror/Thriller movies. Each movie has it’s own scary ambience that can spur adrenaline.  Mana favorit kamu? Kalau takut, jangan nonton sendirian ya !

 

Photo : http://screencrush.com/sinister-review/

Back to Analog Shutter

Back to Analog Shutter

Makin berkembangnya zaman yang kian pesat membuat segala nya menjadi serba digital, terutama kamera. Kamera sekarang bukan hanya dimiliki oleh fotografer professional dengan segala pengetahuannya, tapi sudah menjadi benda wajib untuk anak muda era sekarang karena semakin praktis nya penggunaan kamera digita. Mereka yang tertarik dengan passion yang kuat mungkin akan mencoba kembali menjadi “primitif” dengan melirik kamera analog.

DSC00962
DSC00966

Sadar dengan semakin berkembangnya pecinta kamera analog, maka diselenggarakan lah Lowlight Bazzar yang sudah ke 9 kali nya digelar, acara yang berlangsung di gedung bara futsal Blok M ini menyediakan segala keperluan penikmat analog, mulai dari kamera, lensa, film, servis pembersihan lensa, bahkan benda-benda vintage seperti vinyl, pin, kendama, turut meramaikan acara ini.

DSC00956
DSC00963

See you again on Lowlight Bazzar 10 analog lovers!

Ambitions

Ambitions

Jika kamu memiliki 12 menit lebih 12 detik lebih dalam hari kamu, mungkin ini dapat membuat hari kamu lebih berambisi. Lebih cocok lagi, buat kamu yang ingin menjadi wartawan. Find a hint of the story down here.

Pram adalah seorang karyawan baru yang mendapatkan tugas di hari pertamanya bekerja, untuk mencari berita. Tetapi dalam menjalankan tugasnya, Pram menemukan banyak kejanggalan yang memaksanya untuk belajar lebih banyak tentang pekerjaan ini. Ternyata penyesuaian menjadi wartawan, memiliki banyak tantangan di perjalanannya.
Dapatkah Pram melewati masa-masa awal karirnya sebagai jurnalis?


All credits of this film, goes to the makers. Music and sound applied are used for entertainment purposes only.

Text : @rezaibr

Mrs Little Sunshine

Mrs Little Sunshine

Pernikahan bukanlah hal kecil. Untuk Jazlyn, inilah yang dia inginkan dari kecil. Hanya saja tidak semua yang diinginkan selalu akan terjadi, ada elemen penting yang hilang.

Sesaat sebelum hari pernikahannya, teringat semua kenangan masa lalu Jazlyn yang masih menghantuinya. Kenangan yang selama ini disimpan sebagai rahasia besar hidupnya. Teringat kembali pria tua itu masih berdiri disana, kenangan dimana pria itu terus memperhatikan Jazlyn ketika dia bermain di taman. Bisakah jazlyn menjalani kehidupan dan melanjutkan pernikahan dengan segala kenangan yang menghantui pikirannya?


All credits of this film, goes to the makers. Music and sound applied are used for entertainment purposes only.

Text : @rezaibr

Karakterisasi Kostum Karakter Film

Karakterisasi Kostum Karakter Film

Banyak dari orang yang menikmati film – film bioskop terbiasa berkomentar tentang para pemain, jalan cerita, efek 3D, atau bahkan bagian yang mendebarkan. Semua poin tersebut merupakan daya tarik seseorang dalam memilih film yang akan mereka saksikan.

Beberapa film-film sukses seperti Captain America, Gladiator, dan The Matrix berhasil mencatat jumlah pemasukan mereka yang fantastis di jajaran film BoxOffice. Salah satu unsur yang sangat penting tapi sering terlewat untuk diperhatikan adalah kostum.

Kamu pasti terkejut dengan kostum Captain America yang ternyata di buat dari 5 campuran kain serta dibuat dan dirancang oleh sedikitnya 30 ahli jahit. Ada juga pembuatan kostum film Gladiator yang harus dibuat berulang – ulang dan harus sempurna karena banyaknya actor dan stuntman yang harus memakai kostum tersebut.

Text : Ari Rahmat Wijaya
More of this : Academy Originals

Creativity in Culture Convention

Creativity in Culture Convention

Artis Indonesia bukan hanya tampil di layar, tapi juga tampil dalam figur serta komik. Percampuran budaya antar negara dengan negara Indonesia bisa dirasakan jelas. Tidak buruk, bahkan sangat menarik. Berkenalan langsung dengan para artis pembuat komik dan mainan serta film dan animasi merupakan pengalaman yang tidak datang setiap hari. Selain mempelajari filosofi, tips dan juga trik dalam membuatnya, kita juga dimanjakan dengan visual visual menarik, atau mungkin mencoba game terbaru seperti Assassin’s Creed Syndicate.

P1020281DSCF4481

P1020299P1020327

P1020292Dari bentuk figur sebenarnya, animasi, game, gambar bahkan sampai mencoba virtual reality. Kreativitas dalam kultur yang berkembang merupakan penawaran di Popcon Asia. DSCF4495

P1020302DSCF4511

DSCF4494P1020330

DSCF4516DSCF4514

Popcon Asia atau Popular Culture Convention, adalah festival terbesar di Asia untuk konten terkait industri kreatif, terutama komik, mainan, film, dan animasi dari kreator lokal dan internasional. Popcon Asia bertujuan mengembangkan hak kekayaan intelektual para kreator Indonesia, dan mempromosikannya ke dunia. Selama tiga hari, Popcon Asia 2015 didukung oleh Korean Cultural Center (KCC), Institut Français d’Indonésie (IFI), dan Akademi Samali.

P1020334P1020304

P1020312P1020331

P1020337

Which one do you like mazzers? Drawing.. or real thing?

text : @sevencrow
photo : @sevencrow & @gevaldi