japan

The Most Romantic Place on Earth

The Most Romantic Place on Earth

So how was Valentine for you?

1 tokyo

Mungkin kalian bersemangat, tapi tidak untukku. Hari valentine jauh dari kata seru ketika kamu tidak punya siapa-siapa disampingmu. Silahkan pikir baik-baik. Ketika tidak memiliki pasangan hari itu sama saja seperti hari biasa. And it doesn’t even come with a holiday!

Saya sengaja menyimpan cerita ini dari tahun kemarin, but let me introduce you to Hirosaki Jo the most romantic place on the earth! Kastil yang terletak di kota Hirosaki of Aomori Prefecture ini dibangun pada tahun 1611, kastil ini berpindah tahun lalu untuk diperbaiki pondasinya. Saya sangat kagum dengan teknologi yang mereka gunakan untuk memindahkan kastil itu. Selain itu, indahnya bunga sakura yang bermekaran menghiasi taman. This could really leave you breathless.

2 tokyo

8 tokyo

There was much love in the air, romantically and non-romantically speaking. Ya, kalian bisa mendapatkan banyak pemandangan disini, mulai dari bunga sakura yang membuat taman ini terlihat pink sampai yang paling sering terlihat adalah para pasangan saling bergandengan dan juga keluarga serta teman-teman yang berkumpul menikmati pemandangan kastil tersebut.

Meskipun sore itu adalah sore yang romantis, masih terlihat orang-orang yang menikmati sendirian. Jika saya tinggal di Aomori, itu pasti saya. Tidak masalah jika saya disuruh menikmati pemandangan cantik ini sendirian, Mungkin buku atau cokelat panas adalah teman yang pas untuk menemani.

6 tokyo

4 tokyo

7 tokyo

Catch full story of this here more stories in Grace Filled Travel Junkie, Demas Ryan.
Text/Photo: @demasryan

Serenity of Walking at Kyoto

Serenity of Walking at Kyoto

We know Kyoto is the place for temples, but does the city offers more than that? We had to do trial of wandering around Kyoto.

Setiap kita mau pergi, melihat referensi adalah hal yang biasa dilakukan. Tetapi dimanapun itu, pasti selalu tentang harus pergi kesini, harus pergi kesana, makan ini, lakukan itu dan banyak hal lainnya. Kalau kamu mau tahu tentang itu, jangan lanjutkan membaca artikel ini. It’s about walking experience, street photography type of article.

P1170184

Jalan kaki adalah kendaraan utama ketika di Jepang. Serius. Beneran. Sumpah. Kalau tidak bersiap untuk jalan kaki, siap siaplah koyo, salep, gel untuk sakit otot (saking ga mau nyebut merk), dan lainnya yang bisa menyembuhkan segala penyakit di kaki yang pegal.

Di satu sisi lainnya, memang sangat terorganisir untuk berjalan kaki di hampir seluruh Jepang. Seperti negara negara maju lainnya.

P1170174

The amazing thing about walking in Kyoto besides the good vibe of walking, the windy autumn when we walk around October – November, also the sights to see while walking. Di perjalanan dari pasar, menuju ke kuil – kuil terkenal di Kyoto, kamu bisa melewati berbagai pemandangan. Dari orang orang yang beraktifitas secara lokal seperti membeli minuman di mesin, duduk sambil minum kopi panas kalengan sampai penduduk lokal yang sedang bekerja seperti kurir dan banyak lainnya.

P1170216

P1170221

P1170236

P1170255

Pemandangan lainnya adalah berada di kota tua, kota modern dan taman atau alam terbuka dalam setiap bloknya. Seperti berada di satu tempat di sekitar tengah kota Kyoto, satu sisi melihat toko toko terkenal seperti Disney, Uniqlo dan lainnya. Pindah blok, lalu kita bisa menemukan taman di samping sungai dan kita berjalan di atas jembatan.

P1170225

P1170238

P1170239

We had a time frame to do other things, so that’s the reason not wandering so much at the area. Wish we had more time, will be back here soon!

Wealthy Belly at Nishiki Market, Kyoto

Wealthy Belly at Nishiki Market, Kyoto

Jangan khawatir dengan bersambungnya setiap perjalanan kami. Kalau saatnya tepat, nantinya juga kamu punya kesempatan kok. Satu yang pasti, jangan sampai lupa untuk berbagi pengalaman.

Dalam kesempatan yang sudah direncanakan sejak lama ini, kami ke Jepang. Negara kecap asin dan teriyaki yang terkenal di seluruh dunia. Makanan adalah satu hal yang sangat menyenangkan untuk didapat dan dicari dalam setiap laju pacu kaki kami.

Dunia jajanan, begitu kami menyebut tempat ini. Pasar tradisional yang sekarang sudah menjadi destinasi turis seperti kami. Nishiki Market, Kyoto lah tempat dimana kami berkelana pertama.

P1170122

P1170123

Baru saja masuk, sudah bertemu dengan satu hal yang membuat hati menyenangkan. Mochi. Sekali lagi, MOCHI. Bukan sembarang mochi, tapi kue kenyal manis yang ini berasal dari Jepang. Mochi Jepang. Oh tenang, kami tidak hanya lebay, tapi pernahkah kamu makan seonggok mochi yang dingin ketika digigit, lumer ketika diemut tetapi tetap memiliki kekenyalan yang hakiki? Ya ini.

P1170125

P1170126

P1170131

P1170133

Sepanjang jalan, kami melihat banyak yang segar. Bukan orang orang yang lewat, tapi seafood, atau sushi karena lagi di Jepang. Rapih tersusun di atas es batu, daging ikan yang putih merah dan berwarna warni meyakinkan kepala kami untuk makan lagi. Tentu kami makan lagi, tapi bukan sushi yang kami genggam.

Takoyaki, original dengan potongan gurita di dalamnya. Sepertinya fokus kami kali ini jajanan ya. Add to that, fresh grinded grapefruit juice for the health! Mmmmmm… sour. Ada juga dango! Seperti bola singkong yang disate, tapi lebih kenyal dan chewy. Disiram dengan saus manis yang terbuat dari soyu atau kecap asin. Agak lucu karena biasanya kita mencium bau soyu selalu terpikir rasa asin, kali ini tidak. Tapi enak. Dilemanya adalah, ketika mau makan banyak tapi melihat banyak yang ingin dan harus dicoba. Bagaimana kalau setiap hari saja kita disini? HA.

P1170149

P1170141

P1170150

P1170152

Di ujung Nishiki, terdapat kuil yang juga menjadi situs terkenal karena kami mengungjunginya. Haha, bercanda sih tapi karena satu jalan, kami pikir, kenapa tidak lihat lihat sekalian? Lalu selesailah situasi pagi kami di Kyoto. Ya, ini baru pagi. Lanjut lagi di artikel lainnya mazzers.

P1170169

P1170161

P1170168

Eatnerary : Kuliner Sehari di Negara Kecap Asin

Eatnerary : Kuliner Sehari di Negara Kecap Asin

Apa yang terlintas di benak mazzers saat diajak makan makanan Jepang?

Pasti yang langsung terbayang ialah sushi! Nah, kali ini saya berkesempatan untuk mengunjungi dan merasakan langsung masakan negeri kecap asin atau wasabi (hehe). Ternyata, makanan pokok di Jepang amat bervariasi bukan cuma sushi saja lho. Bahkan, orang Jepang sendiri jarang memakan sushi karena harganya yang cukup mahal. Lalu, apa saja makanan mereka sehari-hari?

curry02

Nasi Kari Jumbo
Rasa kari ini sudah dimodifikasi dari kari India. Bumbunya terasa lembut dengan kuah yang hangat. Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari 300 yen. Lucunya, para pekerja tinggal memilih kari yang diinginkan dari vending machine lalu memberikan kupon pada koki. Tidak sampai lima menit, nasi kari jumbo pun siap disantap!

curry03
curry01

Donburi
Kata ‘don’ berarti nasi. Donburi ialah nasi yang dilengkapi aneka topping. Beberapa chain donburi yang terkenal antara lain Tenya dengan tempura tendonnya (terdiri dari tempura udang, labu, cumi dan ikan). Adapula Yoshinoya yang terkenal dengan gyudon-nya.

don01
don02
restoambience

Yakitori
Aneka sate dengan berbagai pilihan, dari sayap ayam, jamur shitake, bola daging, daging sapi hingga aneka kacang-kacangan dilengkapi sake Jepang (untuk 21++ yaa) terasa sempurna! Yummy!

yakitori01
yakitori02
yakitori03

Japanese Noodle
Ramen, udon, soba, you name it! Yang mana Japanese noodle favoritmu mazzers?

Japannodle01
Japannodle02

Sushi
Pastinya di Jepang tak lengkap tanpa makan sushi. Di Sushi Zanmai cabang Shinjuku ini terkenal dengan kokinya yang membuat sushi langsung dengan tangan. Konon, koki yang hebat bisa membuat sushi dengan jumlah buliran beras yang sama di tiap sushinya.

sushi01
sushi02

Text/Photo : @alexandrahana/ @naomihana