yogyakarta

Aksi Eksplorasi di Tebing Breksi

Aksi Eksplorasi di Tebing Breksi

Jogja, atau kamu bisa sebut juga Yogyakarta. Satu kota yang tidak pernah tidak terdengar. Maksudnya selalu ada saja yang diperbincangkan di satu kota ini (atau sekitarnya). Pun kami berkunjung paling tidak setahun sekali, selalu mendapat hal yang baru. Tempat wisata baru lebih tepatnya.

Tebing Breksi, satu area yang menurut kami berkembang. Layaknya Garuda Wisnu Kencana di Bali. Tebing ini punya ornamen yang tergambar di dinding tebing, tapi karena terlihat seperti tebing yang belum jadi maka dari itu mungkin seperti tebing dalam perkembangan.

P1240834

P1240839

P1240833

Salah satu area yang paling bawah dari tebing ini, memiliki fungsi yang multi. Karena juga digunakan untuk banyak acara. Tuh, lihat saja pada foto di bawah, dilengkapi dengan panggung. Menjadi lebih asik lagi karena ada kendaraan yang bisa membawa kamu keluar jalur (maksudnya off road).

Naik ke atas tebing, maka kamu akan menemukan taman kecil dan beberapa spot foto. Basically this place always be a spot to take photos, even they have some backgrounds and props set up for wedding photos!. Either way, it always good to see something new, doesn’t it?

P1240840

P1240845

P1240846

P1240848

P1240849

P1240853

Candi dan Bintang

Candi dan Bintang

“Nenek moyangku seorang pelaut……..” mungkin lagu tersebut sering kita dengar atau bahkan kita nyanyikan saat kita masih kecil. Tapi siapa sangka selain menjadi pelaut, nenek moyang kita juga seorang astronom? Hmm.

Mazzers, kamu pernah mendengar kata rasi bintang? Rasi bintang adalah sekelompok bintang-bintang yang tampak berhubungan dan membentuk pola tertentu. Kembali tentang nenek moyang kita, ternyata ada dugaan bahwa Candi Borobudur, Candi Pawon dan Candi Mendut dibangun berdasarkan deretan rasi bintang orion. Hal tersebut terbukti dari bagaimana candi tersebut dibangun dalam sebuah garis lurus.

Kalo kamu masih penasaran tentang kehebatan nenek moyang kita, mari langsung tonton videonya.

All credits of this video, goes to the makers. Music and sound applied are used for entertainment purposes only.

Video : @yanadid

Pagi – Pagi Merapi

Pagi – Pagi Merapi

Beberapa bulan yang lalu kami berkunjung ke Yogyakarta untuk mengisi libur akhir tahun. Membaca beberapa referensi tempat wisata yang bisa dikunjungi di Yogyakarta, kami tertarik dengan satu nama, yaitu “Lava Tour Merapi”.

P1030618

 

Tanpa pikir panjang kami mengikuti arahan dari salah satu situs online. Memakan waktu kurang lebih 1,5 jam dari Malioboro. Perjalanan sejauh 30km, kami tempuh dengan menggunakan mobil yang langsung mengantar ke tempat tujuan. Deretan mobil Jeep mulai terlihat saat kami sampai ke tempat tersebut.

P1030530
Salah satu pemilik mobil tersebut menjelaskan kepada kami bahwa kami dapat menikmati lava tour dengan berbagai macam pilihan. Lintasan pendek, jauh, ataupun sedang. Karena tidak memiliki waktu yang cukup panjang kamipun memilih mengambil jalur yang paling pendek.

P1030539

 

Sepanjang perjalanan, jalur yang kami lewati merupakan perpaduan antara batu-batuan, aspal dan juga tanah. Sebagai tambahan informasi, erupsi besar terjadi di Gunung Merapi pada tahun 2010 yang menelan banyak korban jiwa. Sehingga selama perjalanan kita masih bisa melihat banyak peninggalan letusan gunung merapi. Peninggalan tersebut diantaranya bebatuan yang keluar dari perut bumi dan juga sisa perabotan rumah yang terbakar akibat letusan gunung.

P1030507

P1030510

 

Sangat menarik ketika kami diantarkan dengan menggunakan mobil Jeep terbuka sehingga kita bisa merasakan udara asri pegunungan pada pagi hari. Kalau siang udaranya akan panas terik, tapi untuk yang mencari panas boleh juga. Tidak hanya mobil, disediakan juga motor bagi kamu yang menyukai off road bike.

 

 

Jogging Seni di ArtJog

Jogging Seni di ArtJog

Setiap tahunnya seni merupakan hal yang penting bagi masyarakat Jogjakarta. Lalu kami berangkat pada satu festival seni modern di Yogyakarta, ArtJog. Tahun ini akan diadakan pada Juni. Setiap bagian seni dari Yogyakarta punya kesenjangan tersendiri, bahkan hingga internasional. Karena pada festival ini, pun banyak turis internasional yang berkunjung.

Punya kesenangan dibidang seni memang akan terpuaskan begitu menuju kemari. Tetapi, buat yang tidak tahu banyak, layaknya kami. Seni di sekitar Museum Nasional Jogja ini punya banyak kejutan. Dari seni rupa, seni panggung, seni visual, seni pencahayaan dan masih banyak lagi bentuk kolaborasi yang bisa ditemui. Beberapa seniman terkenal juga muncul dan ikut berkontribusi. Dalam periode tertentu, terdapat artist talk dimana kamu bisa ketemu langsung sama yang membuat karya seni.

P1110921

Sebenarnya para seniman Jogja punya banyak karya seni yang tersebar di Indonesia. Bahkan sampai ke bandara bandara di Indonesia. Jadi bukan sebuah kejutan kalau banyak studio atau kumpulan karya seni yang dijadikan bagian dari museum di Jogja. Kita akan keliling di beberapa tempat disekitar kota Yogyakarta untuk mencari itu. Ditunggu yaaa. Meanwhile, let’s crave for some jog inside ArtJog that we caught on camera. Let’s roll!

artjog - art jogja

P1120008

P1120010

P1120015

P1120036

Oh iya, ketika malam juga ada beberapa karya spesial yang ditampilkan seperti tari dan teater tradisional. Juga ketika sore, food truck mulai mengisi beberapa bagian dari ArtJog, membantu mengisi perut kita yang bergejolak. Oke banget nih!

P1120141

P1120143

P1120179

Pizza Tungku di Tengah Halaman

Pizza Tungku di Tengah Halaman

Pizza asalnya memang selalu dimasak dalam oven tungku. Terbuat dari batu, tungku memberikan api merata kepada pizza untuk mengembang dan menjadi crispy and crunchy. Jika merujuk ke pizza lokal Italia, menurut beberapa teman kami yang belajar kuliner, bergantung dari tomat yang digunakan sebagai dasar dari membumbui pizza. Ya bukan keju, tapi tomat puree. Roti yang berubah menjadi “gigit hancur” dipadu-padankan dengan suasana halaman rerumputan rumah luas.

P1120137

P1120122

P1120120

Nanamia Pizzeria di Tirtodipuran, Yogyakarta ini ditemui secara tidak sengaja. Dengan googling tentunya. Ketika itu ada ArtJog9, sambil kembali bernostalgia dan mengarungi perubahan yang terjadi di kota terbesar kedua di Jawa (atau ketiga ya?). Siapa yang sadar kalau tempat makan di Yogyakarta lebih beragam dan modern. Kami sih baru baru saja sadarnya.

Kembali ke restoran ini, suasananya sangat homey. Who will resist a lounge of beanie pillow, ground seating friendly, Italian goodies with small games? Not us! Selain itu juga ada suasana taman, dimana kamu bisa berkumpul bersama keluarga besar, dengan sedikit sentuhan lampu lampu taman ketika sore. Wuih, apalagi kalau Desember ini, natal datang lebih cepat rasanya.

P1120118

P1120133

Lebih baik dicoba sendiri kalau mau tahu seperti apanya. Kami tidak ingin bikin banyak orang iri (padahal udah dengan nulis ini). Happy-go-lucky days ahead mazzers! Eat well and be well!

P1120130

P1120136

P1120116