hobby

Street Art X Content Creation – LXPR Development Program

Street Art X Content Creation – LXPR Development Program

Kami percaya bahwa belajar tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas. Datang dari pagi hingga malam setiap harinya akan sangat membosankan. Nyatanya, kita bisa belajar dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun. Banyak media yang bisa dijadikan sarana untuk belajar. Salah satu contohnya, kamu bisa datang ke sebuah workshop!

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.04

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.51

Akan tetapi, sebelum datang ke sebuah workshop kamu harus mencari tahu terelebih dahulu tentang workshop yang akan kamu tuju. Kamu tidak ingin, kan, duduk dan menghabiskan waktu untuk hal yang kamu tidak suka? Kalau kamu menyukai topik dan isi dari workshop tersebut, pastinya kamu akan mengikuti sesinya dengan serius dan senang hati. Beside, by participating on a workshop, we will get more experience, knowledge and soft skill!

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.52 (1)

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.53

Salah satu workshop yang bisa kamu kunjungi adalah LXPR Development Programme atau disingkat XDP. Workshop kreatif ini adalah workshop yang selalu diadakan setiap bulan, pastinya dengan tema yang berbeda – beda. Kali ini, @lxprjakarta bekerja sama dengan @pedmons kembali menggelar LXPR Development Programme #002 dengan tema “Creative Content Making in Terms of Public Relations“. Street Art x Content Creation adalah bahasan utamanya.

WhatsApp Image 2017-11-11 at 16.16.55

Selain membuat sebuah street art, didalam workshop tersebut, @pedmons juga tips and trick untuk membuat konten yang baik dan efektif dalam industri humas, agar pesan dari konten kita bisa tersampaikan dengan baik. He also told all participants on how street art could merge to modern industry!

WhatsApp Image 2017-11-11 at 19.03.08 (1)

Kalau kamu penasaran dan ingin berpartisipasi dalam workshop XDP, kamu bisa pantau terus instagram @lxprjakarta dan tunggu workshop selanjutnya ya!

Stay creative, Mazzers! 

Speaker – Pratama Eka Dharma : @pedmons

LXPR : @lxprjakarta

[Live Recording] Fourtwnty di Festival Komunikasi

[Live Recording] Fourtwnty di Festival Komunikasi

LSPR Communications Festival adalah sebuah acara yang diadakan pada bulan Juli 21-23 2017 silam di FX Sudirman. Acara ini terselenggara berkat kerjasama dari murid murid LSPR khususnya batch 18. Disana kamu bisa menemukan Bazaar, Exhibitions, Talk Shows dan juga Concerts.

Fourtwnty adalah salah satu pengisi acaranya. Band ini berasal dari Jakarta dan beranggotakan Ari Lesmana, Nuwi & Roots. Kalau kamu penasaran dengan penampilan Fourtwnty di LSPR Communication Festival, silahkan temukan beberapa penampilannya di bawah ini Mazzers!

 

More about LSPR Communications Festival

More updates from Fourtwnty :
Twitter : fourtwntymusic
Soundcloud : fourtwntymusic
Youtube : fourtwntymusic
Facebook : fourtwntymusic
Instagram : fourtwntymusic

Wisnu & Garuda di Tanah Dewata

Wisnu & Garuda di Tanah Dewata

Teringat sekilas pelajaran sewaktu kami duduk di bangku Sekolah Dasar. Pelajaran tentang berbagai macam agama yang ada di Indonesia, dan Agama Hindu selalu identik dengan pulau Bali. Kami lihat di televisi sedari kecil meriahnya perayaan ngaben dan juga khusyuknya acara nyepi yang ada di Bali. Ajaran agama Hindu juga identik dengan Dewa, kamu mungkin pernah mendengar seperti Agni (Dewa Api), Brahma (Dewa pencipta, Dewa pengetahuan, dan kebijaksanaan) dan berbagai macam Dewa lainnya.

IMG_0875

P1300165

Bali dan Dewa, kedua hal tersebut mendoroang kami untuk menambah pengetahuan. Garuda Wisnu Kencana menjadi tempat pilihan kami, jaraknya yang tidak terlalu jauh dari bandara & saran dari pemandu wisata (setelah kami mencertiakan tentang ketertarikan kami tentang dewa) menajadi alasan utama kenapa kami memilih tempat rersebut. GWK (Garuda Wisnu Kencana) sendiri memiliki luas sebesar 250 hektar. Poin utama dalam perjalanan kami disini adalah kami ingin melihat patung Dewa Wisnu yang mengendarai Garuda.

P1230106

P1230149

Tinggi patungnya mencapai tinggi 120 meter dengan lebar 64 meter. Patung tersebut dibuat oleh seorang seniman Nyoman Nuarta. Sebenarnya ada 2 patung utama di tempat ini yang pertama adalah patung dewa Wisnu dan patung Garuda. Dewa Wisnu dianggap sebagai dewa yang paling penting dalam bertugas memelihara dan melindungi. Sedangkan Garuda adalah makhluk burung dari mitologi Hindu yang memiliki perpaduan antara elang dan ciri manusia. Semua patung masih dalam masa pembuatan. Selain patung, beragam acara dan juga kegiatan lain seperti flying fox dapat kamu temui di GWK Cultural Park.

P1230101

300 kg ikan di pusat perbelanjaan

300 kg ikan di pusat perbelanjaan

Let’s see a grouper“, satu kalimat yang keluar dari mulut seorang teman. Kami sempat bertanya-tanya apa yang menarik dengan hanya melihat sebuah ikan yang bahkan bisa kamu temukan di restoran. Dia tidak memberikan keterangan lebih lanjut tentang hal tersebut dan meninggalkan kami dalam satu tanda tanya besar.

00778

00785

Kami diarahkan ke pusat perbelanjaan di Barat Jakarta. Neo Soho untuk lebih tepatnya. Sempat terpikir bahwa kami akan diajaknya ke sebuah tempat makan. “mungkin dia hanya bercanda”. Tetapi sesampainya disana kami diarahkan ke sebuah tempat bernama “Jakarta Aquarium” kami sempat mendengar sebelumnya tentang tempat ini, tapi kami belum mencari tahu lebih dalam tentang apa yang ada di dalamnya.

00804

00820

Menghabiskan waktu kurang lebih 1,5 jam di dalam aquarium. Kami banyak berpikir tentang bagaimana bisa mereka memasukkan begitu banyak ikan kedalam sebuah pusat perbelanjaan. Sedikit cerita tentang Jakarta Aquarium, disana kamu bukan hanya akan menemukan ikan saja tetapi ada beberapa satwa lain seperti jenis reptil.

00788

00797

Akhirnya tujuan dari akhir pekan ini semakin jelas saat kami dipampangkan dengan satu aquarium besar. Teman kami dengan semangat menunjuk satu ikan. Ikan kerapu 300Kg adalah maksud teman kami. Melihatnya berenang bebas sangat menghibur kami! Mungkin kami akan lebih sering mengunjungi tempat wisata seperti ini.

00890

00871

00869

00858

Photo : Desy Rufaida

Underwater Cleanup with Seambodive

Underwater Cleanup with Seambodive

Bersih untuk lingkungan kita. Seambodive, salah satu dive center di Jakarta yang tidak jarang pergi ke Pulau Pramuka juga ikut membersihkan Jakarta. Tetapi, di dalam air. Underwater cleanup is one activity that they always done, included to their license test.

Seambodive, sebagai salah satu bagian dari Green Diver NAUI sambil membagikan ilmu dan lisensi, juga ikut memelihara lingkungan. Dengan melakukan Underwater Cleanup. Kali ini bersama Putri Pariwisata Indonesia 2016 dan Miss Earth Indonesia 2016, kembali ke laut untuk melakukan tes, dan juga membersihkan ekosistem laut dari sampah.

Tentu tidak hanya itu. Tetapi juga selalu ikut jalan jalan dalam air. Sambil bersih bersih, sambil pula menikmati keindahan laut. Mengarungi meter demi meter dalam kedalaman air. Tonton lengkapnya di atas ya mazzers.

Thanks to :
Seambodive
Putri Pariwisata Indonesia
Miss Earth Indonesia
El John Pageants

Kongkow Bareng : Gloria Jessica

Kongkow Bareng : Gloria Jessica

Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.

Look out for more updates on our website and support the artist :

Instagram : @gloriajessicaid

Facebook : gloriajessicaid

Twitter : @gloriajessicaid

Youtube : GjGltm

Serenity of Walking at Kyoto

Serenity of Walking at Kyoto

We know Kyoto is the place for temples, but does the city offers more than that? We had to do trial of wandering around Kyoto.

Setiap kita mau pergi, melihat referensi adalah hal yang biasa dilakukan. Tetapi dimanapun itu, pasti selalu tentang harus pergi kesini, harus pergi kesana, makan ini, lakukan itu dan banyak hal lainnya. Kalau kamu mau tahu tentang itu, jangan lanjutkan membaca artikel ini. It’s about walking experience, street photography type of article.

P1170184

Jalan kaki adalah kendaraan utama ketika di Jepang. Serius. Beneran. Sumpah. Kalau tidak bersiap untuk jalan kaki, siap siaplah koyo, salep, gel untuk sakit otot (saking ga mau nyebut merk), dan lainnya yang bisa menyembuhkan segala penyakit di kaki yang pegal.

Di satu sisi lainnya, memang sangat terorganisir untuk berjalan kaki di hampir seluruh Jepang. Seperti negara negara maju lainnya.

P1170174

The amazing thing about walking in Kyoto besides the good vibe of walking, the windy autumn when we walk around October – November, also the sights to see while walking. Di perjalanan dari pasar, menuju ke kuil – kuil terkenal di Kyoto, kamu bisa melewati berbagai pemandangan. Dari orang orang yang beraktifitas secara lokal seperti membeli minuman di mesin, duduk sambil minum kopi panas kalengan sampai penduduk lokal yang sedang bekerja seperti kurir dan banyak lainnya.

P1170216

P1170221

P1170236

P1170255

Pemandangan lainnya adalah berada di kota tua, kota modern dan taman atau alam terbuka dalam setiap bloknya. Seperti berada di satu tempat di sekitar tengah kota Kyoto, satu sisi melihat toko toko terkenal seperti Disney, Uniqlo dan lainnya. Pindah blok, lalu kita bisa menemukan taman di samping sungai dan kita berjalan di atas jembatan.

P1170225

P1170238

P1170239

We had a time frame to do other things, so that’s the reason not wandering so much at the area. Wish we had more time, will be back here soon!

2565 di Atas Permukaan Laut

2565 di Atas Permukaan Laut

Mendaki gunung untuk sebagian orang mungkin merupakan momok yang menakutan, apalagi untuk perempuan. Jalan menanjak yang panjang, panas, medan yang dipenuhi batu, kerikil dan tanah merah. Mendenganya saja sudah melelahkan bukan? Bermula dari ajakan teman, saya pun langsung setuju. Mendaki gunung, salah satu sahabat saya bilang kalau saya sudah gila. Bukan tanpa alasan, karena ini adalah gunung pertama saya,”Mt Prau 2565 mdpl”

2017-05-13 12.48.57 1

2017-05-13 12.49.15 1

Kami berangkat bersama sembilan orang pendaki lainnya. Jujur, saya pun belum mengenal mereka dengan baik. Perjalanan dari Pasar Minggu menuju Wonosobo memakan waktu kurang lebih 9 jam. Sepanjang perjalanan saya habiskan dengan mengobrol, mendengarkan lagu dan tidur dengan harapan sesampainya di Wonosobo saya memiliki cukup energi untuk melanjutkan pendakian. Kami sampai di Teminal Wonosobo pukul 01.00 pagi, lebih cepat dari jadwal yang diperkirakan dan akhirnya kami pun menunggu di Terminal untuk dijemput dengan mobil jemputan pukul 06.00 pagi.

2017-05-21 01.29.39 2

2017-05-13 12.49.00 1

Pendakian pun dimulai. Tengah perjalanan menuju Dieng, saya terus berpikir apakah keputusan saya untuk mendaki gunung adalah keputusan yang benar. terlebih 2 minggu sebelum keberangkatan kami mendapat berita yang tidak mengenakan yaitu musibah yang terjadi pada pendaki lain ketika mereka mendaki ke Prau. Tapi saya nekat berangkat tentunya dengan izin Allah dan kedua orang tua saya. Sesampainya di Dieng, kami disapa oleh udara pagi yang dingin dan sejuk, embun dan kabut yang masih tebal. Cahaya matahari pun masih samar. Suasanya yang tidak bisa didapatkan di kota besar layaknya Jakarta. Setelah menaruh perlengkapan kami di basecamp, di tengah perkebunan, kami pun sarapan Mie Ongklok, makanan khas Dieng.

2017-05-13 12.49.02 1

2017-05-22 03.32.22 1

Kami sempat mengunjungi beberapa tempat wisata di Dieng seperti Kawah Sikidang, Talaga Warna dan Candi Arjuna. Setelah puas melihat pemandangan dan berfoto-foto kami pun kembali ke basecamp untuk makan siang dan beristirahat sebelum mendaki Gunung Prau. Pukul 16.00 kami berangkat menuju Gunung Prau melalui Jalur Dieng. Sebenarnya terdapat beberapa pilihan jalur menuju puncak Prau, tapi jalur Dieng adalah jalur yang direkomendasikan untuk pemula seperti saya walaupun butuh waktu yang lebih lama yakni 4 – 4,5 jam.

Photo & Text : Deska Dera

Kongkow Bareng : Rendy Pandugo

Kongkow Bareng : Rendy Pandugo

Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.

Look out for more updates on our website and support the artist :
https://twitter.com/rendypandugo
https://www.instagram.com/rendypandugo/
https://soundcloud.com/rendypandugo

EXI(S)T in National Gallery of Indonesia

EXI(S)T in National Gallery of Indonesia

Nampaknya, usia bukan menjadi sebuah tolak ukur dari karya seni yang dihasilkan, melainkan karya nyata yang bisa kita nikmati. DIA.LO.GUE hadir dengan sebuah project yang dinamakan EXI(S)T yang bertujuan sebagai tempat inkubasi calon seniman muda untuk mengembangkan potensi artistiknya dengan mengadakan pameran rutin setiap tahunnya.

abtract

DSC09437 copy

Acara ini bisa kamu nikmati mulai dari tanggal 16 Mei hingga 5 Juni di Gedung B & D Galeri Nasional. Kali ini, EXI(S)T 2017 hadir dengan tema Tomorrow As We Know It. Dengan maksud bisa mengajak para seniman untuk memprediksi dan menginteprestasikan masa yang akan datang. Karena pada dasarnya, baik jauh maupun dekat, masa depan itu memiliki beragam perspektif yang menggambarkan setiap generasi muda pada saat ini.

DSC09451copy

DSC09456 copy

Pameran EXI(S)T ternyata sudah berlangsung selama 5 tahun berturut-turut dan berusaha mengajak para penikmat seni ‘keluar’ (to exit) dari jalur yang sudah mereka jalani untuk ‘ada’ atau ‘hadir’ (to exist) di peta seni rupa Indonesia, khususnya Jakarta. Itulah yang telah dibuktikan oleh Bey Shouqi, Dhanny Sanjaya, Edita Atmaja, Faisal Rahman Ursalim, Fransisca Retno, Gadis Fitriana, Grace Joetama, Ivan Christianto, Kara Andarini, Monica Hapsari, Ratu R. Saraswati, Rianti Gautama, Sarita Ibnoe, Wangsit Firmantika, dan Yaya Sung kali ini. Jadi, mari sempatkan waktu untuk mampir ke Galeri Nasional yang berada di Medan Merdeka Timur ini ya mazzers.

karunf

Photo & Text : desyrufaida

Brown Couch Cover by Yoga, Lorenzo & Albrezki [Talent I/O]

Brown Couch Cover by Yoga, Lorenzo & Albrezki [Talent I/O]

Yoga Nur Setia Wibawa’s Social Media :
Instagram : @yogansw
Soundcloud : yoganur
Facebook : yoga.nursetiawibawa

Lorenzo Valentino’s Social Media :
Instagram : @valentsambora
Soundcloud : Valentsambora
Twitter : @lorenzo_valent

Pramdika Albrezki’s Social Media
Instagram : @prxmdx

Altering 5 Stages in Music Synchronicity

Altering 5 Stages in Music Synchronicity

Apa yang kalian harapkan dari sebuah festival musik? Musisi dari berbagai genre yang tampil dalam satu acara? Musisi local indie dari seluruh penjuru Indonesia yang dapat dilihat dalam satu festival musik?, semua aspek yang diharapkan diatas dijawab oleh Synchronize Festival 2016!

P1010432

r

Berlangsung di JI-expo Kemayoran acara yang menyuguhkan musisi lintas genre mulai dari pop,hip hop,metal, reggae, ska, punk, folk, eksperimental, electro, you name it mazzers. Apa yang kita harapkan ada di acara ini. Acara yang berlangsung selama 3 hari ini memanjakan para pecinta musik dari tempat yang besar membuat kita nyaman selama acara. Berdesakan di area acara terasa nihil terjadi. Terdapat 5 stage dengan konsep yang berbeda mulai dari panggung outdoor megah, hingga panggung indoor gigs dimana dapat terasa atmosfer acara musik tanpa jarak antar penonton sangat intim pun ada, hasrat anak konser kami pun terpuaskan dengan acara ini, walau diguyur hujan selama 2 hari tak menghalangi orang-orang untuk hadir ke synchronize fest, karena ini bukan acara musik biasa, ini sebuah movement!

P1010429

P1010463

Line – up yang diatur dengan baik membuat kalian hampir dapat melihat semua musisi yang beraksi di setiap stage. Formula yang baik, nice move dan nama – nama besar dari setiap genre musik hadir disini. Kamu dapat melihatnya dalam satu acara musik, belum ada acara seperti ini di Indonesia , sekali lagi nice move untuk synchronize festival. Selain itu, yak, ada fashion show di acara ini, para pecinta musik dari berbagai genre juga punya gaya masing – masing. Overall acara berlangsung sesuai ekspetasi kami, kami berharap synchronize festival bisa ada setiap tahunnya, dan kami siap menunggu synchronize festival berikutnya!

P1010491

P1010493

Photo : @rezaibr & @sujatxmiko

Kongkow Bareng : Classmate Journal

Kongkow Bareng : Classmate Journal

Instagram : @classmatejournal
Website : classmatejournal.com
Twitter : @CMJNmusic
Youtube : Classmate Journal
Musixmatch : Classmate Journal
Soundcloud : Classmate-Journal

Kongkow bareng adalah sesi live recording music yang dibuat untuk mazzers. Sederhana, untuk menjadi referensi bagi kamu yang suka musik tanpa batas musik apa. Selain itu juga karena sesi ini live recording, jadi kamu bisa menilai sendiri keren atau kurangnya performance dari masing masing musisi.

Look out for more updates at YouTube or stream us here

Sunday Lazy Time, A Lazy Style Fashion Perspective

Sunday Lazy Time, A Lazy Style Fashion Perspective

Karya seni juga bisa lahir dari hobby atau yang paling sederhana karena kita suka untuk mengerjakannya. Seperti menggambar, photography, design, memahat dan juga berbagai macam kegiatan lainnya. Ketertarikan akan fashion, design dan storytelling dapat membuat sesuatu seperti ini.

Arnolphus Aditya Pratama muncul dengan projectnya yang berjudul @sundaylazytimes. Karya yang menarik, karena dapat memberikan kesan santainya hari minggu dalam sebuah goretan situasi dan sekaligus mengenalkan kebolehannya dalam fashion styling. Hanya sebuah gambar, tapi karena gambar tersebut bukan foto menjadikan seseorang akan lebih fokus pada apa pakaian, aksesoris, tas dan keadaan yang tersirat. Kadang memang suka tidak fokus ya kalau modelnya ganteng atau cantik. Hehe.

IMG_7296

IMG_7297

Konsep dari @sundaylazytimes sendiri adalah gambaran bagaimana seharusnya hari minggu dilakukan dan pakaian apa saja yang bisa dikenakan di hari Minggu. Tidak hanya ditulisakan melalui caption tetapi Aditya juga memberikan ilustrasi dari caption yang dia buat. Kesehariaanya sebagai seorang creative head menjadikannya membuat hal ini, yang merupakan hobby sampingan untuk keluar dari kesehariannya.

IMG_7299

IMG_7300

It’s all about combining the art of fashion and drawing! Sampai sampai hasil @sundaylazytimes styling yang menjadi acuan dari @jaugurdesign.

Kalau kamu mau tau lebih banyak lagi tentang karya yang dibuat oleh Aditya, kamu bisa langsung Follow @sundaylazytimes.

Melewati Senja Dengan Kuas

Melewati Senja Dengan Kuas

Saat senja merupakan bagian dari hari yang paling nyaman dan asik untuk melakukan kegiatan-kegiatan ringan, diselingi dengan lontar cerita dengan orang di sekeliling kita, setidaknya begitu menurut kami. Beruntung kali ini kita mendapatkan kesempatan untuk sedikit berbincang dengan seseorang pelukis yang karya nya dapat merepresentasikan senja, penggunaan warna yang sejuk, garis-garis tipis di tiap karya yang menjadikanya lebih hidup, terkesan simple namun penuh makna, membuat gambar nya begitu nyaman, sejuk, adem, teduh, ok cukup, sepertinya akan lebih menarik jika kita berbincang dan mengenal lebih dalam dengan pelukisnya. Let’s go!

Screen Shot 2016-10-05 at 9.48.16 AM

Halo, sebelum masuk mulai ke pertanyaan nya, bisa perkenalkan dan ceritain tentang diri kamu?
Halo! Aku Alif, mahasiswi Performing Arts tapi sukanya gambar.

Lagi ada kesibukan apa sekarang-sekarang ini?
Sekarang lagi berusaha menyelesaikan revisian skripsi sama ngewujudin mimpi yang belum kesampean aja hehehe.

Sejak kapan sih kamu mulai menggambar?
Kalo mulai gambar, udah dari kecil, sejak ayah bawain krayon, TK kali ya? ahaha. Tapi mulai rutin bangetnya sekitar tahun-tahun 2012 waktu lulus SMA.

Latar belakang apa yang membuat kamu saat itu merasa kalo menggambar adalah hobi kamu seperti, “nah! ini hobi gue” ?
Hahahaha, sebenernya hobiku tuh bukan gambar! Jadi, pada dasarnya aku suka banget curhat, entah karena ada yang lagi aku suka, ada yang aku sebelin, atau sekedar nyeritain hal yang pengen aku sampein ke orang lain tapi ngga berani. Dari situ lah akhirnya aku suka gambar. Gambar itu semacam media pengumbar perasaan buat aku. Plus adanya dukungan media sosial yang memfasilitasiku untuk membagikan gambar-gambar itu ke seluruh dunia, jadi, apa yang aku ceritain lewat gambar, bisa aja diliat sama orang yang aku diem-diem tuju dan kalau orangnya liat, secara nggak sadar, dia udah nerima pesan yang ngga berani kusampaikan langsung. Makanya, kebanyakan yang aku gambar adalah potret wajah, ya, karena emang aku lagi ngomongin orang :p

Screen Shot 2016-10-05 at 11.05.56 AM

Apa yang menjadi inspirasi kamu dalam menggambar?
Kesedihan. Sebenernya yang jadi inspirasiku itu macem-macem sih, kayak lagu, puisi, potongan dialog film, bahkan obrolan-obrolan kecil yang menarik juga jadi sumber inspirasiku.
Tapi, rasa sedih adalah yang paling powerful menurutku, soalnya waktu sedih kayak langsung tau mau dengerin lagu apa, mau nonton apa, dan dialog-dialog menarik dari orang sekitar secara otomatis ke-recall. Setiap ngerasa sedih, untuk aku menginterpretasikan sesuatu jadi gambar udah yang paling cepet dan paling nyampe deh pokoknya.

Kalo misalnya gambar kamu dijadikan genre sebuah musik, kira-kira genre musik apa dan kenapa memilih genre itu?
JPop kali ya? ahaha, sebenernya ngga gitu banyak denger musik bergenre ini, tapi acuanku ke 48 group di mana musik yang mereka bawain tuh kadang gitu-gitu aja dan buat yang ngga biasa mungkin bikin pusing dengernya, udah gitu dibawain sama cewe-cewe yang dikonsep lucu sambil joget rame-rame gitu kan, tapi, sebenernya kalo dibaca sungguh-sungguh lirik lagunya, mereka tuh nyeritain suatu hal dengan sangat detail, latar waktu, tempat, sosok orang yang dibicarain tuh jelas kayak gimana. Singkatnya, orang-orang lebih fokus ke siapa yang bawain dari pada ke isi lagunya lah.

Gambarku kurang lebih seperti itu, polanya gitu-gitu aja, bentukannya terkesan lucu atau bahkan kesannya cemen banget kan cuma basic shape bulet titik, dll hahaha. Tapi, seringkali cerita dibaliknya ngga selucu itu. Kalo yang baru-baru liat mungkin cuma akan sekedar nikmatin bentuknya aja, sekalipun ada deskripsi langsung di captionnya mungkin ngga akan terlalu diperhatiin, tapi sebenernya setiap gambarku (yang bukan request) mengandung cerita yang kucoba sampaikan se-jelas mungkin dan jarang yang perhatiin itu.

20150925_220317

Punya artist favorit? kenapa suka dia?
Pasti! Tapi ada banyak nih, harus disebutin engga?
Intinya, aku suka mereka karena karyanya bagus (udah pasti lah ya), selain itu personality mereka semuanya menyenangkan, aku suka cara mereka bercerita dan apa yang mereka ceritakan:)
Kalau harus disebutin dan dideskripsiin satu-satu…

Dari Indonesia ada Eugenia Clara dan Ryan Adriandhy, aku tau mereka dari instagram, karya mereka selalu ada ceritanya, selain visualnya yang emang cantik banget, mereka selalu melengkapi itu dengan caption yang dikemas dengan sangat puitis. Mereka sama-sama ngangkat pengalaman pribadi sih, tapi walaupun ngga kenal sama sekali, rasanya menyenangkan nikmatin karya mereka. Kalo di musik ada istilah easy-listening, nah, mereka semacam itu.

Ada juga Dias Agatha, idola pertamaku waktu awal mulai rutin menggambar. Kalau diperhatikan, style gambarku banyak dipengarui Mbak Dias ini. Karena, waktu awal belajar dulu memang suka banget lihat gambarnya Mbak Dias, akhirnya jadi nyoba ngikutin sampe tools-nya juga, dulu aku sempet ikutan gambar pakai spidol biar kayak si-mbaknya hehe. Ditambah lagi, Mbak Dias ini termasuk yang pertama kali ngasih aku semangat untuk terus latihan. Sampai hari ini aku selalu suka karya-karyanya Mbak Dias!

Dari negeri seberang ada om Peter H. Reynolds, beliau ini ilustrator buku anak-anak. Beliau juga menulis buku sendiri, salah satunya berjudul The Dot. Di buku inilah aku jatuh cinta. Beliau bercerita tentang seorang anak yang merasa tidak bisa menggambar sampai suatu hari gurunya meminta dia untuk membuat sebuah titik lalu menandatanganinya seakan itu adalah sebuah karya seni. Dan memang, walaupun hanya titik, tetap, itu adalah sebuah karya. Di akhir cerita anak yang menjadi tokoh utama itu akhirnya tidak pernah berhenti melukis titik, ia menghasilkan berbagai rupa titik yang indan dan memamerkannya di sebuah pameran. Pesannya sangat kuat.

Style om Peter ini juga sangat menarik. Karakter-karakter yang kelihatannya mudah digambar (padahal mah engga) dan warna-warna pilihannya yang enak banget diliat.Gambarnya selalu sederhana dan ceria. Setiap lihat karya-karyanya jadi pengen latihan. He’s my hero!

Nampaknya kamu suka dengan hasil-hasil karya dari Studio Ghibli, apakah Ghibli punya andil juga dalam hasil karya kamu?
Betuuul! Aku suka karakter-karakter garapan Studio Ghibli, terutama yang bentuknya kayak Ponyo, Jiji-nya Kiki’s Delivery Service, makhluk-makhluk di Spirited Away, dan pastinya Totoro. Sedikit banyak, Ghibli punya andil dalam memperkaya referensiku akan warna-warna dan bentuk-bentuk unik yang mereka buat. Selain itu, tokoh kenamaannya, Hayao Miyazaki juga ikut menginspirasi aku dari bagaimana beliau bertindak sebagai sutradara. Apa aja yang beliau lakuin sebelum meng-approve semua draft animasi yang udah dibuat, apa aja yang jadi pertimbangan beliau, dan hal-hal semacam itu. Ghibli mengajarkanku menghargai detail dan passion.

Kalau kamu punya kesempatan untuk kolaborasi, kamu bakal milih siapa untuk kolaborasi sama kamu?
Ngga ada nama spesifik, tapi aku pengen banget kolaborasi sama anak-anak dan berbagai macam orang yang basicnya bukan perupa.
Tapi, kalo cuma boleh pilih satu, aku pilih anak-anak.

S__93929504

Punya impian untuk punya pameran sendiri?
Kalo literally sendiri belum, ngga tau kalau akan. Tapi, kalo pameran kolaborasi, punya bangettttt!

Oke pertanyaan terakhir, ada pesan atau qoutes yang mau disampaikan dari menjalankan hobi atau passion?
Waduh, do what you like passionately! :p

Tak lengkap tampaknya jika kita tidak melihat proses Alif menggambar, yuk mazzers tonton video bagaimana Alif menciptakan karya-seninya. Selamat menikmati.

Back to Analog Shutter

Back to Analog Shutter

Makin berkembangnya zaman yang kian pesat membuat segala nya menjadi serba digital, terutama kamera. Kamera sekarang bukan hanya dimiliki oleh fotografer professional dengan segala pengetahuannya, tapi sudah menjadi benda wajib untuk anak muda era sekarang karena semakin praktis nya penggunaan kamera digita. Mereka yang tertarik dengan passion yang kuat mungkin akan mencoba kembali menjadi “primitif” dengan melirik kamera analog.

DSC00962
DSC00966

Sadar dengan semakin berkembangnya pecinta kamera analog, maka diselenggarakan lah Lowlight Bazzar yang sudah ke 9 kali nya digelar, acara yang berlangsung di gedung bara futsal Blok M ini menyediakan segala keperluan penikmat analog, mulai dari kamera, lensa, film, servis pembersihan lensa, bahkan benda-benda vintage seperti vinyl, pin, kendama, turut meramaikan acara ini.

DSC00956
DSC00963

See you again on Lowlight Bazzar 10 analog lovers!

Concept Future Ideas from Auto Show

Concept Future Ideas from Auto Show

Berbicara masalah konsep yang terpikir adalah sebuah rancangan yang bisa direalisasikan atau hanya menjadi sebuah wacana yang pada akhirnya akan menjadi hitam diatas putih. Teringat kembali ketika kami sedang berada di Gaikindo International Auto Show 2016. Ada beberapa mobil yang dipamerkan di tempat yang berbeda dibandingkan dengan mobil- mobil lainnya.

P1130336

IMG_8928

Dipagari dengan kaca dan dipamerkan di lantai yang bisa berputar, menarik perhatian kami. Mendekat ke salah satu mobil yang dipamerkan terlihat jelas kata concept car, Sejenak kami berpikir “our future will be awesome” design yang ditawarkan dari mobil-mobil konsep tersebut sangat futuristik mulai dari mobil konsep sport ,mobil-mobil keluarga dan tidak ketinggalan adalah city car yang akan diluncurkan pada tahun 2030.

IMG_9097

Salah satu contoh concept car yang menarik perhatian kami adalah “XM Concept Crossover MPV” keluaran salah satu pabrikan asal Jepang. Dibuat dengan konsep Mini Crossover, yang nantinya akan bisa menampung 7 orang penumpang. Mobil ini juga dilengkapi dengan Dynamic Shield yang berfungsi untuk melindungi kendaraan maupun penumpangnya. Selain itu Crossover ini akan berupaya untuk menggabungkan design dari SUV yang mengedepankan fender depan dan belakang yang melebar yang membuat mobil ini terlihat stabil dengan ground clearance yang tinggi sehinga menambah kesan sporty di mobil tersebut.

Small Crossover MPV ini akan mulai diproduksi mulai Oktober 2017

P1130158

Concept

Pasti penasaran dong Mazzers gimana lagi sih mobil-mobil yang akan melintas di jalanan pada masa yang akan datang? We are so excited!

Extrem Anti-Mainstream

Extrem Anti-Mainstream

Olahraga? yang terpikir dari olahraga biasanya hanya kegiatan yang biasa dilakukan oleh banyak orang setiap harinya. Contohnya olahraga yang bersifat permainan seperti futsal dan basket atau olahraga mainstream yang mudah dilakukan, seperti lari pagi atau pun bersepeda. Selain olahraga yang kita ketahui, sebenarnya banyak juga olahraga ekstrem dan juga tempat yang ekstrem untuk berolahraga di seluruh penjuru Indonesia.

Mengusung nama “Wonderful Extreme Indonesia” Merdeka.com akan memperkenalkan dimana saja tempat-tempat olahraga ekstrem di Indonesia dan akan menampilkan aksi-aksi olahraga extreme oleh talent berbakat yang telah melalui tahap seleksi sebelumnya.

2

Kalau kamu penasaran kamu bisa langsung kunjungi kanal youtube mereka di merdekacom videonews. Siapatau kamu bisa mendapatkan inspirasi dan tertarik untuk mencoba olahraga-olahraga ekstrem di tempat yang ekstrem juga tentunya.

Ben Soebiakto - CMO KapanLagi